Me And Mr Glasses

Me And Mr Glasses
Eps.06 Me and Mr Glasses



Ara yang terlihat tengah melamun dimeja kerjanya ...


"Araa..."(Panggil bu andini)


"ehm iya bu"(jawab ara)


"Coba kamu hubungi kencana untuk jalan ke pulau itu di undur sampai jam 3/4 sore"


"Okay"(Jawab ara yang segera menelepon kencana)


Sisi lain kencana yang tengah berada di rumah dikarenakan masa pandemi dan jumlah karyawan yang masukpun di bagi menjadi 2 shift


"Ohhh bosannya aku dirumah,,, coba saja aku yang mendapatkan shift siang , aku bisa tidur siang kalau mau tidur di jam segini aku akan terlambat pergi ke pulau"(Ujar Kencana yang bosan dirumah)


"ehm,,, sebaiknya aku maskeran aja sebelum pergi"(kencana yang mempunyai ide sebelum pergi)


Suara musik Twice - What is love terdengar dari ponsel kencana (Begitu suara dering panggilan masuk di ponsel kencana)


"Iya,,hallo ara?"


"Eonnie,,, ara ada kabar terbaru...Kita jalannya di undur, berangkat nya di jam 3/4.


"emm kirain ap ta ra,,, heeheeee ada-ada aja kmuni"


"hehehe"


"eh kenapa ni suara kakak gitu,,sakit ta?"


"Gak ra,,kakak lagi maskeran jadi susah ngomongnya"


"uhhh nikmat sekali,,,yasudah dilanjut ya ,,sampai ketemu nanti"


" ehm iyaa sayang"


Berhubung berangkat diundur sampai jam 3 baiknya aku rebahan dulu (dalam hati kencana berencana)


dan akhirnya kencana rebahan seraya menggunakan masker dan tertidur pulas


Sisi lain


Pak risky yang tengah melihat tempat tinggal nya dimana apartemen itu ialah milik pak risky yang merupakan salah satu saham yang pak risky miliki dan tidak ada satu orangpun yang tau selain satu teman laki-laki nya sewaktu sekolah yang sedari kecil sudah bersamanya


"Ohy rika saya boleh lihat kamar wanita yang memiliki kasur khusus dikarenakan ia memiliki tangan robotnya?"(Tanya pak risky kepada sekretarisnya di apartemen)


"Maaf pak,terkait itu kita tidak ada akses untuk masuk ke kamarnya,karna sesuai dengan perjanjian awal,tidak ada satupun yang masuk tanpa seizinnya dan tak ada akses untuk orang yang tidak ia kenal,bahkan untuk staf engineering kitapun yang mau memperbaiki aliran listrik dikamar itu, tidak boleh masuk tanpa seizinnya"


"wah,,, sebegitu private ny kamar itu"


"iyaa,,sama halnya dengan kamar bapak yang sedang kita persiapkan,dimana lift menuju kamar bapak memiliki lift pribadi begitu pun kamar wanita itu"


"Em baiklah ,,,buat dia senyaman yang dia perlukan,,,Ohy rika,saya mau kamar saya siap persiang ini ya"


"Ohy satu lagi,sore ini saya pergi dan akan pulang malam, tolong kemasi barang saya yang masih ada di kamar hotel dan siapkan di kamar baru saya ya"


"Baik pak,akan saya informasikan ke bapak apabila kamar sudah selesai di rapikan"


tak lamapun pak risky kembali menuju kantor dengan rompi hitam yang sama dengan ara...


...


"Ibu,ara izin pulang ya sebentar, untuk ganti pakaian dan ambil mobil" (Tanya ara kepada bu andini)


"iya boleh ara,hati-hati ya dijalan"


"ehm iyaa bu"


ara yang sedang berjalan menuju tempat parkir kantor,,,tak sengaja team engineering yang tengah membawa perkakas dan tak sengaja tas besinya mengenai pergelangan tangan kiri ara,


Suara besi yang terbenturpun terdengar jelas dan pak risky yang sedang berada di ruang parkir pun mendengar suara benturan itu dengan jelas dan langsung menghampiri ara


"Maaf bu,saya tidak hati-hati sampai mengenai pergelangan tangan ibu"(team engineering yang meminta maaf ke ara)


"Iya pak tidak apa ,,saya baik-baik saja" (jawab ara seraya tersenyum)


"Apa yang baik-baik saja ,,saya dari jauh saja dengar suaranya ara"(teriak pal risky yang kesal dengan ara,dan mau membawa ara pergi untuk memeriksa)


"ara baik-baik aja pak"(seraya memegang tangannya karna takut pak risky melihat tangan robotnya)


"Mana saya lihat"


"jangan pak ara memang tidak apa-apa" (berusaha menyembunyikan tangannya dan meninggalkan pak risky dan team engineering itu)


"Ara ,kamu mau kemana?"


"Saya mau pulang pak,ambil mobil dan ganti pakaian"


"untuk apa kamu harus bawa mobil?"


"karna kendaraan nya kurang pak,jadi bu andini minta ara pakai mobil"


"sudah tidak perlu pakai mobilmu,hari ini aku pakai mobil,,biar aku antar untuk ganti pakaian dan meninggalkan motormu"


"Gak perlu pak nanti ara kesini naik bus aja"


"Gak bisa,,saya harus antar kamu pulang"


"Ehmm ...atau gini aja pak,nanti kalau ara sudah selesai ganti pakaian ara telepon bapak untuk jemput,ara risih kalau harus di tunggu dirumah pak"


"Baiklah,jangan lupa untuk telpon saya,jangan coba-coba untuk naik bus ya ara!"


"Iya pak siap" (Ara yang terlihat bergegas meninggalkan pak risky)