
Hari ini adalah harinya, hari dimana aleah bertemu dengan kiki untuk pertama kalinya setelah 6 tahun lamanya, walaupun mereka sering melakukan vc tapi entah mengapa rasanya aleah begitu gugup, seperti saat ini. Padahal aleah akan bertemu dengan kiki sekitar pukul 4 sorean dan ini baru jam 9 pagi, tapi rasa gugup aleah tidak bisa di bendung, beberapa kali ia membuat kekacauan entah itu saat dia di dapur, sedang melayani pelanggan, atau sekedar bersih bersih pun tak luput dari kecerobohannya
"Le, kenapa sih gak konsen dari tadi?" ucap raya menghampiri aleah yang sedang membereskan gelas yang pecah karena ulahnya
"kamu tau gak, dari tadi pelanggan pada komplen" imbuhnya
"entah. Kayanya aku gugup deh bentar lagi ketemu ama kiki"
"gak usah dipikirin nanti juga ketemu kok" raya mengetahui memang aleah gugup bertemu kiki dan itu pun dari kemarin raya melihat aleah uring uringan
"sebenarnya apasih yang kamu pikirin?"
"aku hanya berpikir, kalau kiki melihat aku yang sekarang kira kira apa tanggapan nya, mungkin ia akan berpikir aku jelek, pendek, gendut, aaarghh pasti dia nanti gak mau sama aku trus mutusan hubungan sepihak trus dia gak mau kenal sama aku lagi, gimana dong" jawab aleah prustasi
"itu yang kamu pikirin dari kemarin?"
Aleah hanya mengangguk dengan lemah
"kalau gitu batalin aja pertemuan kalian"
Sekita aleah menatap nanar raya, seolah olah tak rela jika pertemuan nya dengan kiki di batalkan
"lah kalau kamu malu, emang gak usah ketemu sekalian"
"tapi aku..."
"ya udah sih, temuin aja dulu
Lagian yah kamu itu kebiasaan, belum juga ketemu udah mikir yang aneh aneh, pandangan orang itu beda beda gak semua orang mandang fisik kalau mereka mau menjalin hubungan, kamu itu cantik, udah gak usah bandingin sama artis
Kalau kamu bingung, mendingan nanti sebelum ketemu sama kiki kamu dandan dulu ala ala princess"
"tck.. Gak mau aku dandan kaya gitu, lebih baik apa adanya aja deh, sekalian mau nanya sama kiki dia sebenernya cinta sama aku gak sih"
"nah.. Itu lebih bagus lagi
Udah sekarang fokus aja dulu sama kerjaan, jangan mengecewakan pelanggan lagi"
"huuuh... Ok Siip beres itu mah"
Meskipun keguguran aleah sedikit berkurang tapi itu tetap membuatnya tak nyaman dengan hati nya sendiri
***
Jam sudah menjukan pukul 2,dan aleah telah ijin untuk pulang terlebih dahulu, mungkin dia ingin tampil sebaik mungkin di hadapan kiki
Cukup memakan 1 jam untuk aleah bersiap siap, dan sekarang ia sedang menunggu kedatangan kiki di terminal
Mungkin dengan bermain game sedikit mengurangi rasa bosannya
Dari jauh tampak seorang pemuda tenang mencari sosok yang dia kenal, dia edarkan pandangan ke seluruh sosok yang berdiri tak jauh dari nya, terkadang dia mendengus kecil karena tak berhasil menemukan sosok itu hingga akhirnya ia berjalan ke salah satu kedai untuk beristirahat sebentar
Dia membeli satu minuman bersoda dan beberapa cemilan, lalu dia mencari salah satu bangku kosong yang bisa ia tempati
Terdapat bangku kosong namun di depannya ada seorang wanita yang mengenakan hoodie
Akhirnya ia duduk disana tanpa memperdulikan pendapat wanita yang di depannya
Kedua tengah sibuk dengan kegiatan masing masing
"Ya ampun..." aleah terkejut ketika ia melihat jam
Benar, saking terlarut dalam permainan hingga ia tak menyadari bahwa bus yang di tumpangi kiano telah sampai 15 menit yang lalu
Sementara pemuda yang di hadapan aleah tampak terganggu dengan suara ribut yang aleah buat, hingga akhirnya ia menyadari bahwa sosok yang ada di hadapannya adalah sosok yang ia cari
"hmm.. Kenapa buru buru mbak?" tanya kiano, yang ada di hadapan aleah sejak tadi adalah kiano
Kiano sendiri berusaha menahan tawa nya ketika ia menyadari tadi
"ia nih bang, saya kelupaan waktu mau jemput seseorang tadi, mungkin sekarang ia sedang mencari saya" jawab aleah yang tak menatap orang yang ada di hadapannya karena ia sedang sibuk mengirim pesan ke kiki
"ooh.."
Karena tak ada jawaban ketika ia mengirim ke kiki, akhirnya ia mencoba untuk menelpon kiki
Tut
Tut
Tut
"halo ki, kamu dimna?"
"haloo"
"aku disini"
Mungkin terdengar aneh karena suara yang ia dengar terasa sangat jelas, hingga aleah mendongakan kepala nya menatap orang yang tengah tersenyum manis di hadapan
"aku disini dari tadi"
"ya ampun..." aleah menutup mulut nya sendiri seakan ia terpacaya apa yang terjadi sekarang