
Muya berlari-lari di pinggir pantai tanpa mengenakan alas kakinya. Kai hanya mengikuti dari belakang. Kai tersenyum tipis melihat tingkah adik iparnya. Kai sudah jatuh cinta pada adik iparnya. Hanya butuh beberapa hari untuk Kai jatuh cinta pada Muya. Bagaimana tidak jatuh cinta. Setiap hari Setiap malam Muya dan Kai saling melengkapi. Mereka bercinta dan saling memadu kasih.
Muya telah membuatnya menjadi laki laki yang sempurna. Karena Muya adalah wanita pertama yang berhasil merenggut perjaka nya Kai. Kai tidak pernah main wanita karena Kai selalu sibuk bekerja. Dan kini setiap malam Muya telah berhasil membuat Kai meraung merasakan kepuasan sebagai laki-laki.
Pelukan dan ciuman Muya membuat Kai jatuh cinta. Muya bahkan berhasil membuat Kai ketagihan bercinta denganya. Seperti halnya sekarang. Kai tidak henti menatap Muya dengan baju pantai yang super seksi. Kalo rasanya ingin segera menggendong Muya dan membuat Muya mendesah dibawahnya.
Muya akhirnya masuk ke dalam air. Tubuh Muya sudah basah kuyup membuatnya semakin terlihat seksi dan montok. Bagaimana kau tidak terpikat. Muya memiliki bentuk tubuh yang sangat ideal bagaikan gitar spanyol. Perut langsing dada montok dan pinggul seksi. Kai terus menelan ludah dan menghampiri Muya dengan tatapan lapar .
Kai memeluk tubuh Muya yang basah. Lalu mengecup kening dan lalu beralih ke bibir. Kai mengecup bibir Muya dengan sangat lembut. Muya membalas ciuman Kai dengan rasa yang menggebu. Kai membawa Muya ke tempat yang ombaknya lebih besar. kini kedalaman air mencapai dada Muya. Kai sudah tidak kuat. Kai meremas dada Muya yang montok dan sambil melumat bibir Muya yang ranum.
Muya merasakan sebuah aura yang menggebu. Kai menatap Muya dengan tatapan penuh kabut. Kai sudah tidak bisa lagi menahan diri untuk menyatu dengan Muya. Tangan kaki menelusup ke dalam rok Muya dan menurunkan kain satin yang menutupi bagian intim Muya. Kai memeluk erat tubuh mungil itu dan menyatukan tubuh mereka dalam kenikmatan dunia.
Mereka melakukan itu di dalam air. Dengan ombak pantai sebagai saksi. Malam itu orang sudah mulai sepi. Dan suasana sangat gelap. Suara desahan Muya membuat Kai semakin bertambah menggebu. Mereka sudah bersatu namun sedikit susah untuk Kai bergerak karena mereka berdiri tanpa tumpuan. Kai lalu menggendong Muya ke pesisir pantai. Menidurkan Muya perlahan dan disana kai kembali membuat Muya menjerit tanpa ampun.
Butuh waktu 20menit untuk Kai menuntaskan semuanya. Sampai ia terkulai lemas tak berdaya. Deru nafas yang menggebu menemani malam yang indah dan penuh gairah. ada perasaan senang dan kepuasan di wajah Kai. Begitupula dengan Muya. Betapa kai bisa membuatnya menjerit di bawah sinar rembulan. Di temani bintang malam yang berkedip memberi lampu romantis kedua insan yang sedang dimabuk asmara.
Tubuh mereka basah dan Muya segera membenarkan pakaianya. Suasana benar-benar gelap. Membuat mereka bahkan tak bisa terlihat.
"Dingin sayang."
Ucap Muya pelan.
Kai terkejut ,dan segera bangun. Lalu menggendong Muya untuk segera pulang ke hotel. Sesampainya di kamar hotel Kai mengajak Muya untuk berendam air hangat, dan mereka berendam di bathub , setelah. Itu tentu saja mereka melanjutkan untuk membuat bayi kembali. Dasar kai tidak ada habis habisnya memakan Muya dan membuat Muya menangis bahagia. Setelah puas dan merasa lemas akhirnya mereka bangun dan segera mengenakan baju lalu tidur berpelukan di dalam selimut yang tebal.
Malam itu pantai adalah saksi bisu betapa mereka saling membutuhkan saling berbagi dan saling merasa puas. mereka adalah sepasang suami istri di mata Muya. Tetapi kenyataanya yang di peluk dan yang menjamahnya adalah kakak iparnya. Entah apa yang akan terjadi ketika Muya sadar dan tau bahwa yang selama ini dia peluk bukanlah suaminya. Itu bahkan tidak terbayangkan.
Bersambung
Catatan author
maap ya adult Romance.