Mafia Boss & Manipulative Girl

Mafia Boss & Manipulative Girl
chapter 1




Di sebuah jalan yang sudah nampak sepi. Seorang wanita berjalan sendirian menyusuri jalan itu hanya dengan bantuan lampu-lampu jalan yg tampak remang-remang menerangi jalannya.


Kaki nya terhenti di depan sebuah gang yg lumayan gelap hanya bantuan sedikit cahaya dia bisa melihat ada seorang pria yg sedang menyiksa seorang wanita di dalam gang itu.


Dia hanya terdiam menyaksikan penyiksaan yang di lakukan pria itu terhadap wanita di depannya.


"K-ku M-mohon L-lepaskan aku..Aakhh"


Tampak wanita itu sangat kesakitan akibat luka-luka sayatan yg di buat oleh pria tersebut. Tapi sepertinya sang pria tak memperdulikan nya dan hanya tersenyum senang melihat hasil karya nya yg dia buat di tubuh wanita tersebut.


"Syuutt diam lah hm. Kau lihat? Betapa indahnya goresan-goresan di tangan mu ini sungguh indah sekali bukan"Ucap pria itu dengan tersenyum puas.


"Dasar iblis kau tidak punya hati kau pria bajingan brengs..Aaarrggh!"


Belum sempat wanita itu melanjutkan kalimatnya jari nya di patahkan oleh sang pria.


"Jangan berisik diam saja dan nikmati permainan ku sayang hm" belum puas sampai situ sang pria mengambil cutter dalam saku nya dan memotong jari-jari sang wanita tersebut.


Setelah selesai menyiksa dan meninggalkan luka-luka sayatan di tubuh wanita itu,sang pria itu pun langsung menikam wanita tepat di matanya lalu pindah menikam lehernya hingga berkali-kali mengakibatkan bajunya terkena banyak cipratan darah.


"Haaah Sunggguh pemandangan yang indah"ucap pria itu sambil melihat mayat wanita itu dengan senyum iblisnya.


Tak lama kemudian dia menyadari ada seorang wanita lagi yg menyaksikan tindakan keji nya itu. Mereka saling bertatapan tak lama setelah itu wanita itu berlari pergi dari tempat itu.


Sang pria yg melihat nya hanya menampilkan smirk nya,lalu pergi mengejar wanita tersebut meninggalkan mayat seorang wanita yang mati mengenaskan di dalam gang tersebut.


Sekarang terlihat seorang wanita yang tengah berlari dari tempat tersebut sangat takut kalau dirinya akan menjadi korban yang berikutnya dari kejahatan pria itu.


Saat dia terlalu fokus melihat kebelakang tiba-tiba dia menabrak seseorang di depannya. Tapi bukannya orang itu yang jatuh tapi dia yang jatuh terpental hingga terduduk di tanah.


Wanita itu mendongak dan betapa terkejutnya dia melihat pria yang tadi mengejarnya ada di depannya.


"Mau lari kemana hm"ucap sang pria sambil melipat tangannya di dada.Jangan lupakan senyum penuh maksud dan tatapan setajam elang mengarah ke wanita tersebut


Sang wanita cepat-cepat berdiri dan berencana lari lagi tapi tangannya di cengkram dengan sangat kuat oleh pria itu.


"lepaskan aku!..kau tenang saja tuan aku tak akan melaporkan pada siapapun apalagi pada polisi tentang kejadian tadi aku akan tutup mulut tapi ku mohon lepaskan aku" wanita itu terus berusaha melepas cengkraman pria itu dari tangannya,tapi nihil karna tenaga pria itu lebih besar darinya.


"Dan kau pikir aku akan percaya dengan kata-kata mu itu?" Ucap pria itu dengan suara yang terkesan dingin dan datar.


"Dengar tuan terserah kau mau percaya atau tidak tapi ku mohon lepaskan aku dan aku akan menganggap tak pernah melihat tentang kejadian ini ok" ucap sang wanita mencoba tidak menunjukkan ketakutan yang dia rasakan, ia tau kalau dia menunjukkan ketakutan yang dia rasakan maka dia akan mendapat masalah besar.


"Hm menarik" Batin pria itu dengan senyuman yang penuh makna itu dia lalu melepaskan cengkeramannya itu dan menatap datar wanita tersebut.


"Namamu?" Tanya pria itu kepada sang wanita


"Ha? Kau bertanya namaku?"


"Hn" jawab pria itu dingin dan tatapannya berubah menjadi tajam kepada wanita tersebut


"Nama lengkap mu?"


"Begini tuan kenapa kau ingin bertanya nama lengkap ku? Kau tidak berencana membunuhku seperti wanita tadi bukan?"Tanya Viona dengan hati-hati takut salah bicara sedikit saja nyawanya yg menjadi taruhan.


"Katakan saja jika kau tak ingin bernasib sama seperti wanita tadi" jawab datar pria itu.


Viona yang mendengar perkataan pria di depannya itu langsung berkeringat dingin dan mencoba mengendalikan lagi ketakutan nya, Viona mencoba bersikap setenang mungkin.


"Viona Alexander itu nama lengkap ku"Jawab jujur Viona Kepada pria itu


"Baiklah aku melepaskan mu dan ingat jika takdir mempertemukan kita maka..." Pria itu menggantungkan kalimatnya membuat viona was-was.


"kau akan menjadi target ku yang selanjutnya"bisik pria itu dingin tepat di telinga Viona membuat wanita itu takut dan terdiam di tempatnya. lalu dia pergi entah kemana dari hadapan Viona.


Viona hanya terdiam mematung dan terdiam di tempatnya. Dia berharap dan berdoa dalam hatinya bahwa tidak akan mau bertemu apalagi berurusan dengan pria itu.


Viona langsung bergegas pergi dari tempat itu dan pulang kerumahnya. Setelah sampai dia buru-buru mengunci pintu rumahnya dengan tergesa-gesa karena ketakutan.


Dia bernafas lega setelah sampai di rumah. Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahunya, dan langsung membuat tubuhnya kaku dan sangat terkejut.


"Vio kau kenapa nak?" Tanya seorang wanita paruh baya kepada Viona


Viona pun berbalik dan langsung bernafas lega kembali ketika mengetahui siapa orang yang menepuk bahunya.


"Tidak Bi vio gpp kok cuman capek aja hehe" jawab Viona seadanya kepada bibi nya


Yh Viona memang tinggal di rumah paman dan bibinya setelah orang tua nya meninggal, Kakak dari ayahnya yaitu pamannya mengangkat Viona menjadi anak mereka sehingga Viona tidak kesepian.


"Bibi kira kau kenapa.. baiklah jika kau lelah masuk kamar sana jangan lupa bersih-bersih dulu baru tidur,bibi masuk dulu yh" setelah mengatakan itu bibi nya Viona masuk ke dalam kamar.


Viona pun langsung bergegas dan pergi ke kamarnya. Setelah telah di dalam kamarnya dia langsung masuk ke dalam kamar mandi dan bersih-bersih,setelah selesai dia mengganti pakaian nya dengan baju tidur dan langsung berbaring di kasur nya.


"Ku harap aku tak akan pernah bertemu dengan pria itu lagi" harap Viona lalu langsung tidur mencoba melupakan kejadian yang baru di alaminya.


Sementara itu di tempat lain seorang pria sedang duduk di kamarnya sambil memandang foto seorang wanita.


"Viona Alexander hm menarik..Kita pasti akan bertemu lagi"ucap si pria itu, lalu dia masuk kedalam kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya. Setelah selesai dia langsung berganti pakaian nya dan menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat dia tinggalkan dan juga sudah menumpuk,mengharuskannya berkerja lagi dan lagi.



•**Bersambung•


maaf jika cerita author gk menarik soalnya baru pertama kali buat cerita kayak gini jadi mohon di maklumi yah 🙏



Enjoy and happy Reading semuanya ☺️**