Mita Lestari

Mita Lestari
06



menuju jalan pulang Mita kesal bangat sama namanya Reza itu


"bilang aja mau ngatain ku enga pantas bersanding sama ka Irvan,aku nolongin ka Irvan karena aku suka dan aku enga mau liat dia kesusahan itu aja enga lebih"


assalamualaikum mita pulang mama


wa'alaikumsalam salam sayang


"kok mukanya kenapa?"


"enga kenapa-kenapa mama,ya udah Mita kekamar ma"


"ada apa dengan anak ini enga biasanya muka kusut gitu"


"bete banget akkhh aku tau aku enga cantik,tapi enga perlu segitunya juga liat jelas banget dari cowok yang bernama Reza itu liat penampilanku" sambil melimparkan tasnya diatas kasurnya


"lebih baik aku mandi dulu deh"


selesai mandi


memakai baju rumah celana dibawah lutut dan baju lengan setengah panjang


"sayang"


"ya mama"masih muka bete


"mama boleh masuk"


"iya mama"


"kenapa sayang kok mukanya kusut gini sih biasanya ceria"


"diam"


"klo kamu mau cerita mama dengerin,mukim aja mama bisa bantu"


"ma emang wajahku jelek ya"


"siapa yang bilang wajah anak mama jelek pasti yang bilang kamu jelek itu matanya rusak sayang"


"eih mama,aku Sirius nih"


"anak mama cantik gini dibilang jelek"


"udah mama"


"sayang kamu jangan minder kamu itu cantik mungkin yang bilang kamu jelek dia iri sama kamu"


"eem mama apa cara berpakaiyanku salah"


"eemmm"terdiam


"jadi benar ya ma"


"kamu pakai apa pun cantik sayang,tapi tumbenan nih mempersalahkan penampilan biasanya mama suruh jangan pakai itu enga didengar toh"


"eh mama"


"jangan jangan anak mama punya cowo ya"


"ya enga lah kan mama tau sendiri Mita enga mau punya namanya pacar itu"


"iya mama tau,oh ya besok papa pulang"


"beneran mama papa pulang"


"iya sayang makanya mukan nya kusut terus,sekarang makan dulu"


"oke mama"


Mita dan mamanya pun menuju ruangan makan untuk makan malam


"oh ya sayang klo kamu mau lebih cantik nanti mama temenin ke salon kecantikan"


"enga usah ma"


"kok enga mau"


"males aja,ya udah mama Mita duluan ya soalnya banyak tugas yang belum diselesaikan"


"anak ini ya sudah"


"papah sudah pulang"berlari


assalamualaikum mama,papah mita pulang,Mita melihat kedua orang tuanya duduk diruangan tamu


"wa'alaikumsalam,sayang "


"Mita kangen papa tau" sambil memuluk papahnya


"papah tau tapi jangan lari lari seperti itu lagi nanti"


"ya papah,oh ya mama sama papa lagi membecarakan apa dari aku lihat mama sama papa bahagia banget" memperhatikan wajah kedua orang tuanya


"adalah nanti papah kasih tau, sekarang cepat sana mandi dan ganti bajunya dulu"


"Mita maunya dengar sekarang"


"bau sayang" mengendus gendis kesayangan


"ya iya deh tapi janji ya"


"iya sayang"


"papah serius,bagaimana Mita enga mau"


"papah yakin,tapi ini hanya membuat mereka dekat dulu klo mereka berdua enga cocok papah enga paksa, keputusan anak kesayangan papah itu lebih penting"


"bagus deh aku enga mau Mita tersakiti dengan keputusan papah"


"iya mamah,enga mungkinlah papah membiarkannya anak ke sayang papah seperti itu nanti saat urusan pekerjaan diluar kota mereka akan datang bertamu kerumah kita"


"baiklah mama nurut aja"


saat makan malam


diruangan makan 1 keluarga Mita sedang menyantap makan yang ada dimakannya saat sudah selesai papah mita angkat suara


"sayang papah mau cerita sesuatu"


"apa masalah sore tadi yang papah janji akan cerita"


"iya sayang,apa kamu masih ingat dengan anak yang bernama Wel saat kamu kecil kalian teman masa kecilkan"


"ya papah mita masih ingat Mita kangen sama Wel sudah berapa tahu enga ketemu"


"bagus deh kamu masih ingat jadi papah enga perlu panjang lebar untuk menceritakannya"


"emangnya kenapa papah"


"begini sayang papah bertemu om Aditya nah saat papah berbincang papahnya Wel mau kamu bertunangan sama anak wel saat kamu lulus nanti"


Mita terdiam mendengarkan penjelasan papahnya,apa pendengarannya salah dia dan Wel akan bertunangan saat aku lulus nanti


"papah enga bercanda kan aku kan masih kelas 1 SMA"


"maka dari itu kalian saling mengenal dulu nanti klo kamu enga ada perasaan saat kamu lulus nanti kamu bisa putusin apa kamu masih mau bertunangan sama Wel apa enga"


"klo itu mau papah mita ikutin aja"


"syukur deh kamu enga nolak sayang"


"oh sayang dalam waktu dekat mereka akan kerumah kita jadi kamu harus siap siap ya"


"ya papah,klo gitu duluan ya Mita mau baca buku dulu"


"iya sayang"mamah dan papahnya mita


"udah dengarkan mamah apa kata anak oesayangan kita dia setuju"


"iya deh,tapi mama takutnya saat melihat penampilan anak kita nanti Wel akan"


"mama enga usah kepikiran,mamah tau Wel enga pernah pacaran dan enga pernah bawa cewe kerumah dia cowo baik untuk anak kita,nah maka dari itu papah mau menerima perjodohan anaknya wel sama Mita teman masa kecilnya jadi papah setuju kamu tau anak kita gimana mungkin aja setelah mereka bertemu ada perubahan baik untuk anak kita"


"semoga aja papah"


Mita masuk kamarnya dan merebahkan tubuhnya dan mengingat perkataan papah dimeja makan


"what aku enga salah dengar dan enga mimpikan"bangun lalu duduk


selama berapa tahu enga ketemu aku akan kembali bertemu teman kecilku lagi dan akan jadi tunangan juga mimpi apa semalam ,tunggu apa masih sama teman kecilku yang dulu dengan sekarang pasti dia berbeda banget,tapi aku juga kangen apa lagi saat waktu itu.