
Malam itu suasana sudah mulai sepi. Muya dan Ken mulai memasuki. Kediamannya. Mereka memiliki mansion sendiri yang Ken beli dari hasil jerih payahnya sebagai seorang dokter bedah. Mansion yang sangat megah tentunya. Dengan harga yang fantastik. Dan Muya tidak menyangka Ken akan menghadiahkan mansion itu untuknya.
Segurat senyum di bibir Muya terpancar menambah kecantikan diwajahnya. Dia sungguh menyukai mansion itu. Dimana nanti dia dan anak anaknya akan berlarian meramaikan seisi ruangan.
"Bagaimana sayang apa kamu suka?..
"Apa ini rumah kita sayang?...
Ucap Muya dengan senyuman bahagianya. Dan Ken mengangguk lalu memeluk Muya dari belakang. mengecup leher belakang Muya. Sambil berkata.
"Ini rumah kita, kita akan tinggal disini dan membesarkan anak anak kita sayang"
Muya tersenyum dengan Sipuan manja nya. Lalu mereka bergegas untuk membereskan barang-barang mereka. Walau memang mereka terlihat lelah namun Muya sangat senang membereskan beberapa baju yang dia beli di jepang. Apalagi jaket bayi yang sangat lucu itu. Membuat Muya tak henti tersenyum. Muya sangat ingin segera jaket baby itu di pakaikan pada bayi kesayanganya kelak. Karena Muya seorang anak tunggal dan kesepian maka Muya menginginkan beberapa orang anak yang dia lahiran.
Bukan cuma satu tapi beberapa. Muya sangat berangan angan memeluk buah hatinya. Memandikan ya dan menggendong erat buah hatinya itu. Muya terus tersenyum menatap jaket bayi itu.
"Kenapa senyum sendiri?..
Ucap Ken sambil menyodorkan segelas susu coklat untuk sang istri.
"Terimakasih"
Ucap Muya mengambil gelas susu coklat itu lalu meneguk nya dengan perlahan.
"Kak.. aku ingin punya banyak anak sayang!..
Ucap Muya sambil meniupi gelas yang berisi susu coklat tersebut .
Ken meneguk teh miliknya dan lalu menyimpan cangkir teh itu di atas nakas. Ken mengambil jaket bayi mungil itu dan melihatnya dengan senyum bahagia.
"Tentu saja kita akan memiliki beberapa bayi bayi lucu sayang" Ucap Ken..
"Aku ingin sepasang bayi untuk sementara ini, jika bayi itu lahir laki laki aku akan memberi dia nama Valeizya dan jika terlahir seorang anak perempuan maka aku akan memberinya nama Valeiya, bagaimana bagus bukan sayang?..
"Sangat bagus sayang, key iya ley, kita akan mendapatkan penerus kita seorang bayi laki laki bernama ley"
Ucap Ken dengan senyuman yang merekah.
"Tapi kak.. aku kan anak Perempuan,jadi di keluarga Liau tidak ada penerus papi, bagaimana kalo kalo anak laki laki pertama kita ikut marga ku, Valeizya Liau"
"Valeizya Liau, ah itu tidak masalah sayang, lakukanlah sesuka hatimu!...
"Iya kak, nanti Ley akan menjadi pewaris perusahaan Liau. Dan para memegang saham akan menurut karena sudah ada pewaris seorang cucu laki laki"
"Iya benar, lakukan saja sayang.. lalu kita akan mendapatkan banyak anak,ayo kita membuat nya sekarang!..
Ucap ken dengan senyuman nakal nya.
"Ih kakak.. kita kan baru saja sampai, belum mandi dan masih lelah" Sanggah Muya manja.
"Ya ampun sayang kamu menolakku?.. Ucap Ken terlihat kecewa.
"Hmm.. kenapa wajahnya ditekuk seperti itu kakak sayang?.. sini sini aku peluk!.. Ucap Muya manja sambil memeluk sang suami dengan sangat erat. Namun Ken masih saja terdiam tanpa ekspresi. Muya menatap Ken dengan manja tatapan mata Muya sebening embun menatap sorot mata Ken yang seperti mata elang.
Cup
Muya mengecup kening sang suami dengan lembut
Cup
Muya mengecup pipi kanan Ken dengan gemas.
Cup
Muya mengecup pipi kiri Ken dengan gemas dan langsung mengecup bibir Ken dan mereka pun saling mengisi rongga nafas masing-masing.
Mereka saling bertatapan. Sepertinya debaran jantung Muya dan Ken saling bertaut. Mereka Masi saling menatap dan Ken lalu menggendong Muya menuju ke tempat tidur. Dan akhirnya mereka pun memadu kasih. Tak peduli badan yang masih penuh dengan keringat. Tak peduli seberapa lelah nya mereka di perjalanan. Saat ini mereka hanya ingin Merasakan indah nya pacaran setelah menikah.
******************
Remang cahaya mentari menerobos celah jendela kamar. Terlihat Muya dan Ken masih terlelap dengan tubuh berbalut selimut tebal. Alarm ponsel pun berdering namun sepertinya mereka sangat nyenyak karena kelelahan sepulang dari Jepang dan pergelutanya semalam.
"Emh
Leguh Muya dan mencoba untuk membuka matanya dengan perlahan. Saat matanya mulai terbuka. Muya melihat wajah Ken yang begitu tampan. Wajah suami kesayanganya yang sangat dia cintai. Muya menyentuh alis suaminya dengan perlahan. Menyentuh kening dan pipi Ken. Dan menyentuh bibir Ken dengan sangat lembut.
Alangkah terkejutnya Muya saat Ken tiba-tiba saja membuka matanya.
"Omg.. kakak kamu mengagetkanku"
Ucap Muya dengan ekspresi terkejut. Wajah polos dan bening itu memperlihatkan wajah terkejut yang membuat Ken merasa ingin sekali tertawa. Ken langsung tersenyum dan tertawa melihat begitu lucu nya ekspresi sang istri.
"Kakak menertawakanku?..
Ucap Muya dengan mulut yang manyun.
"Iya
Ucap Ken Masi dengan tawa tampan nya.
"Kakak tega menertawakan istri nya sendiri"..
Ucap Muya mulai merajuk.
"Iya karena kamu sangat lucu sayang"
"Lucu nya sebelah mana sih kak.. kakak membuat aku malu saja"
Ucap Muya Masi dengan mulut manyun dan ekspresi manjanya.
"Kamu memang lucu sayang.. kakak semakin gemas sama kamu,ingin memakanmu lagi"
Ucap Ken sambil mencubit hidung Muya sampai memerah.
"Kakak pikir aku makanan apa?..
"Tentu saja ,kamu itu makanan yang sangat lezat.. tingkah lucu mu membuatku tak ingin beranjak dari tempat tidur"
Ucap Ken Masi dengan tawa manisnya. Membuat Muya pun yang tadinya manyun menjadi merekah tersenyum dengan manis. Siapa yang tidak tersenyum melihat senyuman seorang pria yang sangat tampan dan manis. Semua wanita pastilah akan terpikat dengan mudah. Begitupun dengan Muya.
"Setelah puas meraba-raba wajahku sekarang mau apa lagi?..
Ucap Ken.
"Aku ingin mengigit kakak"
Ucap Muya dengan senyum serigala nya.
Ucap Ken memperlihatkan ekspresi terkejut nya. Tentu saja ekspresi yang dibuat buat untuk mengejek sang istri tercinta.
"Apa kakak bilang aku apa?.. vampir?..
Ucap Muya merasa sebal lalu menatap sang suami tidak senang.
"Yang suka mengigit bukanya memang vampir ya?
Ucap Ken terkekeh. Masi dalam mode mengejek sang istri tercintanya.
"Lihat saja aku akan mengigit mu beneran kak...
Ucap Muya lalu menyerang ken dan langsung mengigit leher Ken.
"Aaahhhh
Teriak Ken merasa kesakitan.
Benar saja,ternyata Muya benar benar mengigit Ken sangat kencang sampai berwarna biru.
"Ampuunn nona vampir !.. aku mengaku kalah aku minta maap!!!..
Ucap Ken berteriak.
"Apa nona vampir?.. ini aku gigit lagi.. Muya hendak mengigit Ken kembali di daerah lengan namun Ken langsung memeluk Muya dan mengecup bibir Muya sehingga Muya pun tidak bisa lagi berontak.
"Jangan mengigit lagi ya sayang.. ini sakit !
Ucap Ken sambil mengecup kening Muya dengan lembut.
Dan Muya pun tersenyum dengan manis.
Beberapa saat kemudian mereka bergegas untuk bangun dan berendam di bathtub. Mereka mandi bersama dan bermain air. Mereka sungguh bahagia. Dan bisa membuat iri orang yang melihat. Tak henti Ken selalu membuat Muya tersenyum dan juga sebaliknya.
****************
Hari berganti 5 hari sudah sepasang suami istri itu hanya mengurung diri di rumah. Tanpa satu orang pun pengganggu. Itu merupakan honeymoon mereka yang kedua, hanya di rumah dan di rumah saja. Usia pernikahan mereka kini sudah genap dua Minggu. Dan itu membuat mereka nempel bak prangko. Dua Minggu cuti mereka sudah habis. Dan besok mereka harus segera memulai aktivitas masing masing.
Besok Ken akan mulai sibuk dengan pasien operasinya dan Muya juga akan mulai sibuk dengan syuting film dan pemotretan. Hari ini adalah hari terakhir mereka bisa berleha-leha dan melepas semua rasa cinta mereka. Mereka selalu bersama. Baik itu memasak mandi dan bahkan bersih-bersih rumah. Ken sengaja meliburkan para pelayanya karena tidak mau ada yang menggangu mereka.
Sepasang pengantin baru itu memutuskan untuk menghabiskan libur mereka berdua saja. Karena memang terlalu risih karena Muya ternyata kini lebih banyak berteriak dan menjerit karena kenakalan Ken. Bisa saja itu akan mengundang gosip atau kegaduhan para pelayan. Dan Ken sangat tidak mau mendengar semua itu. Muya yang manja dan Ken yang sangat senang menggoda istrinya.
Seperti saat ini, Muya sudah hampir menangis karena Ken selalu menggoda nya dengan menonton cerita-cerita horor yang sangat ditakuti oleh sang istri . Muya sudah bersembunyi di balik dada bidang nan kokoh sang suami. Ken memeluk Muya erat dengan senyum nakalnya. Ken begitu menikmati ketakutan sang istri. Menurutnya istrinya itu sangatlah imut dan lucu bersikap seperti itu. Bahkan itu hanyalah sebuah film boneka Annabelle. Akan tetapi itu membuat Muya hampir menangis ketakutan.
Sikap jahil Ken itu memang semata mata adalah rasa kasih sayang yang tak terhingga. Rasa cinta yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Dan tingkah lugu Muya membuat Ken semakin mencintai sang istri. Siapa sangka sosok cantik bak boneka Barbie ini sangat penakut dan manja. Sangat mudah di bohongi dan mudah menangis pula. Namun Ken begitu menyukai semua hal yang ada pada diri sang istri.
Kemanjaanya, keluguannya, dan sikap penakutnya bahkan Ken suka. Bagi Ken Muya adalah bidadari yang tiada tandingannya. Tapi itu memang benar. Muya adalah seorang aktris yang sedang naek daun. Dengan jutaan penggemar yang sangat mendukungnya. Seorang aktris yang juga seorang pewaris sebuah perusahaan raksasa Liau golden star. Sehingga bukan cuma terkenal di bidang telekomunikasi tetapi terkenal juga di dalam dunia bisnis dan sempat menjadi rebutan para eksekutif muda.
Bukan cuma wajahnya yang cantik namun hatinya pun baik. Dan gadis itu kini sudah resmi menyandang status nyonya Yaw . Pria beruntung itu bukan lain adalah Kenzyu. Mereka berdua memang sepasang suami istri yang membuat khalayak sangat iri. Ken sudah sukses menjadi seorang dokter bedah di usianya yang semuda itu. Tidak jarang para dokter muda dengan sengaja untuk menarik perhatian ken. Namun Ken tidak pernah tergoda.
Dan akhirnya dokter tampan itu jatuh hati pada seorang celebriti yang sedang naek daun Muya Liau. Pernikahan mereka layaknya seperti hari patah hati sedunia. Karena mereka memang sangat cocok.
Sepasang suami istri itu kini sudah menuju ke dapur. Sepertinya Ken akan mencoba memasak sesuatu untuk istri tercintanya. Benar saja Ken mencoba membuat pasta dan beberapa camilan.
Muya yang tidak bisa memasak hanya bisa melihat saja. Memperhatikan sang suami di meja makan. Dengan wajah penuh senyum. Sesekali Ken melihat Muya dan tersenyum pada sang istri. Lalu melanjutkan memasaknya. Satu demi satu masakan pun tersaji dimeja makan. Tinggal menunggu sup matang. Benar.. ken selalu makan ditemani dengan sup. Itu salah satu kebiasaan Ken. Ken dan Muya langsung menyantap makanan mereka. Sampai tak tersisa. Dan kini mereka sangat kekenyangan.
Setelah perut mereka terasa kenyang mereka pun memutuskan untuk menonton DVD lagi. tapi kali ini tentang film romantis.
"Sayang.. nanti ruangan ini akan penuh dengan mainan anak-anak kita"..
Ucap Muya dengan senyum bahagia. Bibir itu mekar seperti bunga mawar dan membuat sang suami terpana.
"Sayang.. kakak sayang"
Ucap Muya
Namun Ken Masi terdiam memperhatikan lekuk wajah sang istri yang membuat nya begitu terpikat dan selalu jatuh cinta berkali-kali.
"Kak..
Teriak Muya
Dan itu sontak membuat Ken terkejut.
"Apa sayang?..
Ucap Ken dengan wajah terkejutnya.
"Kakak kenapa sih aku sedari tadi berbicara padamu tetapi kamu hanya diam saja?...
Ucap Muya dengan mulut nya yang manyun.
Ken terkekeh melihat wajah imut istrinya dan bibir nya yang manyun membuat Muya tampak sangat lucu di matanya.
Kek mengelus rambut Muya dengan perlahan. Lalu memeluk sang istri dari belakang.
"Aku buta dan tuli sayang..
Ucap Ken pelan seraya berbisik di telinganya Muya .
Muya masih terdiam tidak mengerti ucapan sang suami.
"Jika berhadapan denganmu, mataku ini tidak bisa melihat apapun lagi selain melihat betapa cantiknya paras indah wajahmu, dan ketika itu telingaku menjadi tuli tak bisa mendengar apapun lagi, mulut ku membisu saling aku bingung harus mengucapkan apa lagi selain memuji keindahan dari sosok wanita yang sangat aku cintai."..
Ucap Ken dengan bisikan halus nya. Membuat Muya merinding mendengarnya dan sudut bibir nya merekah. Betapa senangnya dia mendengar ucapan sang suami.
Jika bertanya akan rasa bahagia, kapankah muya merasa bahagia?
Jawabannya adalah saat ini. Dimana dia bisa bersama suami tercintanya yang begitu hangat dan sangat romantis. Yang selalu membuat hatinya berdegup sangat kencang dan selalu melindunginya. Kini Muya menatap mata elang milik Ken yang begitu bersinar. Muya mengecup kedua kelopak mata sang suami.
"Terimakasih karena mata ini selalu melihatku, terimakasih karena mulut ini selalu memanggil namaku dan terimakasih telah memilihku menjadi istrimu sayang!...
Ucap Muya dengan lontaran senyum yang menambah kecantikannya. Membuat Ken merasa sangat mabuk di buatnya. Ken mengecup kening Muya dengan lembut. Lalu dengan sangat cepat Ken menggendong Muya dalam peluknya ala bridal style. Ken berjalan menuju ke kamar utama milik mereka. Dan disana Ken dengan perlahan menidurkan Muya di kasur king size nya.
"Mari kita isi rumah ini dengan bayi bayi yang cantik sepertimu sayang, sehingga aku tidak akan bosan untuk segera pulang ketika selesai bekerja!..
Ucap Ken dengan senyumya yang sangat manis. Membuat Muya merasa malu dan pipi Muya seketika merah sepeti kepanasan. Kedua pasang mata itu saling menatap dengan sendu. Jantung mereka saling berpacu dengan dentingan irama yang indah.
Khayalan mereka tentang buah hati mereka sangatlah tinggi. Sebenarnya Itu bukankan lah sebuah khayalan akan tetapi itu adalah sebuah harapan mereka.
Bersambung.
#Catatan kecil autor#
Hai readers.. kenalkan aku lira, dan hobiku adalah menulis sebuah cerita. Terimakasih banyak untuk dia yang bernama Ruby yang selalu mendukungku.
Sampai ketemu eps selanjutnya ya.
Happy readers.