Love Spines

Love Spines
Part 37



"sayang kamu tidak apa-apa kan " tanya kaning lalu mengendong kayla.


kayla hanya meringis kesakitan tak menjawab pertanyaan kaning


"kak lihat kenapa ada darah?? " ucap qian kebingungan.


"ayo cepat kita bawa kayla kerumah sakit" ucap yu.


" sayang-sayang kenapa kamu diam saja sayang " ucap kaning mengoyak kayla yang iya gendong karena tak sadarkan diri.


"kak darahnya semakin banyak keluar ayo cepat bawa dia kerumah sakit" ucap qian.


tanpa berfikir panjang kaning berlari menuju mobil dan membawa kayla kerumah sakit.


sedangkan yu dan qian mengikuti dari belakang.


"dokter tolong istri saya dok" ucap kaning karena melihat situasi yang begitu sulit.


setelah beberap lama dokter memeriksa kayla akhirnya dokter membicarakannya diruang dokter bersama yu, qian dan kaning.


"bagaimana dengan keadaan istri saya dok " ucap kaning.


membuat qian dan yu bingung dengan sikap kaning kali ini.


"begini tuan istri anda mengalami keguguran dan kondisinya tidak stabil, maka dari itu nyonya kayla harus di rawat" ucap dokter .


kayla terkegut sekaligus menangis karena kehilangan anaknya yang dikandung kayla karena tidak tahu bahwa kayla sedang hamil.


kaning duduk dikursi tunggu diluar kamar pasien.


mengambil ponsel dan menelfon seseorang.


"om kayla sedang dirumah sakit" ucap kaning dengan meneteskan air mata ketika menelfon orang tua kayla


setelah setengah jam kemudian orang tua kayla datang dan menghampiri ketiga teman kayla (kaning, yu, dan qian).


"ada apa dengan kayla kenapa dia bisa sampai masuk rumah sakit? " tanya papa kayla.


"om, tante maafin kaning tidak bis menjaga kayla sekaligus cucu tante yang berada dalam perut kayla" ucap kaning dengan bersedih.


"kamu sebagai tunangan kayla kenapa tidak bisa menjaganya? "ucap mama kayla.


"maksud tante dan om apa ya? saya tunangan kayla? mana mungkin kami belum merayakan pesta pertunangan om tante!!! " ucap kaning karena tidak tahu bahwa kayla adalah tunangannya.


"jadi papa kamu tidak bilang bahwa kamu sudah dijodohkan sejak kecil oleh papa kamu " ucap papa kayla terkejut karena tidak tahu.


"om tante jangan marah pada kaning sejak mama dan papanya bercerai dia tinggal di asrama bersama saya jadi dia tidak tahu apa-apa" ucap yu membantu kaning berbicara.


"oh jadi begitu rupanya " ucap papa kayla.


"baikla setidaknya kamu harus tanggung jawab pada anak saya, sebulan setelah perpisahan kelulusan kayla kamu harus menikah dengan kayla" ucap papa kayla dengan serius.


"baiklah om itu memang tanggung jawab saya sebagai orang yang menghamili anak om" ucap kaning dengan tegas.


suara hp berdering.


"halo bagaimana ?"ucap yu berbicara dengan ponselnya.


mematikan ponselnya lalu melihat kearah kaning.


"bagaimana mungkin qi adek tiri kaning melakukannya menabrak kaning lalu lari begitu saja benar-benar hal yang harus diselidiki apa mau qi sehingga menyakiti kaning " ucap yu dalam hati sambil memandang kaning dari jauh.


beberapa hari dirumah sakit kaning meminta tolong pada qian untuk menjaga kayla yg masih belum benar-benar pulih karena ia akan pulang kerumah untuk menemui ayahnya.


sesampai dirumah kaning


"lama sekali tidak kerumah ini selama ini aku selalu ada di asrama tidak pernah pulang karena kebencian ku pada ibu qi fefe " ucap kaning dalam hati lalu memasukin rumahnya.


semua mata memandangnya dan menyambutnya.


Bersambung.......


______________________________________________


Mohon maaf apabila ada kata² yang kurang tepat atau Kesalahan dalam ejahan. TERIMAKASIH sudah berkunjung kenovelku jika berkenang dihati anda jangan lupa tambahkan ke favorit, tinggalkan jejak like dan isi kolom komentar agar saya lebih semangat untuk membuat selanjutnya. Dan mohon maaf apabila telat UP karena saya sendiri masih pelajar mohon dukungannya