MARRIAGE TRAP

MARRIAGE TRAP
Adik



Tatapannya tak pernah luput memperhatikan gadis yang ada di depannya yang agak takut atau ragu, mungkin


Semenjak gadis itu bekerja di toko cake nya dia telah menganggap gadis yang ada di depannya sekarang adalah adik ketiga nya yang paling ia sayang walaupun ia suka bersikap keras terhadapnya, tak menutup kemungkinan itu untuk melindunginya


Dia mempunyai 2 adik kandung yang ia juga sayang tapi mereka berbeda dengan gadis ini, mereka mandiri, mereka kuat, mereka tegar tak ada yang menunjukan rasa sedih mereka setelah kematian kedua orang tua mereka karena kecelakaan dan itu membuatnya merasa sepi karena keadaan tak seperti dulu lagi, dimana saat orang tua mereka masih ada kedua adiknya akan bersikap manja, dan selalu mencari perhatiannya


Ia merindukan momen itu, jauh di lubuk hatinya dia menginginkan kedua adiknya kembali seperti dulu tidak seperti sekarang tertawa bersama pun hampir tidak pernah apalagi adik nya yang kedua laki laki, anak laki laki itu selalu sibuk dengan dunia nya sendiri seolah di tak punya siapa pun tapi diam diam dia selalu mempehatiakan adiknya yang laki laki ini ia takut adiknya masuk ke jalur yang salah dan betapa terkejutnya dia alih alih anak laki laki itu tak mau kuliah ternyata dia bekerja keras untuk hidupnya sendiri


Entah apa tujuannya tapi untuk sekarang sebagai seorang kakak dia hanya bisa memantaunya dari jauh itu sudah cukup baginya ketimbang melihat adik laki laki satu satunya itu berubah menjadi orang lain


Berbeda dengan adiknya yang laki laki yang satu ini selalu ada di dalam pandangannya, untuk saat ini


Dulu adiknya yang ini pernah pergi jauh darinya hanya untuk menghilangkan kesedihannya, tapi dia tahu pasti adiknya yang satu ini kembali, berada dalam pantauan nya tak membuat adiknya yang satu ini kembali seperti dulu nyatanya dia masih sama dingin, ketus, tapi kehangatan di matanya selalu ada


Adiknya yang satunya ini memang bekerja untuknya sekarang tapi mereka tak pernah sedekat dulu dimana adiknya yang ini akan selalu mengadu kepadanya akan hal sekecil apapun pasti ia ceritakan tapi sekarang seolah olah ada dinding yang di bangun diantara mereka


Tak banyak yang ia ketahui tentang adiknya sekarang


Semenjak kedatangan gadis ini teman adik nya entah mengapa dia merasa kalau adiknya perlahan lahan mulai kembali seperti dulu walau hanya sebatas tersenyum dan tertawa walaupun itu bukan ketika bersama dirinya, tapi dia bahagia untuk itu


Dan kini tiba tiba aleah meminta resign padanya, bukannya dia tak mau melepasnya hanya saja dia sudah terlanjur sayang pada gadis ini, sifat aleah yang ceroboh membuatnya lebih memperhatikan gadis ini


"ceritakan pada kakak, kenapa kamu mau resign!"


Dengan nada dinginnya mita meminta aleah menjelaskan alasannya ingin berhenti, namun yang di tanya hanya diam membisu memainkan jari jari tangannya sambil menunduk tak berani menatap mita yang menatapnya tajam


" kak.. "


" aku.. Mau pulang"


Berubahnya raut wajah mita menandakan dia terkejut dengan jawaban aleah, tidak


Dia tidak ingin kehilangan kedua adiknya sekaligus, dia tak mau kehilangan siapapun lagi


"kamu.."


"apakah kamu sedikitpun tidak menganggapku sebagai kakakmu?"


Hening. Tak ada jawaban dari aleah, ia hanya menunduk tak berani menunjukan kesedihan ya ketika mita berbicara seperti itu


Tbc......