Mita Lestari

Mita Lestari
09



Mita dan elin pun pulang kerumah masing-masing


"elin aku pulang duluan ya soalnya lelah banget nih habis Diapain didalam tadi sama kakanya,gila ribet juga ya klo harus perawatan kaya gini"


"tapi lama lama enak kok buktinya badan ku jadi rileks tau kamu harus sering kaya gini tau"


"ya iya serah kamu,pergi dulu bay"


"iya hati hati,tunggu nanti kamu harus latihan dirumah cara jalan yang benar"


"apa yang salah dengan jalanku"kata Mita


"ya iyalah salah masa kamu nanti jalan kaya cowo gitu sih saat tampil,coba kamu nonton cara jalan mis Indonesia pasti kamu tau maksud ku atau cara jalan model gitu"


"iya nanti aku coba"


"harus ya"penuh penekanan


iya deh" Mita pergi meninggalkan elin dengan kecepatan sedang sampai dirumah


"ada angin apa nih anak kesayangan mama tampilannya beda banget hari ini"sari


"kan mama dah tau Mita ikut kuntis ke cantikan tahu ini"


"mama senang deh liat kamu udah mulai berubah kaya gini,mama jadi keinget waktu kamu masih kecil dulu"


"udah ah mama, oh ya kata elin aku haru belajar berjalan seperti model atau mis Indonesia gitulah ma Mita mana bisa"


"tenang mama bantu"


"benar nih mama mau ngajarin mita"


"tentunya dong apa yang enga bisa mama bantu buat anak mama ini,malam ini langsung mama ajarin deh"dengan Punuh semangat


"iya deh oke mama,ya udah Mita masuk kamar ya mau bersihin badan Mita dulu lelah banget mama"


"iya sayang"


"assalamualaikum"


"wa'alaikumsalama papa udah pulang"


"iya mama urusan kantor udah enga ada lagi,dan papa ada kabar ma"


"kabar apa papa?"


" Dau Minggu lagi kita akan bertemu keluarga Aditya mereka ngajak kita makan diluar"


"woahhh pas banget pa Mita juga ikut kuntis ratu kecantikan di sekolahnya yang akan diadakan dua Minggu lagi"


"what kok papa enga tau sih mama?"


"Baru sore tadi dia kasih tau pa,waktu pulang sekolah di telpon mama minta izin sama temannya ke salon untuk perawatan,padahal mama udah sering ajak dia ikut perawatan tapi Mita enga mau'


"kok bisa anak kesayangan papa ikut kuntis itu ma!"


"itu temannya yang daftarin nama Mita disekolah jadi Mita enga bisa nolak lagi pa"


"bagus juga ma,nanti papa kasih hadiah buat temannya Mita dia sudah buat anak kita bisa berubah ma"


"tentu dong pa,mama enga bisa berkata lagi papa tau salain wel,elin juga berpengaruh buat anak kita pa"


"iya sayang papa ingat kejadian saat Wel pergi berpengaruh dalam hidup anak kita apa lagi saat kepergiaan Wel enga pernah berkunjung untuk menemuinya,tapi ma sekarang mereka akan bertemu lagi moga aja ini keputusan terbaik"


"ya papa"


"sekarang mita nya ada dimana"


"dikamar pa,sekarang papa ganti baju dulu"


"ya sayang"


tuk tuk tuk ketukan pintu dari luar


"siapa" kata Mita


"ini papa sayang papa boleh masuk, apa papa ganggu anak papa tersayang enga nih"


"enga pa masuk papa, Mita kangen sama papa sekarang papa enga ada waktu buat Mita lagi biasanya sering cerita cerita saat Mita berduaan dikamar mita"


"maaf papa ya sayang enga biasa lagi sering sering kekamar mu untuk kaya biasanya bercerita buat mita soalnya Mita tau pekerjaan papa banyak dan pulang juga malam"


"ya pa Mita ngerti,oh ya Ruben papa jam segini sudah ada dirumah"


"sore tadi udah pulang kok"


"kenapa baru sekarang kekamarnya Mita,apa papa enga sayang dan kangen gitu sama anaknya"


"papa kesini untuk ngajak kamu makan sayang,ayu kita makan dulu mama udah nunggu lo"


"iya pa"


setelah makan papa dan mamanya menyampaikan dua Minggu lagi pertemuan dua kelurga akan diadakan untuk membicarakan kelangsungan hubungan anak mereka


"sayang mama dan papa mau ngasih tau dua Minggu lagi kita akan makan diluar bersama keluar om Aditya apa kamu udah siap mau bertemu wel calon tunangan mu nak kata sari pada anaknya Mita


"ya sayang om Aditya mengubungi papa pagi tadi untuk segera bertemu kamu katanya"


"benarkah papa,tapi kok barengan sama kuntis ratu kecantikan disekolah sih"


"emang acaranya dilakukan hari apa"


"Sabtu dan Minggu pa"


"selesainya jam berapa"


"eem mungkin sekitar pukul 05 sore pa"


"enga usah khawatir kita diajak keluarga om Aditya waktu makan malam sayang"


"gitu ya pa"


"kamu enga keberatan kan sayang"


"engalah pa malah mita senang banyak yang mau Mita tanya sama Wel pa, kenapa dia tidak tepati janjinya katanya saat liburan dia akan berkunjung tapi apa dua tahun enga ada kabar setelah itu papa ngajak pindah kesini"


"iya sayang, tapi kata om Aditya Mereke kerumah lama kita dulu, tapi kita udah pindah sayang,Wel waktu itu merasa bersalah enga bisa bertamu kamu,saat dia ingin menemui Mita kita sudah pindah"


"sekitar seminggu lalu sayang papa bertemu pas papa mengurus perusahan diluar kota"


"em jadi waktu bertemu papa om Aditya bicara sama papa untuk mau menjodohkan mita dengan Wel"


"iya sayang"


"mama minta resep buat makanan dong"


"buat apa sayang"


"buat untuk disekolah ma soalnya setiap kelas buat makanan yang mereka diperjualkan dan akan dihitung ma yang enak dan laku terjual dapat nilai dan piala gitu ma"


"jadi gitu,ya udah nanti mama ajarin kamu memasaknya"


"makasih mama,papa mita kekamar dulu"


"ya sayang"kata Jordan dan dan sari


"pa ayu kekamar"


"ngapain"


"kok balik nanya sih,apa papa mau tinggal disini"


"dikira apa"salah paham


"emang papa mikir apa tadi memperhatikan wajah Jordan"


"enga ada kok"malu banget


"bi tolong bersihin ya mejanya


"baik nyonya"kata bibi


"pa ayu bangun"


"iya mama" mengikuti belakang sari


setelah masuk kamar Jordan memuluk sari dari belakang membuat sari kaget


"papa ngapain sih"


"kangen kamu sayang emang mama enga kangen"


"tunggu papa mama mau bicara dulu berbalik memandang wajah Jordan"


"tunggu apa lagi sayang"


"malam ini kamu tidur sendiri ya"


"mama mau kemana"sedih dengan wajah angambak seperti bayi


"papa sayang jangan angambak ya,mama mau melatih anak kesayangan kita dulu jadi mama malam ini mama tidur sama Mita boleh ya"


"jadi ini kenapa mama ngajak buru buru kekamar"


"iya apa lagi"


"ya sudah,mama temenin Mita sana


"mama kekamar Mita dulu selamat malam sayang"


"Emma ya"kecewa


sari keluar dan menutup pintu kamarnya


"kenapa diwaktu yang tidak tepat sih ah sial"


Jordan mempesalahkan dirinya sendiri


disekolah


"hi Mita" panggil elin


"elin"kata mita


"kamu kenapa tembin hari ini baru datang"


"kamu kenapa juga"


"biasalah,kan aku selalu jam segini baru sampainya, kamu yang kenapa muka kaya gitu seperti baru angkat berat saja"


"emang hari badanku sakit semua tau"


"kamu habis ngapain coba"


"kamu tau ini semua gara gara kamu tau karena menuruti kata kamu kemarin,mama malam tadi ngajarin aku jalan seperti kamu bilang dan apa yang terjadi inilah hasilnya"


"ya ampun kasian banget,tapi itu ada baik Mita"


"baik dari mananya sakit nih"


"ya udah kita beli sesuatu untuk mehilang kan rasa pegalnya"


elin membelikan minyak kayu putih untuk dioleskan ke badan mita


"nih pakai minyak kayu putih ya agar pegalnya hilang"


"makasih ya"


"sama sama"


Mita pun mengulis kan kesemua yang terasa pegal termasuk pinggangnya,beberapa menit pun berlalu Mita merasa badannya mulai enakan


"memang ya minyak kayu putih mantap banget deh"kata Mita


"ya iya syukur deh ayu kita ke kelas"ajak elin


mereka pun keluar dari ruang UKS


dari jauh seseorang sedang memperhatikan Mita dan elin yang baru saja keluar dari UKS


"apa lestari sakit"katanya