Mita Lestari

Mita Lestari
01



dilapangan sekolah mita lestari berdiri dan seorang cowo berbaju seragam sekolah sedang melangkah berjalan menuju Mita lestari dengan bunga ditangannya saat mata Mita melihat kearah cowo itu dan berkata


woahhh mimpi apa aku melihat cowo seganteng itu batin Mita lestari


cowo itu pas didepan lestari dan memberikan bunganya pada Mita lestari namun apa yang terjadi


bunyi alaram membuatku terbangun dan mebuatku kesal setengah mati kenapa?


"siap sih stel alaram bodoh amat"setengah sadar


"ah tunggu berarti itu aku dong akhhh"sadar sepenuhnya


"sayang sudah bangun"mama Mita


"ya ma sudah, nih siap siap"


"cepat mama tunggu dimeja makan"


10 menit berlalu Mita lestari keluar lalu dudu


dimeja makan sudah tersaji rote dan susu


"pagi , mama"papa


"pagi sayang" papa dan mama Mita


"sayang hari ini pertama kamu belajarkan" papa Mita


"ya papa"


"gimana udah punya teman belum"mama mita


"tenang ma Mita pasti banyak punya teman kok"


"mama tau tapi' terhenti


"udah yah papa,mama Mita berangkat dulu" mencium tangan kedua orang tuannya


"perlu papa antar sayang"


"enga usah pa Mita pakai motor"


"ya udah hati-hati sayang"


"papa kenapa anak kita enga berubah sih"


"maksud mama?"


"itu Lo cara jalan dan berpakaiannya"


"udah ma nanti Mita sadar sendiri doa in ja"


"maksudnya"


"mama pura-pura lupa"


"apa sih papa ini"


"waktu dulu gimana"


"kok ungkit masa lalu"


"ma wajar dia masih masa-masa"


"ya udah deh" malu


"ma papa berangkat dulu"


"hati-hati pa" mencium tangan papa mita


sesampai difarkiran sekolah


Mita lestari memarkirkan motornya lalu mau menuju kelas namun pandangannya terhenti melihat didepannya yang tidak jau, cowok itu yang ada dalam mimpinya


buset ganteng bangat tidak dimimpi didalam kenyataan sempurna seperti pahatan yang tak ada celah batin Mita


"eh ya ada apa"


"dari tadi dipanggi malah bengong"


"ya maf deh"


Elina putri ada teman Mita mereka baru jadi teman saat menjadi siswi baru


"woah ketauan ya naksir Kaka Irvan"


"apa sih engalah"


"tapi menurutku kamu jangam engahayal deh mita buat jadian sama Kaka irvan"


"emangnya kenapa"


"karena kamu bukan tipenya"


"maksudnya coba kamu lihat"sambil mengerakan tangan mengarah penampilan Mita sekarang"


Mita hanya medengarkan penjelasan temannya Elina


"dan satu lagi kamu Taukan Kaka saraswati yang biasa dipanggi kak sara"


"tau kok"


"kak sara sudah lama naksir kak Irvan jadi kamu akan bersaing sama kak sara"


"enga perduli" Mita berjalan meninggalkan elin


"Mita tungguin aku belum selesai"


tak menghiraukan pangilan elin dan terus jalan dan Mita saling meliwati kak Irvan dan kak Hendra dan Elina dibelakan Mita hanya tersenyum melihat dua cowo itu meliwatinya pandangannya selalu mengarah ke Kaka Hendra ada yang salah


"apa yang terjadi jantungku kapan bermasalah"


"eh tunggu,ini punya kamu"


"bukan"tersadar duluaan ka


"eemmmm" terus polpen siapa?


"Hendra ayu"


"iya ya"


"kenapa sih"


"nih aku nemu polpen"


"punya siapa"


"enga tau tadi aku sudah tanya sama cewe yang lewat katanya bukan punya dia"


"sini coba aku liat,eemmmm seperti pernah liat"


"kamu tau orangnya"


"enga tau,tapi ada bintang dipolpennya seperti bikin sendri"


"coba aku liat,iya benar"


" simpan dulu klo pemiliknya nyari "


"ya udah kamu simpan deh"


"kok aku kan kamu yang nemu"


"udah yu keruangan ibu Wiwin nanti diomelin"


"tapi ini"dimasukan dikantung baju