
Kyung Mi keluar dari ruang make up itu dan langsung berhadapan dengan idolanya Tae Yong yang di belakangnya berdiri si gendut Boem Sok.
Kyung Mi segera membungkuk memberi hormat.
Halo...
Oh,kau asistennya Ji Young kan?
Iya,perkenalkan namaku Cho Kyung Mi.
Akhirnya aku bisa sedekat ini dengan Tae Yong.
Ini baru idola yang sesungguhnya.
Baiklah,bekerjalah dengan giat Kyung Mi.
Dan yah,banyak banyak memaklumi tingkah Ji Young.
Dia sebenarnya orang baik,dia tidak seperti kelihatannya.
Yang ada di panggung dan kehidupan nyata itu berbeda.
Eh???
Kyung Mi malah bingung karena Tae Yong bicara seperti itu.
Ia sepertinya sangat mengenal Ji Young dan menyangkal sifat Ji Young yang berlawanan seperti yang ia ketahui.
Setelah itu Tae Yong berlalu di hadapan Kyung Mi.
Hem,apa maksud Tae Yong tadi?
Padahal si iblis Ji Young saja sudah berbuat tidak senonoh padaku di awal pertemuan.
Bagaimana dia bisa bilang kalau sebenarnya Ji Young itu baik.
Kyung Mi menghampiri Ji Young kembali yang sedang melakukan pemotretan tunggal di studio gedung manegement itu.
Kyung Mi memandang Ji Young yang sedang beraksi di depan kamera.
Ji Young memang keren.
Senyumnya,gayanya,tubuhnya juga tatapannya itu benar benar seperti iblis penggoda.
Tapi pria yang jauh dari pandanganku itu,si malaikat tampan Tae Yong lebih melunakkan karena kelembutan yang membawanya pada kewibawaan.
Saat pemotretan itu Ji Young memerhatikan Kyung Mi yang menatap Tae Yong dari jauh.
Hem,gadis itu sepertinya mengagumi Tae Yong.
Sepertinya aku kalah pamor di sini.
Lagi lagi pesona Tae Yong yang lugu membuatku tersisih.
Ji Young tersenyum sedikit saat tahu asistennya yang ini juga lebih menyukai Tae Yong daripada dirinya.
Sama dengan asistennya yang sebelumnya.
Pemotretan selesai,Ji Young duduk di kursi tunggunya.
Kyung Mi juga berada di dekatnya.
Oi...
Ji Young menatap Kyung Mi..
Eh iya Ji Young,ada apa?
Seenaknya saja berandal itu memanggilku oiy,padahal tadi aku kan sudah memperkenalkan diri.
Apa susah menyebut namaku.
Kau berkoordinasilah dengan menejerku untuk mengetahui semua jadwalku.
Aku tidak suka asisten yang terlambat dan teledor.
Iya Ji Young,aku mengerti.
Hem,ternyata kalau soal pekerjaan ia tidak semberono seperti tingkahnya yang ugal ugalan.
Berikan nomor ponselmu.
Kyung Mi langsung memberi nomor ponselnya pada Ji Young.
Setelah itu Kyung Mi segera bertemu menejer Ji Young untuk menanyakan daftar dan jadwal kegiatan Ji Young seperti yang di katakannya tadi.
Rupanya di tempat itu juga ada Boem Sok yang sepertinya melakukan hal yang sama.
Huh,ketemu lagi dengan si gendut itu.
Aku benar benar malas melihat wajahnya.
Kyung Mi dan Boem sok saling tersenyum terpaksa.
Menejer itu lalu memberi masing masing dari mereka jadwal kedua artis top itu.
Wah,Jadwal Tae Yong sepertinya lebih banyak dari milik Ji Young ya.
Boem Sok memamerkan jadwal artisnya yang lebih banyak dari milik Kyung Mi.
Rasakan kesombonganku Kyung Mi,di awal persaingan saja kau sudah kalah.
Hahahaha..
Kyung Mi jelas melihat betapa Boem Sok merendahkannya..
Gendut...dasar gendut.
Harusnya sadar diri dan jangan bodoh,kau itu cuma asisten dan bukan menejernya tapi kenapa kau heboh sekali.
Dasar aneh.
Wah,jadawalku memang lebih sedikit rupanya,tapi aku senang.
Aku tidak terlalu repot,bayangkan saja kalau jadwalku banyak,aku mungkin tidak akan sempat mengisi perutku.
Aku ini kan cuma asisten,jika artisku sibuk maka aku jelas juga akan pontang panting.
Lagi lagi sebuah kilatan menghubungkan kedua orang itu.
Kita ini hanya babu artis gendut,jadi jangan sombong.
Keduanya lalu membubarkan diri setelah itu.
Apa apaan gadis itu,kenapa dia membahas soal perut!!!
Tapi...,kalau memang Tae Yong sangat sibuk dan membuatku tidak sempat makan,bagaimana ini?
Ibuku bilang aku tidak boleh telat makan agar tidak sakit maag.
Boem Sok malah terbebani sendiri jadinya.
Kyung Mi menghampiri Ji Young lagi.
Ji Young,aku sudah mendapat jadwalmu.
Iya,baiklah..
Ikut aku sekarang dan bawakan beberapa baju,aku akan berganti kostum sekarang.
Iya baiklah...
Kyung Mi membawa pakaian yang di butuhkan Ji Young lalu membawanya keruangan Ji Young.
Tapi lagi lagi,saat pintu itu terbuka Ji Young sudah menyiapkan kejutan dengan tidak memakai atasan dan membiarkan dadanya terpampang seperti lukisan.
Kyung Mi langsung serba salah karena belum terbiasa.
Sial,bagaimana ini.Andai saja ada kacamata hitam
untuk menghalau mataku ini.
Apa ini yang harus aku hadapi sehari hari nanti.
Oiy,cepatlah sedikit..
Eh,iya..iya..
Ji Young memamerkan tubuh atletisnya dengan bubuhan beberapa tato juga kulit yang putih bersih.
Kyung Mi bahkan menelan ludah melihat pemandangan indah ini.
Ji Young tahu kalau Kyung Mi malu malu melihat badan miliknya.
Sehingga lagi lagi ia menggoda gadis lugu itu.
Bukankah kau sering melihatku di tv atau konser seperti ini?
Kenapa saat hanya berdua kau gugup dan kikuk sekali??
Menarik...
Cepat pakaikan bajuku..
Apa??
Kyung Mi terperanjak kaget.
Bagaimana ini???!!
Apa tugasku juga memasangkan bajunya?
Apa dia tidak punya tangan untuk melakukannya sendiri?!!!
Cepat!!!
Aku masih ada pemotretan.
Iya..iya...
Saat Kyung Mi berbalik mengambil pakaian yang tergantung itu,Ji Young tersenyum karena berhasil mengerjai Kyung Mi.
Sekarang,Kyung Mi sedang mengancing kemeja di badan Ji Young.
Ia benar benar tidak nyaman dengan situasi ini.
Kalau harus memilih,biarkan saja aku kehujanan sehari semalam atau ikut ujian sekolah tiap tahun berturut turut daripada seperti ini.
Ya tuhan,apa ini caramu menghukumku karena melawan ucapan ibuku.
Di tambah lagi,Ji Young selalu memandangi Kyung Mi yang mengancing bajunya.
Ji Young bahkan sengaja mendengus nafasnya kuat kuat agar mengenai Kyung Mi.
Kenapa dia terus melihatku,kenapa juga tanganku lelet sekali mengancing baju ini.
Rasanya aku seperti siput yang sangat lelet sekarang.
Walau lambat akhirnya Kyung Mi selesai mengancing baju Ji Young.
Saat hendak pergi karena tergesa gesa,rambut panjangnya yang terkibas malah terkait pada kancing baju Ji Young.
Argh.........
Kyung Mi kesakitan karena rambutnya tersangkut.
Ji Young semakin tersenyum.
Jangan bergerak,aku akan melepaskannya.
Perlahan Ji Young mulai melepas rambut Kyung Mi yang terlilit di kancing bajunya itu,tanpa sengaja Kyung Mi memerhatikan Ji Young dan mata Ji Young juga melihat Kyung Mi.
Ia lalu memberi Kyung Mi senyumnya yang penuh kharisma dan pesona.
Kau akan kubuat menjadi budak cintaku dan melupakan Tae Yong.
Kau tidak akan tahu betapa beratnya pesonaku ini.
Tapi Kyung Mi berfikiran lain
Dasar pria mesum.Kau selalu mencari kesempatan ya.
Aku tidak akan pernah berganti haluan dan memilihmu daripada Tae Yong.