MY BAD BOY IDOL

MY BAD BOY IDOL
TERTINGGAL



"Kita akan kemana Ji Young malam malam begini??


"Akhirnya kau menyebut namaku juga Kyung Mi..


Ji Young senang karena Kyung Mi menyebut namanya,Kyung Mi hanya tersipu dan sejenak memandang Ji Young..


Ji Young lanjut dan memulai pembicaraan lagi..


Dengan memberi beberapa nasehat bijak.


"Kyung Mi,khusus untukmu lewatilah industeri ini dengan baik dan bukan dengan cara yang kotor seperti aku dulu.


Jangan memberi tubuh dan kehormatanmu hanya demi kelancaran karir.


Itu semua akan meninggalkan luka yang membekas dan mendalam.


Walau sukses dan merupakan jalur cepat,suatu saat kau akan menyesalinya.


Kyung Mi mengerti maksud Ji Young dan menjawab dengan lembut.


"Iya Ji Young,aku tahu..


Aku bersyukur karena agensi tempatku bernaung sangat melarang hal hal seperti itu.


Hanya demi mengorbitkan kami atau memasukkan kami ke industeri hiburan mereka tidak menghalalkan segala rupa cara kotor seperti menjual diri pada para petinggi dunia hiburan demi meloloskan kami.


Agensiku percaya jika masih cara cara yang baik dan benar untuk menjadi pekerja seni di dunia hiburan.


Bukan hanya kesempatan yang kita fokuskan,tapi carilah celah celah lain yang bisa di gunakan untuk menggerakkan hati seseorang.


Walau hanya kami artis di agensi itu tapi mereka selalu berusaha semampunya untuk memperjuangkan kami masuk industeri ini.


Semua kerja keras itu berbuah manis.


CEO agensi kami adalah dulunya produser musik,ia merasa terbebani karena dahulu sering memanfaatkan embel embel profesinya dan membuat artis artis baru menjadi korban pelecehannya hanya dengan bermodal janji palsu akan di janjikan debut.


Hingga akhirnya ada seorang gadis korbannya,bunuh diri karena depresi dan putus asa tidak kunjung di hubungi untuk memulai debut padahal ia sudah merelakan kesucian dan tubuhnya.


Terlebih,saat CEO kami tahu ternyata gadis itu merawat ibunya yang buta seorang diri juga adiknya yang masih SMP cacat dengan hanya sebelah kaki setelah kakinya di gilas oleh mobil.


Gadis itu menjadi satu satunya tulang punggung keluarga setelah ayahnya tiada.


Namun,ia tidak kuat karena terus di lecehkan padahal mimpinya adalah bisa membahagiakan ibu dan adiknya dengan hasil keringatnya sebagai artis.


Jika kelak berhasil debut dan terkenal,ia ingin sekali mengoperasi mata ibunya agar bisa melihat kembali juga membelikan adiknya kursi roda baru dan meyekolahkannya lagi setelah adiknya sempat putus sekolah.


Tapi mimpi itu harus pupus karena ia sudah tidak kuat menjalani hidup yang berat dan hina ini.


Karena itulah CEO kami merasa sangat berdosa dan bertaubat.


Itu benar benar sebuah pukulan untuknya karena memberi harapan palsu dan tipuan janji manis.


CEO kami berhenti dari pekerjaannya sebagai produser musik dan mendirikan agensi tempat kami bernaung sekarang.Ia juga selalu menyantuni keluarga gadis itu tiap bulan.


Dia juga melarang artis artisnya seperti kami untuk melewati jalur cepat untuk meraih sukses.


Biarlah berusaha hingga tertatih asal jangan menjilat dan menelan pahit semua jalan kotor yang akan membuat kita menyesal.


Ji Young merenung.


"Seketika aku jadi malu pada diriku sendiri.


Kyung Mi menatap Ji Young.


"Tidak apa apa,kau sudah melakukan yang terbaik.


Kau adalah orang hebat dan berbakat..


Ji Young senang karena Kyung Mi mau mengerti akan dirinya.


Setelah sekian jauh akhirnya Ji Young menghentikan mobilnya.


Rupanya mereka ke taman hiburan.


"Ji Young,ini kan sudah malam.


Bukankah sudah tutup?


Begitu keluar dari mobil itulah yang Kyung Mi ucapkan.


Ji Young menjentikkan jarinya.


Tikk...


Dalam sekejap lampu lampu tangan hiburan itu hidup dan menyala semua.


Kyung Mi berdecak kagum dan memandang sekitarnya.


Wahhhh...


Kyung Mi lalu melihat Ji Young..


Kau masih penuh pesona dengan segala kejutan.


Terima kasih Ji Young..


"Ayo masuk...


Kyung Mi mengangguk mendengar ajakan Ji Young.


Malam itu,Kyung Mi dan Ji Young menikmati semua wahana permainan di taman bermain itu.


Tidak sia sia belaka karena Kyung Mi memang benar benar menikmati semua wahana yang ia mainkan.


Kyung Mi bernostalgia dengan masa kecilnya..


Tapi saking senangnya dan berlarian kesana kemari,Kyung Mi malah terjatuh.


Lututnya memerah dan lecet..


Kyung Mi terduduk menahan perih di lukanya itu.


Aw...sakit..


Ji Young menghampiri Kyung Mi.


Leging yang Kyung Mi kenakan robek di bagian lukanya itu.


"Kau baik baik saja?


'Tanya Ji Young yang juga panik melihat Kyung Mi yang sepertinya kesakitan.


Raut wajah Kyung Mi yang sekarang menatap Ji Young dengan meringis sepertinya sudah memperlihatkan jika dia tidak dalam keadaan baik baik saja.


Melihat hal itu,dengan sigap Ji Young menggendong Kyung Mi.


Ia mendudukkan Kyung Mi di kursi taman itu.


Kyung Mi duduk di kursi sementara Ji Young berlutut di bawah sambil meniup luka Kyung Mi.


Membuat agar sebisanya rasa sakit Kyung Mi berkurang.


Kyung Mi yang melihat hal itu mulai tidak akur dengan hatinya..


Kenapa kau lakukan hal ini?


Aku harus apa dan bagaimana Ji Young?


Melihatmu yang ada di hadapanku sekarang sambil meniup luka kecilku itu membuatku ingin memeluk dan merangkulmu lagi.


Aku benar benar gampangan dan murahan,bahkan jika sekarang kau melakukan apapun yang kau ingin padaku,aku yakin aku tidak akan menolak ataupun menghindar.


Karena memang itu juga yang aku inginkan.


Kyung Mi menatap Ji Young.


Ji Young yang juga tiba tiba melihat Kyung Mi terdiam melihat langsung tatapan Kyung Mi yang terkunci padanya.


Ji Young melihat lagi wajah Kyung Mi yang polos itu.


Hal itu membuat Ji Young berdebar kembali..


Apa arti tatapanmu itu Kyung Mi?


Bukankah ini terlalu mudah jika kau sudah kembali terpesona padaku?


Ji Young membuka mulut..


"Aku tetap tampan kan walau setelah sekian lama?


Kyung Mi menghembuskan nafas..


"Bagaimana kau bisa sangat percaya diri?


Yang membuatku memerhatikanmu adalah kotoran matamu yang masih menempel dan besar itu...


Apa??


"Ji Young kaget dan segera menyeka matanya.


Ji Young malah malu sendiri karena ulahnya.


Kyung Mi juga ikut tertawa karena sudah menjahili Ji Young.


Do Hyun yang terus memikirkan Kyung Mi sedang minum bir di dalam apartemennya.


Do Hyun merasa kalah walau belum melawan Ji Young.


Padahal Do Hyun sangat ingi memiliki Kyung Mi untuk berada di sisinya.


Sudah berkaleng kaleng bir itu habis di tenggaknya.


Pernah saja Do Hyun mencoba berpaling dan melakukan kencan buta..


Tapi bagaimana cantiknya wanita yang ia temui,tetap saja Do Hyun akan memikirkan Kyung Mi kembali.


Jika saja kehadirannya lebih dulu dan bertemu Kyung Mi lebih awal,Do Hyun yakin Kyung Mi akan masuk ke pelukannya dan menerimanya.


Tapi apa daya,pertemuannya dengan Kyung Mi telah di dahului Ji Young.


Ji Young menang karena lebih dulu berada di garis start dan berlari jauh di depannya sehingga membuatnya tertinggal.


Saat ini,Ji Young dan Kyung Mi sudah akan beranjak pulang.


Ji Young tetap menggendong Kyung Mi menuju mobil melewati lampu lampu indah taman hiburan itu.


Tangan Kyung Mi juga bergantung manja di pundak Ji Young.


Romansa yang sangat romantis di ciptakan oleh Ji Young.


Sambil memandang kedepan sesekali Ji Young menatap Kyung Mi yang tersenyum dan mendekap padanya..