Me And Mr Glasses

Me And Mr Glasses
Eps. 17 Me and Mr. Glasses



"Aku yakin kamu dan risky sangat paham kondisi ku saat ini, aku tidak mau semua orang mengetahui metal robot fingers ku ini,karena akan semakin mudah bagi mereka yang tak menyukai aku untuk menjatuhkan aku dan nama besar keluargaku"


"Okay-okay ,, kita sudahi pembicaraan ini lebih baik kita minum dulu ya" (jawab haikal)


"Ini minumlah aku sudah ambilkan air untuk kalian"(jawab risky yang membawakan air untuk mereka)


Arapun mengambil satu gelas yang berisi air dan meminumnya,namun belum sempat ara meminumnya risky langsung mengambil gelas ditangan ara.


"Ehm,,tuan putri anda mau curang lagi"(teriak haikal seraya melotot kearah zaiera dan mengarahkan tangan dari matanya ke mata ara)


"Ini soda ara,ingat kamu masih belum bisa meminum soda"


"Ehmmmm tolonglah wahai tuan muda haikal dan risky,sedikti saja kan tidak apa-apa"(upaya ara yang merayu haikal dan risky)


"GAK" (Jawab haikal dan risky dengan tegas secara bersamaan)


Zaiera hanya menatap risky dan haikal sambil merencanakan akan meminum soda itu dengan cepat , namun pemikiran ara sudah terbaca oleh haikal dan risky dengan sigap haikal mengambil kembali soda yang sudah ara pegang dan risky mengambil soda yang ada dimeja.


" OOw ,, tidak semuda itu tuan putri"(haikal yang menggoda ara karena kalah cepat darinya)


ara hanya diam dan memasang wajahnya yang terlihat ngambek,karena tidak boleh meminum soda,namun ara melihat adanya satu soda di meja kecil yang tidak di amankan oleh haikal dan risky,akhirnya ara berjalan ke arah air soda itu dengan wajahnya yang masih ngambek dan tidak di curigai oleh haikal dan risky yang mulai lengah.


"Terimakasih tuan-tuanku" ( teriak ara dan meminum soda)


Risky dan haikal terlihat terkejut  langsung menatap ara dan saat mereka ingin mendekati ara,tiba-tiba listrik di apartemen ara pun mati.


"Kan araaaaaaaa"(teriak haikal yang kesal)


"Maaf..." (jawab ara)


Hal ini sering terjadi apabila ara tidak bisa mengendalikan dirinya dan melakukan hal yang tidak diperbolehkan oleh Dr.Ricart , Maka tangannya akan melepas listrik yang mana listrik itu dapat mematikan listrik di satu apartemen atau bahkan satu lantai/cafe yang menjadi tempatnya saat itu,karena efek ini juga ara tidak bisa berpergian sendirian dan selalu diikuti oleh risky yang begitu memperhatikan ara dari hal sekecil apapun.


Taklama kemudian listrikpun menyala ....


"Haikal...." (Ara yang mencoba merayu karena dia tahu bahwa haikal begitu kesal dengannya karena tidak mendengarkan haikal)


"Sudah menjauhlah dariku,tidak perlu lagi dengar perkataanku"


ara hanya memasang wajah bersalah dan tetap berada didekat haikal dan meminta maaf kepada haikal.


"Maafkan aku,aku tau kamu begitu karena kamu perduli dengan ku dan menyayangiku"


Haikal akhirnya luluh dan memeluk zaiera yang sudah seperi adik perempuan baginya


"Jangan kamu lakukan lagi ya,Aku hanya mau kamu kembali sehat dan tidak perlu mengurangi aktivitasmu"


"Uhhhhh, kalian melupakan aku"(ujar risky)


"Kami sangat menyayangimu ra,kita sudah seperti keluarga,jadi tolong jaga dirimu jika kamu juga menyayangi aku dan haikal"


"Maafkan aku" (ujar ara yang sedang menangis)


Mereka saling menyayangi satu sama lain....