Me And Mr Glasses

Me And Mr Glasses
Eps.16 Me and Mr. Glasses



Para musuh masih terus bersaing bahkan mencari cara agar ara dan dua sahabatnya bisa dilenyapkan, tentunya ini tidak mungkin tanpa alasan lain agar anak dari musuh ayahnya tersebut bisa menjadi orang yang paling berpengaruh dinegara itu.


Zaiera yang sudah memiliki keberanian saat ini tidak lagi menjadi zaiera yang dulu, selalu bersembunyi dari para musuh ayah nya namun saat ini ara sudah berani mengenalkan dirinya ke semua orang bahkan sekarang identitas zaiera pun sudah tidak di sembunyikan lagi , tentunya ini berkat dorongan dari kedua sahabatnya yang selalu ada untuknya.


Dan karena identitas zaiera sudah bukan rahasia lagi, bahkan sekarang sahabat dari ayah dan kakek zaiera selalu mendukung dan menjaga zaiera, tentunya ini menjadi kendala terbesar yang selama ini ditakutkan oleh musuh ayahnya, dimana ketika zaiera sudah sangat berani dan mempublikasikan identitasnya zaiera semakin menjadi pusat perhatian banyak sahabat ayahnya dan bisa  lebih mudah bagi zaiera untuk melebarkan sayapnya dan benar-benar akan di perhatikan oleh banyak orang.


Berkat kesuksesannya zaiera memutuskan untuk mengambil alih kembali atas galeri seni yang dulu milik keluarganya , dimana galeri seni itu selalu menyimpan karya lukisan dari mendiang ibu nya ,yang mana selama ini masih di kelola oleh sahabat ayahnya , dan dengan senang hati galeri seni itu pun di kembalikan ke ara yang merupakan pewaris tunggal dari keluarganya.


Akhirnya zaiera kembali menjalankan kehidupannya yang sudah sedikit aman, walaupun zaiera tetap tidak bisa melakukan segala  kegiatannya dengan baik karena kondisi metal robot fingers miliknya masih dalam masa penelitian, sehingga masih ada beberapa efek samping yang belum bisa di ketahui penyebab nya dan bagaimana cara mengatasinya.


Beberapa hari sebelum peresmian pembukaan kembali galeri seni ....


(Terdengar suara bel apartemen milik ara)


" Ara,ini aku risky,,kamu ada di dalam?"(melalu video doorphone)


'Iya,,,aku sedang di lantai 2,kamu dengan haikal?"


"Tentu,aku selalu mengikuti kemana kamu dan risky pergi,tak akan aku biarkan kalian bersenang-senang tanpa aku"


jangan sampai tuan muda itu menyentuh bahkan pindahkan barangku yang terlihat berantakan oleh nya ya,,, masuklah"(jawab ara)


Risky hanya tersenyum dan merekapun masuk ke apartemen milik ara


"OH my god ,,,, araaaa berantakan sekali ini"(teriak haikal yang sangat membenci kebiasaan buruk ara yang selalu meletakkan barang sembarang tempat)


"Hei sudah, tuan putri sudah bilang jangan sentuh bahkan pindahkan barangnya,kamu tahu sendiri dia tidak suka barangnya di pindahkan,pasti dia akan merasa kehilangan barangnya itu,karena sudah tidak ada di tempat biasa dia menyimpannya"


"Sudah biarkan saja"( risky yang menutup mata haikal dan mengajaknya berjalan melewati beberapa barang ara)


Zaiera yang melihat haikal dan riski dari atas tangga hanya tersenyum karena ia sudah menebak reaksi si tuan muda haikal


"Maafkan aku ,wahai tuan muda yang sangat rapi,kali ini apartemen ku di penuhi beberapa barang yang belum tersusun rapi,aku sudah tidak sempat merapikannya" ( ara yang mencoba menggoda haikal yang terlihat kesal dengan keadaan yang begitu berantakan sambil mengatupkan kedua tangannya dihadapan haikal )


"Wahai tuan putri,kenapa tidak meminta aku untuk merapikannya,atau cobalah menerima pelayan di apartemen ini" (jawab haikal seraya memegang kedua pipi ara)