
Ini visualiasasi Kwon Ji Youngnya ya..
___________________________________________________
Setelah malam yang melelahkan itu,Kyung Mi tertidur dengan pulas dalam dekapan tubuh hangat Ji Young.
Malam yang pekat itu sudah berganti pada pagi kembali.
Kyung Mi mulai tersadar dengan kepala yang masih berat sekali.
Ia mencoba membuka matanya dan pemandangan yang langsung di lihatnya adalah dada pria.
Apa ini?
Kenapa aku berada di depan dada seorang pria?
Sebenarnya apa yang aku lakukan saat mabuk semalam?
Kyung Mi melihat ke dalam selimut,ia juga dalam keadaan tanpa busana.
Omo...
Bagaimana ini?
Apa sebenarnya yang aku lakukan semalam?
Setelah itu,Kyung Mi memberanikan diri mendongak ke atas untuk tahu siapa gerangan pria yang menidurinya semalam.
Betapa kagetnya Kyung Mi saat melihat wajah Ji Young yang masih terlelap merangkul tubuhnya.
Itu berarti,dia di tiduri oleh Ji Young semalam.
KYAAAAAAAAAAA....
Teriakan Kyung Mi menggetarkan seisi rumah Ji Young dan mengguncang burung burung yang bertengger di luar hingga lari entah kemana untuk menyelamatkan diri.
Kyung Mi langsung bangun dan menutupi tubuhnya dengan selimut.
Ji Young masih dengan mata yang berat mencoba bangun dan duduk..
Hei,kenapa berteriak pagi pagi begini?
Ji Young menguap sebentar lalu memandang Kyung Mi yang menjauh darinya.
Ji Young tersenyum..
Hei,kau sudah sadar rupanya??
Kenapa kau tersenyum?
Kenapa juga aku ada di sini dan dalam keadaan seperti ini!!
Cepat jelaskan..
Baiklah..baiklah..
Kyung Mi yang masih tertumpu pada kemarahannya kini mendengar rentetan cerita Ji Young yang akhirnya membawanya kemari.
Mulai dari mabuk di restoran,ciuman,muntah,hingga tidur bersama.
Sambil mendengar cerita itu,Kyung Mi akhirnya bisa mengingat semuanya.
Juga bagaimana semalam ia bercinta dengan Jin Young dan memulainya duluan.
Apa aku sudah gila?
Aku rasa akal sehatku pun sudah tidak ada.
Bagaimana bisa aku melakukan semua hal gila dalam semalam?!!
Terlebih itu bersama pria ini!!!
Jadi kau sudah mengingat semuanya???
Kyung Mi menatap Ji Young.
Hei,apa kau punya racun serangga?
Ji Young bingung dengan omongan Kyung Mi.
Untuk apa kau memerlukan racun serangga?
Biarkan aku meminumnya.
AKU BAHKAN TIDAK PUNYA MUKA UNTUK MENGHADAPI DUNIA LAGI!!!!
Ji Young malah tertawa melihat ulah Kyung Mi yang mengamuk itu.
Sekarang Kyung Mi sudah beranjak keluar dari rumah Ji Young.
Saat ia baru melangkah 3 langkah dari pintu itu Ji Young memanggilnya.
Hei.....
Kyung Mi berbalik dengan wajah masam.
Apa!!!
Mau aku antar??
Ji Young berkata seperti itu sambil memamerkan senyum lebarnya..
Tidak usah!!!!
Tapi Kyung Mi menolak dan menghadap ke depan lagi.
Ji Young melambaikan tangan pada Kyung Mi dari belakang.
Setelah itu,Ji Young masuk kembali ke dalam rumahnya.
Ah....pagi yang indah sekali.
Ji Young merentangkan tangannya melakukan peregangan pada tubuhnya yang semalam sudah bekerja keras.
Tapi,sejak malam itu ada perasaan yang berbeda pada Ji Young untuk Kyung Mi.
Sedangkan Kyung Mi di rumah sedang meringkuk di dalam lemari yang gelap dan membuat pengakuan dosa.
Ya tuhan,maafkan diriku yang tak suci lagi.
Dan kenapa juga takdirku harus bertemu pria brengsek itu.
Kyung Mi meringkuk sedih karena telah melewatkan malam bersama orang yang tidak ia inginkan.
Lebih sedih lagi saat tahu Tae Young sudah meninggalkan Korea dan menetap di New York untuk sementara waktu.
Tapi mau tidak mau,Kyung Mi tetap harus bekerja di sisi Ji Young demi membiayai kebutuhan hidupnya.
Uang sewa,uang makan dan lain lain.
Jika kembali ke kampung halamannya,dia bisa di telan oleh ibunya hidup hidup.
Tapi di sela sela fikirannya yang kalut itu,Kyung Mi teringat lagi pada Ji Young semalam.
Baik wajahnya yang tampan juga caranya yang lembut memperlakukan Kyung Mi.
Aishhh,ntah kemana jalan otakku ini.
Kyung Mi mencoba menyingkirkan khayalan bodohnya itu dan mencoba berfikir waras kembali.
Hari ini jadwal Ji Young akan sangat padat.
Karena Tae Yong sudah tidak ada,Ji Young kebanjiran job.
Kini citra Ji Young jauh melambung karena karir rekan duetnya sudah redup.
Bukan maksud Ji Young mendapat keuntungan dari apa yang menimpa Tae Yong tapi masa emas dan keberuntungan memang berpihak kepadanya sekarang.
Ji Young kebanjiran banyak sekali job baik on air maupun off air.
Kyung Mi mencoba bersikap biasa saja seolah tidak ada yang terjadi.
Tapi tidak sama dengan Ji Young yang makin bertingkah pada Kyung Mi.
Baru saja Kyung Mi sampai di lokasi shooting.
Ji Young sudah menggoda dengan mengedipkan sebelah matanya pada Kyung Mi sambil tersenyum.
Pria yang satu ini benar benar...
Kyung Mi menatap tajam pada Ji Young membuat sebuah garis keras untuk jangan menganggunya.
Hei,asisten cepat kemari.
Mau tidak mau Kyung Mi menurut pada panggilan Ji Young.
Iya...
Kyung Mi segera menghampiri Ji Young.
Duduk...
Hem..
Kyung Mi di minta duduk di sisi Ji Young.
Belum hangat bokong Kyung Mi duduk di kursi itu,Ji Young sudah berbisik di kuping Kyung Mi dan menutupinya dengan tangannya.
Hei,kapanpun kau mabuk lagi aku tidak keberatan untuk menjemput dan menemuimu.
Aku akan melakukan apapun sesuai instruksimu.
Wajah Kyung Mi langsung memerah.
Apa apaan pria ini,apa dia mengejekku dan membuatku terus di hantui perasaan tidak nayaman.
Ji Young menghentikan bisikan itu..
Kyung Mi melirik ke arah Jin Young.
Tapi lagi lagi Kyung Mi kalah.
Ji Young memonyongkan bibirkan mengisyaratkan ciuman.
Terkutuklah kau Kwon Ji Young!!!
Kyung Mi memutuskan ke toilet untuk mencuci muka sekaligus menjernihkan fikirannya.
.
Kyung Mi membasuh wajahnya dengan sangat basah.
Wah...
Apa apan pria itu tadi?
Apa dia sudah gila!!!
Tapi,apa yang bisa aku lakukan.
Aku tidak bisa memutar waktu dan membuat malam itu terulang lagi.
Sial...
Kyung Mi menunduk dan putus asa.
Usai keluar dari ruangan itu,Kyung Mi beralih tempat pada tempat Ji Young akan melakukan pertunjukan dengan artis menejemen lainnya.
Kyung Mi membawa banyak baju panggung Ji Young ke ruang make up Ji Young.
Di sana,Ji Young sedang di make up oleh penata riasa artis.
Saat melihat Kyung Mi masuk dari pantulan kaca rias,Ji Young membuat alasan agar penata riasnya keluar sebentar.
Penata rias itu tentu saja menurut.
Kyung Mi ingin segera melarikan diri karena mendeteksi akan ada sesuatu yang buruk terjadi jika dia terus bersama Ji Young di sini.
Tapi terlambat,Kyung Mi terlalu lamban menggantung baju baju itu.
Sehingga.
Oiy...kemari...
Sang raja sudah memberi titah pada pelayannya.
Kyung berjalan pasrah menuju Ji Young.
Ada apa???
Lepaskan softlenseku,aku tidak suka dengan warna ini?
Eh??
Kau tidak bisa?
Kau ini asistenku,sudah sepantasnya kau menurutiku.
Mau tidak mau lagi lagi Kyung Mi harus menurut.
Perintahmu itu seperti titah raja lalim yang harus di turuti rupanya.
Kenapa tidak sekalian kau hukum mati saja aku,baginda raja!!!!.
Kyung Mi perlahan menunduk dan mencoba melepas softlense Ji Young.
Belum saja hilang firasat Kyung Mi tentang ulah jahil yang akan Ji Young lancarkan padanya,benar saja.
SLAPPPPPP..
Ji Young mengubah posisi Kyung Mi sehingga sekarang duduk di pangkuannya.
Kyung Mi jelas kaget.
Sekarang posisi Kyung Mi sedang duduk di pangkuan Ji Young sambil merangkul pinggangnya.
Hei,jangan begini!!
Bagaimana kalau ada yang lihat!!
Tenang saja,biarkan saja.
Aku tidak peduli.
Tapi aku bisa mendapat masalah!!
Aku yang akan dimakan oleh penggemarmu hidup hidup jika mereka melihat kita.
Sudah,cepat selsesaikan tugasmu dan aku akan melepasmu.
Jangan mengomel terus.
Sambil menghembuskan nafas berat,Kyung Mi menyelesaikan tugasnya dan segera keluar dari ruangan itu.
Untung saja Ji Young menepati omongannya dan segera melepas Kyung Mi setelah menyelesaikan tugasnya.
Saat Kyung Mi keluar,Ji Young bergumam.
Wah,gadis itu benar benar imut dan menggemaskan.
Menyenangkan punya mainan baru seperti dirinya.
Aku jadi tidak bosan lagi sekarang.