MY BAD BOY IDOL

MY BAD BOY IDOL
BERADA DI POSISI SALAH



Album baru Ji Young sukser besar dan bertengger di puncak teratas billboard musik.


Hal itu membuatnya sibuk dan mendapat banyak tawaran manggung baik off air maupun on air.


Ji Young juga di juluki King Of Pop karena kesuksesannya.


Sebagai rasa terima kasihnya atas kerja keras semua tim,Ji Young mentraktir semua kru dan staff di sebuah restoran untuk merayakan kesuksesannya.


Kiko juga tentunya ikut hadir.


Sebenarnya Kyung Mi sangat malas untuk ikut hadir,tapi menejer Ji Young sudah memperingatkannya untuk tetap datang tanpa alasan apapun.


Kyung Mi tidak bisa mengelak lagi.


Untungnya Do Hyun juga akan hadir,setidaknya Kyung Mi masih punya teman ngobrol.


Do Hyun dan Kyung Mi sudah di dalam restoran.


Ji Young sudah hadir duluan dan ia sibuk menyapa setiap orang yang datang.


Ji Young sempat melihat Kyung Mi.


Do Hyun melihat hal itu dan sengaja memanasi dengan menggandeng tangan Kyung Mi.


Ji Young jelas tidak senang..


Lebih lagi,Kyung Mi dan Do Hyun duduk berdekatan.


Do Hyun sengaja membuat dirinya dan Kyung Mi terlihat akrab agar Ji Young juga tahu bagaimana rasanya di panas panasi.


Kyung Mi,apa Jung Suk sudah menghubungimu?


Iya,sudah Do Hyun.


Dia meminta kita bertemu dengan si pencari bakat itu kan?


Benar,ayo kita coba Kyung Mi.


Siapa tahu kita memiliki peruntungan.


Bukankah Jung Suk juga selalu menciptakan lagu lagu yang indah.


Suaramu dan suaraku juga bagus.


Kita coba saja..


Kyung Mi merasa ragu..


Tapi Do Hyun..


Eiy,coba saja


Besok kita bersama sama mengunjungi Jung Suk dan menemui orang itu ya.


Kyung Mi hanya mengangguk dan memilih mengikuti perkataan Do Hyun.


Karena Kyung Mi dan Do Hyun yang sepertinya sangat asik bicara,Ji Young jadi curiga..


Apa mereka pacaran?


Kenapa sepertinya mereka bicara serius dan sangat lengket??


Ji Young..


Eh?.


Ada apa Kiko?


Di sela pemikirannya itu,Kiko malah mengajaknya bicara.


Mau tidak mau,Ji Young harus mengutamakan Kiko yang ada di sebelahnya.


Saat acara makan itu,Do Hyun sering kali minta di suapi oleh Kyung Mi.


Do Hyun ingin mengetes,seberapa panas Ji Young melihatnya mesra dengan Kyung Mi dan apa reaksinya nanti.


Ji Young tentu saja murka.


Ji Young menenggak soju banyak sekali,tapi melihat hal itu Ji Young juga tidak tinggal diam.


Di depan semua krunya termasuk juga Kyung Mi,Ji Young menghadiahkan sebuah cincin berlian untuk Kiko dan memasangkannya langsung ke jari manis Kiko.


Hal itu di sambut tepuk tangan meriah.


Cium...cium...cium....


Semua orang malah bersorak seperti itu..


Kyung Mi memalingkan wajahnya karena tidak mau melihat adegan itu.


Ji Young benar benar mencium Kiko,tapi di dahi saja..


Do Hyun melihat Kyung Mi yang matanya sudah berkaca.


Kyung Mi,ayolah..


Kenapa seperti ini lagi..


Apa kau tidak lelah bersedih terus..


Do Hyun memegang tangan Kyung Mi dan memperlihatkan senyum manisnya.


Ayo,kita pulang saja..


Aku akan membelikanmu tteobokki nanti..


Kyung Mi tersenyum dan mengangguk,di tengah sorak sorai riuh itu Kyung Mi dan Do Hyun pulang lebih dulu.


Ji Young melihat Do Hyun dan Kyung Mi sudah menghilang saja.


Kemana perginya mereka?


Aku rasa memang benar benar ada sesuatu di antara mereka.


Di luar restoran itu,Kyung Mi berjalan sangat lemah seakan lututnya tidak bertenaga.


Do Hyun setengah berjongkok di hadapan Kyung Mi.


Kyung Mi juga terhenti langkahnya.


Ayo naik...


Do Hyun.....


Hei,cepatlah...


Aku tidak bisa berjalan seperti siput begitu.


Kyung Mi menerima tawaran Do Hyun dan naik ke punggungnya.


Aigoo...beratnya..


Kyung Mi hanya diam saja..


Sudah Kyung Mi,kau harus kuat.


Jika kau sudah tidak bisa bertahan maka berhenti saja.


Tidak Do Hyun,aku tidak mau berhenti dan terlihat menyedihkan.


Memikirkan tidak bisa melihatnya lagi bahkan akan membuat separuh jiwaku pergi.


Raut wajah Do Hyun agak kecewa.


Jika begitu jawabanmu,bagaimana mungkin aku bisa mendekatimu.


Kau sudah menutup gerbang hatimu untuk siapapun dan hanya menguncinya untuk Ji Young.


Saat masih di jalan,Ji Young melintas dengan mobilnya karena harus keluar sebentar.


Ji Young malah melihat pemandangan lain,apa lagi kalau bukan adengan Do Hyun dan Kyung Mi yang saling bergendongan itu.


Ji Young benar benar marah dan membara.


Yang akhirnya ia membuat keputusan yang merugikan.


Esok paginya,Do Hyun kaget karena ia telah di pecat oleh agensi sebagai dancer dan sudah di gantikan oleh orang lain.


Do Hyun sempat komplain karena merasa tidak bersalah.


Tapi apa daya,keputusan agensi sudah bulat adanya.


Hari itu juga Do Hyun di minta meninggalkan agensi.


Do Hyun sempat berpamitan dengan Kyung Mi.


Kyung Mi kaget mendengar kabar Do Hyun di pecat secara sepihak dan tanpa kesalahan.


Apa???


Kenapa tiba tiba sekali??


Aku juga bingung Kyung Mi.


Aku rasa yang bisa melakukan ini pasti orang yang berkuasa.


Dalam hati,Kyung Mi dan Do Hyun curiga ini adalah ulah Ji Young.


Tapi mereka tidak memiliki cukup bukti.


Do Hyun juga memutuskan menerima pemecatan ini.


Sejujurnya,Do Hyun juga muak melihat wajah Ji Young setelah mengkhianati Kyung Mi waktu itu.


Do Hyun lalu meyakinkan Kyung Mi..


Sudah,tidak apa apa.


Kau bekerjalah dengan baik di sini.


Tapi ingat hari sabtu kita akan bertemu Jung Suk untuk menemui si pencari bakat itu.


Aku bermimpi kita bertiga menaiki sebuah naga emas yang aku yakin kita bertiga akan sukses nantinya.


Jadi,bertahanlah dulu sebentar.


Kyung Mi mengangguk tapi ingin menangis,sebagai tanda perpisahan Do Hyun memeluk Kyung Mi erat lalu mengecup dahi Kyung Mi.


Lagi lagi,hal itu di pergoki oleh Ji Young dan di salah artikan.


Sial!!!!!


Bertingkah!!!


Beraninya mereka!!


Apa pemecatan ini belum cukup untuk memperingatkannya agar menjauh dari Kyung Mi.


Ji Young lalu pergi dan membalikkan badannya,saat itu juga Do Hyun pergi dari hadapan Kyung Mi.


Lagi lagi aku sendirian


Apa aku mampu bertahan.


Sekarang aku tidak punya teman lagi di agensi ini.


Kyung Mi berjalan dengan gontai setelah kepergian Do Hyun.


Kiko sendiri sedang berkumpul dengan teman teman sesama modelnya.


Hei,Kiko selamat ya..


Album kekasihmu sukses besar..


Kau pasti sangat bangga.


Tentu saja,terima kasih So Ah...


Kiko sangat besar kepala atas kesusksesan Ji Young.


Terlintas di benaknya ingin segera menikah dengan Ji Young.


Tapi ia juga bimbang jika karirnya dan Ji Young akan jatuh jika hal itu terjadi..


■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■


Kyung Mi di panggil ke ruangan Ji Young.


Saat Kyung Mi masuk wajah Ji Young sedang serius bercampur marah sambil membaca sebuah naskah..


Kyung Mi mulai mendekat.


Ada apa Ji Young?


Tanpa menatap wajah Kyung Mi,Ji Young memberi perintah.


Antarkan semua barang yang harus aku endorse itu ke rumahku.


Kyung Mi melihat semua barang yang jumlahnya 5 kotak besar itu.


Barang barang itu kan berat.


Apa dia mau aku melakukannya sendiri??


Ji Young menatap Kyung Mi yang masih mematung.


Apa yang kau lihat!


Cepat lakukan!!


Kyung Mi kaget karena Ji Young membentaknya dengan nada tinggi.


Karena itu ia segera bergerak dan mengangkat kotak kotak berat itu ke mobil Ji Young.


Ji Young benar benar kesal pada Kyung Mi.


Saat Kyung Mi sudah selesai mengangkat semua kotak kotak itu.


Saat mengantar barang itu,hati Kyung Mi juga terluka.


Kenapa Ji Young sangat membenciku?


Apa salahku?


Bukankah dia yang berkhianat padaku.


Dari kaca spion depan,Kyung Mi menatap Ji Young yang melihatnya acuh.


Hal itu membuat Kyung Mi hancur seakan Ji Young sudah menganggapnya orang asing dan tidak mengingat lagi masa masa indah mereka yang dulu sempat di lalui bersama.


Ji Young juga menelepon Kiko di mobil dan berbicara mesra penuh perhatian.


Semua itu sengaja Ji Young lakukan untuk membalas sakit hatinya.


Kyung Mi hanya bisa membatin.


Jika saja saat ini bisa meminta,ia ingin menjadi tuli untuk sesaat.


Ji Young bertutur kata penuh perhatian dan kasih sayang seperti dengannya dulu.


Kyung Mi jelas ingat dulu Ji Young akan meneleponnya berjam jam hingga batrai ponselnya habis.


Tapi sekarang,Ji Young sudah menjauh dan membuangnya seperti sampah.


Di sela itu,ponsel Kyung Mi berdering


Rupanya dari Jung Suk,ia segera mengangkatnya..


*Halo..


Ada apa Jung Suk?


Kyung Mi,Do Hyun mabuk berat.


Ia kecewa karena di pecat secara sepihak*.


Saat itu,telinga Ji Young mendengar nama Jung Suk di sebut oleh Kyung Mi.


*Iya Jung Suk,tolong hibur Do Hyun ya..


Iya,tenang saja.


Tapi ingat ya,hari sabtu kita akan menemui pria yang aku ceritakan waktu itu


Iya..iya..baiklah.


Aku akan meluangkan waktuku*.


Kyung Mi menutup telepon itu dan melihat dari spion depan wajah Ji Young yang merah padam menatapnya.


Ji Young juga sudah selesai berbicara dengan Kiko.


Tapi Ji Young semakin marah.


Sebenarnya dengan siapa Kyung Mi berhubungan.


Dancer itu atau mantan pacarnya?!


Kenapa dia gampangan sekali dan baik pada semua pria!!!.


Seperti tidak punya harga diri saja!.


Ji Young semakin salah paham.


Hal itu hanya merugikan dirinya yang terus menerus tersulut emosi.


Sesampainya di rumah,Ji Young meminta Kyung Mi menurunkan lagi kotak kotak itu dan menaruhnya ke ruang tv.


Ji Young langsung masuk dan meninggalkan Kyung Mi tanpa membantunya.


Kyung Mi dengan sekuat tenaga memindahkan kotak kotak itu.


Setelah selesai dan ingin pamit pulang,Kyung Mi mencari Ji Young.


Kesana kemari ia mencari tidak ketemu,lalu Kyung Mi mencoba mengetuk pintu kamar Ji Young.


Tok..Tok..Tok..


Ji Young...


Kenapa tidak ada jawaban?


Apa dia tidur??


Kyung Mi agak lancang dan membuka pintu kamar itu.


Di lihatnya Ji Young sedang tertidur miring dan lelap.


Kyung Mi menatap sayu.


Entah karena keberanian dari mana,Kyung Mi mendekati Ji Young.


Kyung Mi lalu menarik selimut dan menyelimuti Ji Young.


Kyung Mi sedikit menunduk dan memandangi wajah Ji Young yang tertidur itu.


Ji Young.


Masih tersimpan sejuta rasaku untukmu andai saja kau tahu.


Tapi kita malah berakhir seperti ini...


Kyung Mi tidak ingin ini berlanjut lebih jauh,tapi saat Kyung Mi berdiri dan hendak membalikkan badan untuk pergi..


Ji Young menarik tangan Kyung Mi..


Hingga sekarang menjatuhkan badan Kyung Mi dan berbaring menghadapnya sambil di ikat oleh kedua tangan Ji Young yang memeluk badannya.


Mata Ji Young terbuka lebar dan ternyata tidak tidur.


Kyung Mi berdebar bercampur kaget.


Ji Young..


Kyung Mi berusaha melepas diri namun Ji Young semakin mengencangkan pelukannya.


Jangan bergerak..


"Ji Young memperingatkan Kyung Mi dan seketika Kyung Mi tidak meronta dan melakukan perlawanan lagi.


Wajah Ji Young juga serius memandang Kyung Mi.


Namun raut Kyung Mi malah sedih seakan ingin menangis.


Kau tidak akan aku lepaskan!


Ji Young jangan seperti ini.


Jangan buat kesalahpahaman dengan hal ini.


Salah paham katamu?!!


Kau bermesraan dengan dancer itu saja tidak apa apa!


Kau bertelfonan dengan mantan pacarmu juga tidak apa apa.


Apa cuma seperti ini bisa di sebut salah paham?


Apa maksudmu Ji Young?


Wajah Ji Young kesal.


Tapi Kyung Mi mulai menangkap omongan Ji Young.


Jangan jangan ia memergoki saat Do Hyun mengecup keningku tadi.


Juga mendengar pembicaraannku dengan Jung Suk.


Dia pasti salah paham dan mengira aku ada hubungan lebih dengan laki laki lain.


Ji Young,tadi Do Hyun hanya mengucapkan salam perpisahan.


Kalau Jung Suk,kebetulan ia memberi tahu kalau ia sedang menghibur Do Hyun.


Kami hanya berteman saja dan tidak ada yang spesial.


Aku tidak percaya..


Kau dan dancer pria itu sangat dekat dan akrab bahkan lebih akrab di banding saat kita masih bersama dulu.


Mendengar kara bersama yang di sebut Ji Young tadi membuat Kyung Mi mengingat lagi saat saatnya bersama Ji Young dulu.


Cukup Ji Young.


Semua tentang diriku bukan urusanmu lagi sekarang.


Kau juga sudah memiliki Kiko.


Aku bahkan tidak mengusikmu,jadi tolong jangan seperti ini lagi.


Tidak ada yang perlu aku jelaskan padamu terkait urusan pribadiku.


Kyung Mi tiba tiba mengalihkan pandangan dari Ji Young.


Ji Young juga malu sendiri.


Memang benar,aku sudah bukan siapa siapa untuknya.


Aku terlalu ikut campur padahal ia bukan lagi milikku.


Ji Young menyesal.


Maafkan aku Kyung Mi.


Kyung Mi lalu memandang Ji Young dan kaget.


Ji Young menangis!!


Kyung Mi jadi serba salah..


Hei,kenapa?


Kenapa menangis..


Kyung Mi malah panik..


Aku..aku bermasalah Kyung Mi!!


Aku begitu kacau dengan perasaanku.


Aku sudah memutuskanmu tapi aku juga masih memikirkanmu dan benci saat kau dekat dengan pria lain.


Aku menyedihkan!!


Aku kacau!!


Aku merasa kacau!!!


Aku benci dengan diriku sendiri!!


Dan pastinya aku sudah gila!!!


Melihat Ji Young menangis,benteng kokoh ketegaran Kyung Mi juga runtuh.


Kyung Mi ikut menangis dan meluapkan semua rasa sakitnya.


Kau fikir itu hanya dirimu!!


Aku masih sangat mencintaimu!!


Dan setiap hari aku masih harus berhadapan denganmu dan terkadang juga bertemu Kiko!


Tapi bagaimana aku yang rendahan ini bisa sebanding dengan dewi seperti Kiko!!


Aku merasa seakan sampah di hadapannya!


Alasanku masih bertahan adalah walau kau sudah menyakiti aku tapi aku tetap tidak sanggup jika membayangkan tidak melihatmu lagi.


Jika saja aku berhenti,aku mungkin akan mati dan tidak tenang di alam baka karena jauh darimu dan tidak bisa melihatmu!!


Ji Young terkaget juga mendengar pengakuan Kyung mi.


Ji Young sadar kalau ia sudah gegabah dalam membuat spekulasi.


Ia fikir Kyung Mi sudah membuka hati untuk yang lain dan nyatanya tidak.


Di tengah kucuran air mata itu,Ji Young langsung menambatkan bibirnya pada bibir Kyung Mi.


Kyung Mi menutup mata meresapinya.


Kerinduan yang amat sangat dalam itu terobati.


Ji Young dan Kyung Mi saling ******* bibir satu sama lain.


Ji Young memegang wajah Kyung Mi erat seakan takut Kyung Mi lari dan pergi.


Kyung Mi juga memegang baju Ji Young dengan erat.


Kedua insan itu saling melepas kerinduan.


Hingga akhirnya kembali bercinta di tengah kesedihan dan kepedihan.


Walau sedang bercinta,wajah keduanya tetap menyedihkan.


Hal itu karena mereka telah mengkhianati Kiko.


Juga Kyung Mi yang merasa di posisi Seo Wo dulu.


Walau begitu adanya,Ji Young benar benar melepas segala kerinduannya pada Kyung Mi.


Dan tidak membiarkan Kyung Mi luput barang sejengkal dari buaiannya.


Ji Young menghirup aroma tubuh Kyung Mi yang sangat ia rindukan.


Kyung Mi juga memandang wajah seksi Ji Young saat mendesah dan penuh dengan butiran keringat kecil itu.


Hal itu setidaknya bisa mengobati rasa sakit dan rindu yang bercampur di hati keduanya.