Love Spines

Love Spines
Part 6



Tak lama kemudian mereka sampai diasrama.


" sini ikut aku dulu sebentar " ucapnm feyu dengan menarik tangannya memasuki kamar.


" fey mau apa kita dikamar ini, kenapa kamu membawa aku kesini " tanya qian karena tidak mengerti dan terus melihat feyu.


Feyu yang memegang tangan qian kemudian menarik qian ke atas ranjang.


"duduk disini sebentar " ucap feyu dengan memeluk tubuh qian dari belakang.


" fey kenapa kamu memeluk aqw mau apa kamu " tanya qian.


Namun, feyu tidak mendengarkan dan terus memeluk qian dari belakang dan meniyup telinga bagian belakang qian untuk membuat mereka semakin dekat qian yang tadinya terus bertanya sekarang terdiam mengikuti permainan feyu.


"Sayang apa kamu menikmatinya " tanya feyu pada qian.


"kita mau apa kenapa kamu gini " ucap qian terdiam.


" sayang kita akan pergi kesurga kamu akan merasakan rasanya disurga seperti apa " ucap feyu membalik badan qian.


Karena qian penasaran dia hanya terdiam menuruti kemauan feyu. Feyu pun mencium bibir manis qian dan menidurkannya diranjang. Qian yang tergoda dengan apa yang tidak pernah dia lakukan hanya bisa diam dan menurut feyu yang nafsu membuka satu persatu kancing baju qian dan remas-remas payudaraa qian dengan lembut.


"em.. " ucap qian dengan lembut.


"Sayang betapa menikmatinya dirimu, apakah kamu pernah merasakannya " tanya feyu, qian hanya mengelengkan kepalanya feyu terus mencium lehernya dan memberi tanda cupang di leher qian.


"Ah sakit fey " ucap qian karena gigitan kecil di leher qian.


Feyu tak menghiraukan tangannya terus meraba membuat qian tambah panas.


"fey... em lembut sekali belayanmu " ucap qian tampa sadar.


Tangan feyu terus kebawah hingga akhirnya sampai kecelana dalam qian.


" em.. Fey mau apa kamu " ucap qian sedikit memberontak karena kemaluannya dikuasai oleh tangan feyu.


"Tenang sayang aku tidak akan buat kamu merasakan rasa sakit ". Ucapnya kepada qian, feyu terus melakuk aksinya.


" fey tolong jangan fey aku takut jika Kamu melakukannya kalau aku hamil bagaimana " ucap qian kepada feyu yang terus melakukan aksinya teriakan qian yang tadinya pelan menjadi keras karena feyu tidak memperdulikannya.


" tok tok tok " ketukan pintu dari luar


" hem ada suara ketukan dari luar paling tidak aku harus minta tolong, siapapun itu kumohon tolong aku " ucap qian dengan sekuat tenaga namu feyu menutupi bibirnya dengan menciumnya .


"Brak" suara dobrakan puntu dari luar.


Qian menangis karena paksaan yang ingin dilakukan feyu namun kayla menghampiri qian.


" maaf say karena aku kamu jadi seperti ini maafkan aku " ucap qian menyesal karena meninggalkan qian sedirian dan mencarinya..


ASRAMA KAMAR KANING


"Kak kamu sudah selesai ngerapiin bajunya ayo kita pulang " ucap kayla dengan wajah tersenyum.


"Ayo sayang kita naik mobilku saja ya aku ambil mobil dulu kamu tunggu didepan " ucap kaning dengan mengambil kunci kamar asrama dan kunci mobilnya.


"Ok kak aku tunggu di depan " jawabnya mengikuti kaning dari belakang.


Diperjalan kaning dan kayla berbicara seru hingga akhirnya mendengar suara teriankan dati kamar.


" ahhhhh fey jangan aku mohon jangan lakuin itu " ucap gadis itu seperti memohon jangan paksa aku seolah-olah seperti itu.


"kak itu bukannya suara qian kak tolong dia kak aku mohon" ucap kayla kepada kaning memohon sambil memegang tangan kaning..


 


**Bersambung**........


 


______________________________________________


Mohon maaf apabila ada kata² yang kurang tepat atau Kesalahan dalam ejahan. TERIMAKASIH sudah berkunjung kenovelku jika berkenang dihati anda jangan lupa tambahkan ke favorit, tinggalkan jejak like dan isi kolom komentar agar saya lebih semangat untuk membuat selanjutnya. Dan mohon maaf apabila telat UP karena saya sendiri masih pelajar mohon dukungannya