MY BAD BOY IDOL

MY BAD BOY IDOL
ARTI PENGGEMAR



Selesai bercinta,Kyung Mi meringkuk di pelukan Ji Young.


Keduanya tidak pada raut dan suasana yang bahagia.


Namun apa mau di kata,semua sudah terjadi...


Di tempat lain,Kiko sedang di toko jam tangan mewah.


Ia ingin memberikan hadiah untuk Ji Young atas kesuksesan albumnya.


Kiko memilih jam klasik yang elegan dan bertahtakan berlian di tepian sisinya.


Kiko memandang jam yang sedang di bungkus itu.


Ji Young pasti akan menyukai hadiah dariku ini..


Kiko sangat bahagia dan bersemangat untuk memberi hadiah itu.


Tapi Kyung Mi dan Ji Young sedang dalam kebingungan.


Ji Young memeluk Kyung Mi dan membelai rambut indahnya.


Juga sesekali mengecup kening Kyung Mi.


Ji Young...


Aku akan kembali bekerja...


Kyung Mi merenggangkan pelukannya dan Ji Young juga menatap Kyung Mi.


Tinggallah lebih lama Kyung Mi.


Kyung Mi tersenyum..


Aku harus bekerja Ji Young.


Dengan berat hati,Ji Young melepas kepergian Kyung Mi.


Kyung Mi sudah di dekat pintu dan Ji Young mengantarnya..


Ting Tong...


Saat itu bel rumah Ji Young tiba tiba berbunyi.


Kyung Mi dan Ji Young saling bertatapan.


Ji Young melihat tamu di luar dari layar monitor belnya.


Alangkah terkejut Kyung Mi dan Ji Young melihat Kiko yang berdiri di sana.


Ji Young...


Bagaimana ini??


Ji Young dan Kyung Mi panik..


Sembunyi saja di kamar lantai atas dan pastikan kau tidak keluar sebelum aku datang padamu.


Kyung Mi mengangguk dan segera naik ke lantai atas untuk bersembunyi..


Kyung Mi menutup dan menguci pintu kamar itu.


Jantung Kyung Mi berdegub sangat kencang..


Bagaimana ini?


Bagaimana kalau aku ketahuan??


Aku bisa hancur dan malu di hadapan Kiko.


Ji Young juga akan kesulitan nantinya.


Setelah memastikan Kyung Mi aman dan sudah bersembunyi,Ji Young membuka pintu itu.


Ji Young menyambut Kiko dengan senyum.


Kenapa lama sekali Ji Young?


Maaf,tadi aku membalas pesan dari menejer Kim..


Masuklah..


Kiko dan Ji Young memasuki rumah.


Kiko menarik tangan Ji Young dan membawanya masuk ke kamar.


Kiko memberikan hadiah yang di belinya untuk Ji Young.


Bagaimana?


Kau suka tidak?


Ji Young tersenyum.


Kenapa membeli hadiah semahal ini?


Eiy,ini kan untuk pacarku.


Tentu saja harus yang berkualitas baik.


Terima kasih ya Kiko..


Kiko lalu mendudukkan dirinya di pangkuan Ji Young.


Kiko memandangi Ji Young sekejab lalu langsung saja menyosor ke bibir Ji Young.


Ji Young di landa gundah dalam hatinya.


Aku benar benar pria brengsek.


Aku membawa 2 wanita di rumah ini.


Yang satu aku bohongi dan yang satunya lagi aku sakiti dengan harus merasa menjadi yang kedua.


Kyung Mi tentu merasa sakit yang paling besar..


Kenapa pria sepertiku masih pantas untuk hidup.


Ji Young mengutuk dirinya sendiri.


Sementara itu di atas sana,Kyung Mi benar benar merasa di posisi Seo Wo.


Dimana ia tidak lebih baik dari Kiko tapi tetap ingin memiliki Ji Young.


Seo Wo,apa kau belum memaafkanku di sana?


Sehingga sekarang kau membuatku merasa berada di posisimu?


Ternyata ini sangat menyakitkan..


Siksaan baru kembali datang.


Ji Young terpaksa melayani Kiko yang sedang ingin bercinta.


Parahnya,Kiko mendesah dengan kuat dan membuat kamar Kyung Mi yang tepat di atas kamar Ji Young bisa mendengar suara desahan Kiko.


Kyung Mi langsung tercekat dan menangis.


Ia berusaha menutup telinganya...


Namun suara itu tetap menggema.


Sedangkan Ji Young juga tidak tahu harus bagaimana karena terjebak di antara keduanya.


Kyung Mi menahan tangis dan mencoba bertahan berjam jam di ruangan itu.


Hingga akhirnya Kiko pulang.


Ji Young segera naik ke atas dan melihat Kyung Mi duduk dengan Lutut terlipat ke atas sambil menangis.


Ji Young ikut duduk dan meluruskan lutut Kyung Mi.


Ji Young memeluk Kyung Mi dan Kyumg Mi menangis pecah.


Maafkan aku Kyung Mi.


Begitu juga halnya Ji Young yang ikut menangis dan menyesal.


Ji Young memeluk Kyung Mi erat dan menangis bersama.


Kyung Mi kembali ke rumahnya dengan kepala yang berat dan penuh fikiran.


Sambil duduk sembarang di lantai,Kyung Mi merenung.


Ingin sekali aku kembali ke awal lagi..


Aku ingin waktu bisa di putar dan kembali ke titik awal saat aku baru mengenal Ji Young.


Aku rindu masa masa saat bertengkar dengannya,saling benci juga mulai merasakan jatuh cinta.


Tapi sekarang,keadaan malah semakin rumit dan selalu serius.


Hal ini membuat hari hari semakin berat.


Aku rasa aku tidak akan sanggup bertahan lagi.


Di tengah kegalauannya itu,Kyung Mi membuat sebuah keputusan bijak walau berat.


Kyung Mi mengundurkan diri dari pekerjaannya.


Kyung Mi juga mengirim pesan pada Ji Young agar ia dan Ji Young sebaiknya saling melupakan satu sama lain karena mereka terlalu berbeda dan tidak sejalan.


Setelah itu,Kyung Mi membuang kartu ponselnya.


Kyung Mi juga melepas semua beban yang ada di otaknya.


Ji Young yang menerima pesan Kyung Mi tidak bisa melakukan apapun selain menerima keputusan Kyung Mi itu.


Ji Young tidak dalam posisi bisa mempertahankan atau membuat Kyung Mi tetap berada di sisinya.


Perpisahan itu akhirnya terjadi dan tidak terelakkan lagi.


Esok harinya Kyung Mi sudah tidak lagi bekerja.


Ada yang hilang di hari hari Ji Young sekarang.


Namun kehadiran Kiko bisa membuatnya kuat karena selalu menemaninya di situasi apapun.


Ji Young tidak pernah lagi mendengar kabar Kyung Mi setelah kepergiannya.


□□□□□□□□□□□□□□□□□□□□□□■


Malam ini,Ji Young dan Kiko sedang berada di sebuah hotel di Jepang.


Mereka berlibur untuk mengistirahatkan diri sejenak dari segala rutinitas.


1 tahun telah berlalu sejak Kyung Mi benar benar pergi dari kehidupan Ji Young.


Ji Young sedang memeluk Kiko dari belakang sambil melihat pemadangan kota dari jendela kamar hotel itu.


Kiko mulai bicara serius..


Ji Young..


Ayo menikah...


Ji Young lalu melepas pelukannya dan berdiri di hadapan Kiko..


Apa maksudmu Kiko?


Kiko menghembuskan nafas berat.


Aku sudah membut keputusan.


Sebaiknya kita menikah saja.


Mengingat tabungan kita sudah cukup banyak.


Bisnis kita di luar prosfesi sebagai artis juga lancar.


Bukankah sudah saatnya kita serius pada hubungan ini??


Ji Young ingin mengelak..


Aku belum siap Kiko..


Kenapa harus menikah?


Bukankah kita baik baik saja seperti ini?


Ji Young...


Kiko seperti ingin menegaskan sesuatu.


Aku ingin kepastian.


Aku lelah jika harus di antara tidak dan iya dalam memilikimu.


Di luar sana akan banyak wanita yang mengejarmu,setidaknya jika kita menikah..


Aku bisa mengikatmu dengan status hubungan kita yang jelas.


Kiko aku mohon.


Bukankah selama ini aku tetap setia padamu?


Aku sebenarnya belum tahu arah tujuan hidupku,aku juga tidak begitu suka dengan keterikatan yang seperti itu.


Pamorku juga pasti akan turun.


Ji Young lalu memalingkan diri dari Kiko.


Ia benar benar frustasi..


Kiko cemas,ia takut omongannya tadi membebani Ji Young dan membuat Ji Young tidak tertarik lagi padanya.


Kiko lekas memeluk Ji Young dari belakang dan minta maaf.


Ia ingin meredakan marah Ji Young dan tidak ingi merusak hubungan yang sudah sempurna ini.


Bagi Ji Young pernikahan sama saja dengan penentuan hidup dan matinya di dunia hiburan.


Pernikahan bisa membuat pamor dan citranya turun juga rusak di mata penggemar.


Karena bagi idol sepertinya,seorang idola adalah milik fans fans bersama dan bukan hanya satu wanita.


Idola mereka boleh saja pacaran tapi jika menikah fantasi mereka tentu akan berubah dan mereka akan berpindah haluan pada yang lain.


Di tempatnya,para penggeamar sangat menentukan sukses tidaknya karir seseorang.


Jika saat itu penggemar memvonis riwayatmu tamat maka saat itulah kau harus menerima keputus asaan karir secara mentah mentah.


Para penggemar akan melakukan boikot juga tidak lagi menyuarakanmu..


Walau terkadang mengganggu dan berlebihan tapi kehadiran para penggemar itu juga memiliki arti tersendiri,apa mereka layak berada di dunia hiburan dengan karir yang melambung tinggi atau hanya sekedar artis biasa tanpa pamor.