Me And Mr Glasses

Me And Mr Glasses
Eps.08 Me and Mr Glasses



Sesampainya mereka di pulau itu...


Mereka menikmati pemandangan dan hembusan angin di pulau itu.


Menghabiskan waktu dengan bernyanyi dan makan bersama,tak lamapun ada beberapa orang yang menjadi pengunjung di pulau itu,dan di antara nya ada yang mengenal ara,


"Hai zei , kamu sama siapa disini?"


"oh hei Haikal,wah tak pernah terpikirkan olehku kita bisa bertemu disini,,sejak kapan kamu dinegara ini?"


"Kebiasaan ni,orang tanya malah balik tanya"


"ehm,aku sama Rekan kerjaku"


"wait,,,Rekan kerja?bukannya kamu tidak pernah pergi dengan rekan kerjamu, yang sudah kerja sama dengan perusahaan mu"


"hutss,,jangan keras-keras suaranya"


arapun menceritakan semua yang telah terjadi dengannya dimana setelah kematian kakek dan nenek nya, ara selalu diikuti oleh musuh-musuh dari perusahaan keluarga nya yang berusaha mengambil alih perusahaan itu.


setelah mendengar cerita ara,haikal nampak marah dengannya karna selama ini haikallah sahabat yang selalu ada disisi Zaiera tetapi ara tidak pernah memberitahunya apa yang sudah ara alami selama satu tahun terakhir,namun ia juga merasa bersalah karena tak pernah menanyakan kabar ara selama 1 tahun terakhir.


"zai, gimana kalau kamu ikut aku saja,kamu akan aman!"


"gak perlu kal,aman kok,tenang aja"


ara yang tersenyum kepada Haikal memberi tahu bahwa ia memang dalam keadaan baik.


"Ara,,, kamu ngapain disana?"(Tanya risky yang melihat ara berbicara dengan seorang pria yang terlihat dari belakang)


Haikal pun melihat ke arah suara risky yang terdengar tidak asing bagi haikal.


"Yahh haikal,kamu ngapain disini?,sejak kapan kamu pulang dari luar negeri?"


"Kamu kenal risky kal?"(Tanya ara)


"Kamu ingat, sahabat ku yang selalu menemani ku di L.A selama kamu sudah kembali kesini yang selalu aku ceritakan waktu itu,yah itu orangnya"


Haikal selalu menceritakan tentang ara ke risky, kekaguman haikal terkait karya hasil design ara,yang dulu ara merupakan design interior di perusahaan ternama di L.A bahkan yang menjadi karya terakhir ara yakni penginapan bawah laut yang ada di pulau tempat mereka membuat acara ,


Sangat disayangkan, karena ara tidak bisa kembali berkerja sama dengan perusahaan itu dikarenakan ara harus mengurus perusahaan keluarga nya itu.


Selama di pulau itu mereka menceritakan bagaimana mereka bisa bertemu dan berteman,,


"Kalau begitu ,kamu bantu aku untuk menjaga ara selama ia di tempat kerja kalian ya ky" (Ujar haikal yang tak lagi mencemaskan Zaiera karna ia tau sahabat nya akan bersama orang yang tepat)


"Pasti,gak kamu gak perlu khawatir" (Jawab risky)


Merekapun kembali ke kelompok mereka masing-masing dan menikmati acara yang sudah di siapkan.


Hembusan angin yang begitu dingin membuat mereka semakin menikmati minuman yang telah mereka bawa.


ara yang nampak sudah minum terlalu banyak pun kehilangan kendalinya dan tertidur pulas.


Waktu sudah malam dan merekapun kembali ke kota dengan speedboat pak ari , sementara pak risky dan ara pulang dengan speed boat pribadi milik pak risky.


dimana ara sedang tertidur pulas dan pak risky tidak tega membangunkannya akhirnya pak risky menggendong ara menuju speed boat.


"hei risky, bagaimana kondisi Zei?"


"lihatlah dia tertidur pulas sekali"


"Memangnya kamu tau Zei tinggal dimana?"


risky yang menjawab pertanyaan haikal hanya menggeleng kan kepala


"Yasudah ,kamu pergi dulu ajak dia ke kota,aku akan hubungi tuan pras untuk bertanya dimana zei tinggal,nanti akan ku beritahu"


"ehm,baiklah"


Zaiera dan pak riskypun pergi menuju kota dengan speedboat ...