My baby

My baby
Tak bisa tertahan



Kai bangun dan ternyata sudah larut malam. Terlihat wajah cantik muya masi memejamkan mata. Muya masih terlelap di dunia mimpinya.


Kai menatap inten wajah muya yang begitu cantik.



"baby girl kita pasti akan sangat cantik dan mirip denganmu ".. Ucap kai sambil menyentuh pipi muya lembut.



Lalu kai mengecup kening muya beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.. 



Tapi seketika muya tiba tiba terbangun dan merengek manja.. Kai yg sedang mengemasi baju bajunya yg bertebaran dimana mana tersadar muya terbangun. Lalu kai tersenyum dan lanjut berjalan ke kamar mandi.


Muya bangun dan berlari ke arah kai dan memeluk tubuh kekar kai dari belakang.



"Sayang..


Ucap kai terkejut.



"Ikut mandi ya.. 


Rajuk muya manja



Kai tidak bisa menahan diri..  Ucapan muya terdengar begitu seksi dan membangkitkan gairah nya. Kai berbalik dan kini tubuh mereka berhadapan..  Kai lalu menggendong muya dan mereka berendam di bathub..



Di dalam bathup mereka bercinta kembali sampai muya menjerit dengan desahannya.


Nafsu kai sungguh tak tertahan. Kai tidak bisa mengendalikan diri dari godaan muya yang begitu menggoda.



****



Kak..  Kakak..  Ayo bangun!..


Ucap muya sambil mencium pipi kanan dan kiri kai..



Kai mengeliat dan tersenyum manis melihat muya sedang menatapnya inten.



Sudah mandi?..  Ucap kai pelan..



Dan muya pun mengganguk. Menatap kai dengan manis..


Kai lalu bangun dan lanjut ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Sedang muya mengemas pakaian mereka ke dalam koper.


Semalam memang mereka sudah sepakat untuk pergi berlibur ke korea.. 



Kai pun keluar dari kamar mandi dan bergegas mempersiapkan diri.


Muya sudah siap di meja makan menunggu sang suami. Kai datang dengan senyumanya. Lalu mereka pun sarapan.


Sesaat kemudian mereka pun bergegas berangkat ke bandara.



Setelah beberapa jam mereka berada di dalam pesawat dan mereka sampai lah di korea.



Mereka akhirnya sampai di sebuah rumah mewah di pusat kota soul. Rumah yang megah bahkan lebih megah dari rumah nya yang dia tempati sekarang. Kai bilang ini adalah hadiah untuk anak mereka ketika nanti muya mengandung.



Tentu saja muya sangat bahagia. Dia langsung menarik kerah baju kai dan mencium bibir kai dengan lembut. Lalu muya berlari lari mengelilingi seluruh seluk beluk rumah..  Dan kai mengekor di belakang muya.



Kai tersenyum melihat ekpresi muya..


Lalu seorang pelayan datang dan menawarkan mereka untuk makan siang. Kai lalu mengangguk..  Dia memang sudah kelaparan.


Setelah makan siang muya yang terus bermanja pada kai..  Menyebutkan beberapa nama untuk calon bayi nya kelak.



" alleya untuk baby girl


And valleyza Liau.. 


Ucap muya dengan sumberingah



What??... 


Liau..  ?


Ucap kai sedikit terkejut



Kai terdiam sejenak..



"Lalu bagaimana keluarga Yau akan berlanjut?..  Ucap Kai pelan..



"Kaaakk tidak percaya kakak seegois itu...  Kita akan memiliki beberapa anak yang akan meneruskan keluarga Yau..  Apalagi..  Kakak punya seorang kakak yang pasti akan bisa memberi banyak keturunan untuk keluarga yau..


Kak kai..  Dia suatu saat akan menikah dan memiliki seorang baby dengan lambang Yau.. "


Ucap muya pelan namun jelas..



Muya menyebut nama Kai..  Membuat jantung Kai berdetak.. Untuk pertama kalinya muya menyebut nama nya.



"Oke.. "ucap Kai sambil memeluk Muya..  Lalu melumat bibir muya dengan lembut..  Sampai Kai sudah tak bisa bertahan lagi. Dan merekapun akhirnya bercinta.



Keesokan pagi saat muya terbangun kai sudah tidak ada di sampingnya. Muya bangun dan keluar mencari sosok laki laki yang dia cintai.dan ternyata Kai sedang berenang. Muya duduk di kursi di depan kolam renang, memperhatikan sang suami yang begitu cepat nya berenang.



Lalu kai naik dan duduk di dekat Muya..  Muya menyodorkan segelas jus jeruk untuk Kai dan Kai tersenyum manis sambil menerina jus tersebut.


Muya memeluk badan Kai yang basah membuat Kai begitu bergelora.


Kai lalu menggendong Muya ke kamar mandi dan mereka pun bercinta kembali di kamar mandi.



****



Muya sudah siap dengan baju ala-ala wanita karier..  Baju blazer eksekutip muda yang membuatnya terlihat anggun. Dengan Lipstik keunguan membuat wajahnya terlihat sedikit jutek.



Tiba-tiba Kai masuk dan terheran melihat penampilan Muya.. 


"Sayang.. Apa ada rapat?.. 


Ucap Kai mengerutkan kening



Yes..  "ucap Muya sambil membuka laptop nya. Lalu mulai memutar vidio call dan memulai mengikuti rapat. Terjadi penurunan harga saham sebanyak 1 persen karena gosip salah satu direktur melakukan perjualbelian perempuan. Boleh dibilang ketauan lagi sama wanita penghibur.



Kai dengan serius memperhatikan Muya. Muya begitu serius mengikuti rapat tersebut. Kai juga merasa aneh kenapa Muya harus mengikuti rapat segala dan muya harus menentukan keputusan. Bahkan keputusan bukan berada di bawah ceo tapi malah di bawah muya seorang anak ceo. Ternyata dari hasil rapat disimpulkan kalo direktur itu di jatuhi hukuman dengan di turunkan jabatan satu tingkat. Dan Muya menyetujuinya. Semua direktur begitu segan pada muya dan terlihat senyum di bibir sang ayah..  Tuan Liau menyunggingkan senyum pada putri nya. Lalu rapat vidio call tersebut selesai.



Akhhh..  Menegangkan aku harus berakting jutek.. 


Ucap Muya sambil membuka baju blazernya..



"Mereka menurut padamu ".. Ucap Kai sambil menatap tubuh muya yang seksi.



"Tentu saja..  50persen saham adalah miliku..  Bahkan Papa hanya memiliki 10 persen saham saja.. "


Ucap Muya sambil mengenakan baju santai.


"Dan 50 persen saham ini untuk Valeiya putra kita sayang..  Ucap Muya senyum



Ouh "ucap Kai datar..  Lalu muya menghampiri Kai dan melumat bibir Kai dengan lembut.. Lalu Kai membalas ciuman Muya..  Dan mereka bersiap untuk berjalan jalan..  Tentu saja mereka sudah 3 hari berada di rumah dan hanya bercinta setiap saat. Dan kini waktunya mereka menghirup udara soul.



Muya belanja sangat banyak dan itu menghabiskan banyak uang. Kai hanya mengekor di belakang tersenyum sambil membawa belanjaan yang sangat banyak. Tentu saja Kai merasa senang. Baru kali ini dia menemani seorang wanita belanja. Mungkin pria lain akan jenuh..  Tapi tidak dengan kai. Dia terlihat sangat santai dan senang.



Setelah menghabiskan uang sebanyak 30 juta hanya untuk belanja. Akhirnya Muya lelah. Mereka memutuskan untuk makan teokboki.


Tak henti Kai menatap Muya yang begitu lahap memakan teokboki.


Kai memperhatikan dengan seksama dan sesekali Kai tersenyum. Sepertinya Kai sudah sangat menyukai Muya. Dibalik misi yang dia jalani ternyata berimbas dia menyukai Muya.



Setelah puas menyantap makan siang mereka. Kai mengajak Muya ke hotel terdekat. Entah apa yang ada di pikiran Kai. Dia hanya ingin sekali bercinta dengan Muya. Sampai dia tak bisa menunggu sampai le rumah. Sehingga mereka memutuskan untuk pergi ke hotel terdekat untuk menuntaskan keinginannya. Tentu saja Muya mengikuti keinginan sang suami. Padahal kalo di pikir badan Muya sudah lunglai setelah beberapa hari mereka tanpa berhenti bercinta.


Setelah menyelesaikan keinginannya. Lalu mereka keluar dari hotel dan berjalan jalan kembali. Mereka memang seperti orang yang sedang berbulan madu.


Bagi Kai itu adalah honeymoon dan Muya sudah menjadi candu untuknya. Sedang bagi Muya itu merupakan liburan yang panas karena penuh gairah. Mereka berharap bulan depan akan ada kabar baik.



Bersambung.