Love Spines

Love Spines
Part 25



suara ketukan pintu dari luar tanpa suara orang "tok tok tok" .


"sayang kenapa kamu diam biar aku saja yang buka pintunya ya" ucap kaning.


"kak aku takut itu mama sama papa gimana dong kita hanya berdua disini bisa-bisa aku kena marah" ucap kayla dengan raut wajah ketakutan.


"sayang coba kamu yang buka kalau memang itu mama dan papa kamu aku ngumpet dikamar qian ok" ucap kaning sambil menenangkan kayla.


kaningpun bersiap untuk bersembunyi di kamar qian sedangkan kayla bersiap membuka pintu .


"tok tok tok"suara ketukan itu terus mengetuk.


"sebentar" ucap kayla berjalan mendekati pintu lalu membukakan pintu.


"kok lama sekali si sayang buka pintunya kan aku capek" ucap seorang wanita yang begitu akrap dengannya membawa seorang pria bersamanya.


"say kamu ini aku kira papa sama mama jadi ketakutan aku" ucap kayla kepada qian sahabatnya sambil menarik hidung qian yang begitu pesek.


"awwww... sakit tau say" ucap qian


"salah kamu sendiri tidak bersuara" ucal kayla terus menarik hidung qian hingga mengeluarkan air mata.


tiba\-tiba langkah kayla merasa sangat sakit.


"awww sakit sekali " ucap kayla memegangi perut bagian bawahnya karena efek semalam masih ada rasa sakit.


karena jeritan kayla kaning kaget dan sebentar keluar karena khawatir.


"sayang kamu kenapa" ucap kaning begitu khawatirnya karena melihat kekasihnya terduduk dilantai sedangkan qian melihat dan berusaha membangunkan kayla.


"kak kamu ngapain qian kok dia sampai gini " ucap qian begitu marah karena sahabatnya begitu sangat kesakitan.


"tidak apa-apa say, aku hanya sakit perut" ucap kayla menutup rasa sakit itu dan sedikit meneteskan air mata.


" beneran kamu tidak apa-apa" ucap qian begitu khawatir .


tanpa berfikir panjang kaningpun membawa kayla kedepan TV dan diletakkannya disofa.


"kak yu duduk saja jangan berdiri saja" ucap kayla karena melihat yu diabaikan karena dirinya.


"iya tidak apa-apa" ucap yu dan duduk disebelah kaning .


"bro kamu kok keburu si ngelakuin itu sama kayla" ucap yu berbisik di telinga sebelah kanan kaning.


kaning tercengang karena ucapan yu kenapa yu bisa tahu kalau kayla sudah melakukan itu dengannya seperti orang yang sering melakukannya.


"heh bro" kaget yu dengan memegang bahu sebelah kanan kaning.


"hah, eh itu semalam bukan apa-apa" ucap kaning mengelak


qian memperhatikan gerak gerik kaning yang begitu gugup dan beberapa bekas kissmark didaerah leher kayla.


"sudahlah jangan dibahas lagi" ucap kayla lalu berusaha bangun dari tidurnya menahan rasa perih dan sakit dibagian kewanitaannya.


"oh ya ngomong-ngomong gimana acara ngedate kalian lancar" tanya kayla dengan senyum tipis.


"iya say, makasih ya suda make up'in aqw secantik mungkin " ucap qian kepada kayla.


"itu sudah kewajiban seorang sahabat " senyum kayla mengabaikan dua pria disamping mereka mengobrol sendiri.


"yah bro kita disini diabaikan kayak nyamuk saja" ucap kaning membuat kayla dan qian tersadar bahwa mereka mengabaikan orang yang merka suka.


"eh maaf kak kelupaan lagian kalian tidak bersuara seperti biasa ,dimana sih cerewet kalian itu "ucap qian sedikit menyindir kaning dan yu yang biasanya paling heboh tapi malah diam-diam saja.


yu mendekati qian dan tiba-tiba


"cup " sebuah ciuman meluncur pada bibir cerewet qian.


Bersambung.......


_____________________________________________


Mohon maaf apabila ada kata² yang kurang tepat atau Kesalahan dalam ejahan. TERIMAKASIH sudah berkunjung kenovelku jika berkenang dihati anda jangan lupa tambahkan ke favorit, tinggalkan jejak like dan isi kolom komentar agar saya lebih semangat untuk membuat selanjutnya. Dan mohon maaf apabila telat UP karena saya sendiri masih pelajar mohon dukungannya