MY BAD BOY IDOL

MY BAD BOY IDOL
BAKAT,TALENTA DAN KONEKSI



Ji Young memulai aksi energiknya di atas panggung.


Ia bergerak kesana kemari juga melakukan banyak gerakan dance.


Hal itu berbanding terbalik dengan Tae Yong yang terpuruk dan mabuk mabukan di sebuah bar di New York.


Tae Yong terus menyesali perbuatannya dan tidak ada semangat lagi untuk mengarungi dunia ini.


Di Seoul.


Kyung Mi menonton aksi panggung Ji Young dari bawah panggung.


Hem,dia memang keren dan hebat.


Sekarang,Ji Young sedang menari dengan seorang dancer wanita yang seksi.


Gerakan tarian yang mereka lakukan cukup untuk membuat semua mata gerah melihatnya.


Berandal itu benar benar,lihatlah di panggung itu.


Dia bisa bermesraan dengan siapa saja juga tidur dengan siapa saja.


Aku rasa semua wanita terasa sama untuknya.


Termasuk aku yang sudah di perdaya olehnya.


Saat sedang di atas panggung itu,tiba tiba Ji Young melempar pandangan ke arah Kyung Mi.


Kyung Mi langsung terperanjat.


Ji Young memberi senyum gigi putihnya sambil mengedipkan mata pada Kyung Mi.


Dug...dug..dug..dug..


Jantung Kyung Mi mulai berdebar tak karuan.


Apa apaan Ji Young itu.


Kenapa rasanya ada yang tidak beres dengan dadaku ini?


Jelas jelas dia itu pria yang tidak baik dan selalu mengusiliku,kenapa juga aku malah berdebar hanya karena kedipan matanya.


Apa matanya kelilipan debu di atas panggung sana!!


Sekarang saatnya Ji Young berganti kostum lagi,ia akan istirahat sejenak sebelum tampil kembali.


Kyung Mi yang berada di bawah panggung langsung menghampiri Ji Young dan memberinya minum.


Bagaimana penampilanku tadi??


Dengan nafas yang masih terengah,Ji Young bertanya pada Kyung Mi.


Yah,penampilanmu berhasil membuatku berfikir kalau tontonan di atas panggung tadi tidak untuk anak di bawah umur karena terlalu membuat sakit mata..


Wajah Kyung Mi terlihat jengkel menjawab pertanyaan Ji Young.


Kau cemburu ya?


Kyung Mi lalu menatap Ji Young dengan wajah aneh.


Heol,Daebak...


Kenapa juga aku cemburu!


Aku sudah punya pacar dan bukan siapa siapamu.


Hahahah..


Ji Young tertawa..


Tapi pacarmu bahkan belum pernah menyentuhmu,sedangkan aku sudah melewati batas itu bahkan lebih..


Wajah Kyung Mi merah padam sekarang.


Tutup saja mulutmu Kwon Ji Young.


Aku tidak mau membahas hal itu lagi..


Kyung Mi dan pacarnya memang sudah lama mamadu kasih tapi belum pernah sekalipun berciuman atau lebih dari itu karena Kyung Mi yang bertekad menjaga semuanya hingga ia dan pacarnya menikah kelak.


Kyung Mi takut jika setelah melakukan hal yang itu sebelum menikah,pacarnya akan bosan dan tidak penasaran lagi.


Kyung Mi sangat sayang dan cinta pada pacarnya.


Tapi,Kyung Mi malah mengecewakan lebih dulu karena memberi ciuman dan tubuhnya pada orang yang salah.


Kyung Mi merasa bersalah dan berat hati untuk menceritakan semua pada pacarnya.


Kyung Mi masih merahasiakan hal itu dan belum bisa mengutarakan hal yang memalukan itu.


Ji Young dan Kyung Mi sedang di ruang ganti sekarang.


Kyung Mi mengambil baju ganti Ji Young.


Ji Young sudah bertelanjang dada..


Saat Kyung Mi berbalik...


Astaga....


Kyung Mi kaget lagi dengan pemandangan itu dan membuat Ji Young tertawa.


Hei,kenapa?


Kau masih belum terbiasa juga?


Santai saja,harusnya kau tidak asing lagi dengan hal yang sudah kau jelajahi.


Ya tuhan,aku mohon kuatkan benteng kesabaranku dari makhluk mesum ini.


Kau sedang apa mematung di situ?


Sedang memikirkan bagaimana cara mengikat lidahmu yang tajam itu.


Dari pada di ikat lebih baik kau tutup saja lidahku dengan mulutmu.


Kita bisa bermain pedang pedangan dengan lidah.


Kyung Mi menutup mata menahan kesal.


Entah di ciptakan dari apa manusia menyebalkan ini.


Seharian ini emosiku sudah naik turun di buatnya.


Baiklah Kyung Mi,kau boleh sedikit menggila sekarang dan jadilah anjing galak!


Baiklah,begitu juga boleh Kwon Ji Young..


Eh??


Ji Young bingung.


Tapi Kyung Mi sudah melangkah ke arahnya yang belum menutupi badan atasnya dengan baju itu.


Kyung Mi memegang wajah Ji Young dan menciumnya.


Ji Young kaget dan lambat merespon saat tahu tahu Kyung Mi sudah meraih lidahnya dan mengigitnya lumayan kuat.


Jeritan Ji Young langsung memuncah segera setelah Kyung Mi melepas bibirnya.


ARGHHHHHHH...


Iya!!


Anggap saja begitu!!!


Rasakan!!!


Itu kan maumu!!!


Tapi...


Ji Young lalu merintih kesakitan hingga berjongkok duduk.


Kyung Mi yang tadinya marah kini agak panik.


Hei..kau kenapa?


Kenapa Ji Young jadi kesakitan begitu?


Apa aku mengigitnya terlalu keras?


Bagaimana ini..


Hei....


Kyung Mi lalu menghampiri Ji Young dan ikut duduk.


Kau kenapa??


Apa sangat sakit?


Maafkan aku,aku tidak bermaksud serius tadi?


Kau juga yang membuatku kesal duluan...


Ji Young masih nampak kesakitan dan menutup mulutnya..


Hei,kenapa ini?


Kau harus tampil lagi..


Jangan begini...


Tanpa sadar Kyung Mi mulai menjatuhkan air mata dan sangat takut.


Ia fikir ia telah melukai Ji Young.


Ji Young melihat mata Kyung Mi yang berair itu.


Kenapa dia malah menangis?


Apa aku sudah keterlaluan?


Baiklah,aku rasa sudah cukup main mainnya.


Ji Young berhenti berakting dan membuka tangan yang menutup mulutnya.


Aku cuma bercanda....


Apa!!!


Kyung Mi kaget melihat Ji Young yang tersenyum dan mengatakan ulahnya tadi hanya bercanda.


Dasar bodoh!!!


Ji Young menyeka air mata Kyung Mi yang sempat keluar itu.


Sudah,jangan menangis karena ******** sepertiku..


Saat menyeka air matanya,Kyung Mi melihat tatapan yang berbeda pada Ji Young.


Tatapan yang sendu dan sepertinya memendam sebuah kesedihan.


Sekarang,Kyung Mi tidak melihat sosok iblis pada diri Ji Young.


Tapi,ia melihat kerapuhan seorang pria yang sepertinya menanggung banyak beban.


Ji Young melanjutkan aksi panggungnya dan kembali ceria juga energik.


Tapi,itu mengusik Kyung Mi untuk tahu..


Orang seperti apa sebenarnya kau Kwon Ji Young.


Setelah menyelesaikan aktifitasnya hari ini,Ji Young membebaskan dirinya di sebuah club malam untuk berpesta.


Di sana ia meneguk minuman keras dan merokok berbatang batang.


Ji Young juga sesekali menginjakkan kaki di lantai dansa dan menggoyangkan tubuhnya mengikuti alunan musik DJ yang bermain.


Club ini adalah club VIP untuk para artis papan atas.


Tempatnya aman dan terjaga.


Di sini juga menjadi wadah untuk para artis yang ingin mendapatkan peran atau memulai debut ke industri hiburan untuk menarik perhatian para CEO juga produser dan sutradara besar yang juga sering datang kemari.


Sambil duduk di kursi bar,Ji Young melihat artis pendatang baru wanita yang mau melayani bos gemuk yang mempunyai rumah produksi.


Ji Young tersenyum sambil meneguk minumannya kembali.


Tidak lama,ada seorang member girlband yang mendekatinya.


Hei,sendiri saja?


Boleh aku temani minum?


Gadis itu duduk sambil menyilangkan kaki memamerkannya di hadapan Ji Young.


Ji Young memandang gadis itu dari ujung kaki hingga ujung kepala..


Apa maumu hah?


Gadis yang seperti rubah itu tersenyum licik saat mendengar pertanyaan Ji Young.


Em,hanya ingin kau membuatku bisa jadi tamu di konsermu atau mengajakku duet di atas panggung bersama.


Aku akan memberimu malam yang tak terlupakan sebagai imbalan.


Ji Young tersenyum lalu mendekat ke telinga wanita itu dan berbisik


Aku tidak tertarik pada wanita sepertimu.


Sebaiknya kau pergi!


Wanita itu pergi dengan wajah kesal meninggalkan Ji Young.


Ji Young sebelum terkenal seperti sekarang juga pernah menjajakan diri seperti itu.


Ia bahkan pernah menjadi mainan seorang wanita yang berpengaruh di dunia hiburan.


Ji Young sendiri melakukan itu karena di tawari oleh agensinya.


Untuk bisa di titik sukses sekarang,banyak hal kelam yang ia lalui.


Karena hanya mengandalkan talenta tidaklah cukup.


Penampilan dan koneksi yang bagus juga sangat di perlukan.


Walau masa kelam itu telah berlalu tapi pahit dan perihnya masih Ji Young rasakan hingga sekarang.