
kayla maju kedepan mengangkat mikrofon yang dia pegang .
"kakak-kakakku tercinta semoga kalian menikmati apa yang dibaca oleh rekan saya qian dan kali ini saya akan menyanyikan sebuah lagu untuk kakak semuannya" ucap kayla tersenyum tipis memandangi pacarnya kaning.
musik mulai berbunyi dan kayla mulai bernyanyi.
Tiga tahun telah kita bersama
Jalani kisah yang indah
Bersama telah dilalui semua
Suka duka telah kita rasa
Bagiku kau teman terbaikku
Tempatku tuk berbagi luka
Walau kini kurasa aku resah
Karena kita akan berpisah
Selamat tinggal teman-temanku
Kita berpisah untuk selamanya
Ingatlah apabila bertemu nanti
Selamat tinggal teman-temanku
Kita berpisah untuk selamanya
Tak mungkin lagi kita akan bersama
Beribu hari telah kulewati
Beribu kisah telah kujalani
Namun takkan kutemukan lagi kenangan indah saat bersama
Bagiku kau teman terbaikku
Tempatku tuk berbagi luka
Walau kini kurasa aku resah
Karena kita akan berpisah
Selamat tinggal teman-temanku
Kita berpisah untuk selamanya
Ingatlah apabila bertemu nanti
Selamat tinggal teman-temanku
Kita berpisah untuk selamanya
Tak mungkin lagi kita akan bersama
**********************************************
ketika lirik terakhir tiba ada yang jatuh dari atap atas panggung qian menyadarinya lalu mendorong kayla sampai terjatuh kebawah dan tanpa sengaja kepala kayla terbentur membuat kayla tidak sadarkan diri, sedangkan qian terluka karena tertiban lampu sorot yang jatuh dari atas membuat qian pingsan, semua orang panik atas kejadian itu sedangkan yu dan kaning, berlari kearah kayla dan qian, mereka berdua diantar kerumah sakit terdekat.
"sayang kamu bertahan ya" ucap kaning mengikuti kayla yang didorong masuk ke UGD .
"tuan maaf anda tunggu diluar saja" ucap salah satu suster lalu masuk keruangan itu sedangkan qian baru didorong masuk keUGD.
DI RUANG TUNGGU.
"sial kenapa bisa begini kenapa tim perencana bisa ceroboh" ucap kaning lalu mengambil ponsel dan menghubungi seseorang.
"selidiki apa penyebab semua ini" ucap kaning bicara lalu mematikan ponselnya.
sedangkan yu menghubungi kepala pelayan.
"segera temukan penyebab kejadian siang ini " ucap yu lalu mematikan ponsel.
orang mendekati UGD.
"permisi apa kalian dafi sekolah yang sama dengan anak saya kayla " ucap pria itu
"iya om saya sendiri yang membawa kayla kemarin karena ambulan terlalu lambat" ucap kaning dengan sigab.
"buka kah kamu kaning anak dari keluarga Satria" ucap pria itu membuat kaning bingung .
"iya om saya kaning pacar kayla" ucap kaning berusaha jujur.
papa kayla hanya menarik nafas dalam-dalam.
"aku sudah tahu kalau kalian pacaran hanya saja aku ingin tau seberapa jujur kamu dan kapan kamu melamarnya " ucap papa kayla sontak membuat kaning dan yu terkejut.
"saya pasti akan melamar kayla setelah kayla bangun om saya janji itu"ucap kaning.
yu hanya terdiam menunggu mengapa orang tua qian tidak ada hadir.
"nak apa kamu lagi menunggu keluar qian" ucap seorang wanita lalu duduk disebelah yu.
"iya te saya lagi menunggu mereka tapi sepertinya mereka tidak kunjung datang.
"mereka lagi ada bisnis diluar kota sayang mungkin bulan depan baru pulang" ucap mama kayla dengan lembut.
semuanya membuat fikirian yu tidak tenang karena qian tidak pernah menceritakan tentang keluarganya.
dokter keluar dari ruang UGD dan semua orang mendekat menanyakan keadaan qian dan kayla.
Bersambung.......
____________________________________________
Mohon maaf apabila ada kata² yang kurang tepat atau Kesalahan dalam ejahan. TERIMAKASIH sudah berkunjung kenovelku jika berkenang dihati anda jangan lupa tambahkan ke favorit, tinggalkan jejak like dan isi kolom komentar agar saya lebih semangat untuk membuat selanjutnya. Dan mohon maaf apabila telat UP karena saya sendiri masih pelajar mohon dukungannya 😂😍😘☺️