
"Diam" teriak seseorang dengan suara lantang.
Membuat kegaduhan menjadi dingin dan hening. Melihat dengan kebencian kaning bangun dan mendekati sang pembuat onar.
senyuman yang terlihat sinis dan menakutkan membuat kayla bergetar ketika memandanginya.
" duh kacau lagi ini kenapa fefe harus buat onar disini, ini pasti akan membuat kaning marah besar karena melihat dia berbuat onar didepannya " ucap yu dalam hati dan melihat fefe si adik tiri kaning.
"Bukan kah itu siswa kelas 1 berani sekali dia membuat kegaduhan" ucap salah satu siswa bergosip dengan menonton siswa itu.
"Hetikan jangan berulah setiap dihadapanku kenapa kamu berulah dan membuat masalah" ucap kaning kesal dan penuh amarah karena melihat seseorang yang paling dibenci.
"Tapi kak aku hanya memberi pelajaran pada dia" ucap fefe mengelak kegaduhan ini bukan karenanya dan menunjuk seseorang yang tersungkur tadi.
" sudah kamu selalu saja bermasalah, pergi dari hadapanku sekarang " bentak kaning dan menunjuk jalan pergi.
"Awas saja kamu kaning lihat saja nanti pembalasanku " ucap fefe mengeruntu.
Karena liciknya fefe ia tidak ingin gegabah untuk mendapatkan tempat kaning ia hanya bisa pergi mengikuti perintah kaning yang marah.
" sudah kak jangan marah lagi " ucap kayla megang lengan kaning dengan tangan gemetar.
Kaning yang begitu marah sadar bahwa dia menakuti kayla kekasihnya dengan menelan saliva dan menatap kearah kayla .
" maaf sayang, aku sudah membuat kamu takut karena kemarahanku kepada fefe" ucap kaning mendekati dan memegang tangan kayla dengan raut wajah menyesal.
" tidak kok kak kayla tidak takut " ucap kayla tersenyum dan menatap kaning.
Karena senyum kayla kaning seakan melayang dan lupa dengan emosinya.
" ayo kak kita ketaman saja " ucap qian mengalih perhatian.
Merekapun meninggalkan kantin menuju taman dan bercanda ria. Tiba -tiba qian terjatuh karena tersandung ketika ingin berdiri, tanpa sengaja ia mendorong yu dan terjatuh diatas yu.
"Deg deg deg " suara detak jantung dua orang insan yang begitu cepat seperti kuda berpacu. Meraka pun bangun dengan berasamaan dan saling membuang muka.
" ah kak maaf " ucap qian dengan menelan saliva karena tersimpu malu.
Suasana begitu canggung dan kikuk , qian dan yu masih saling membuang muka karena kejadian tanpa sengaja itu.
" oh tidak betapa memalalukannya tadi, kenapa harus terjatuh diatas tubuh yu " berbicara dalam hatinya sendiri membuat wajah qian semakin memerah.
" emzt " suara seorang laki-laki membuat keadaan menjadi normal.
" ah ya apa" ucap qian dan yu tanpa sengaja bersamaan.
" say nanti gimana pulang kerumah masing-masing atau gimana " ucap kayla kepada qian.
"Oh iya ya kalau menurutmu gimana?? " tanya qian
"Hemm kita kerumahmu saja dulu baru kerumahku dan kita keasrama sama-sama" ucap kayla semangat dengan bersenyum manis kepada sahabat tercintannya.
"Wah wah kalian berdua mau pindah keasrama nih" ucap yu bertanya memutuskan pembicaraan kayla dan qian.
" iya kak, agar lebih dekat saja dengan sekolah " ucap kayla menjawab
" emzt hati-hati ya kayla kalau diasrama pasti kamu banyak yang goda nanti kalau pulang sekolah karena kamu dan qian sangat cantik" ucap yu menyinggung kaning yang hanya diam saja tidak berbicara.
" sayang kalau kamu berani selingkuh lihat saja nanti ya aku hukum kamu " ucap kaning dengan wajah yang begitu tidak enak dilihat dan terlihat seperti hawa cemburu mulai terasa.
Bersambung.......
______________________________________________
Mohon maaf apabila ada kata² yang kurang tepat atau Kesalahan dalam ejahan. TERIMAKASIH sudah berkunjung kenovelku jika berkenang dihati anda jangan lupa tambahkan ke favorit, tinggalkan jejak like dan isi kolom komentar agar saya lebih semangat untuk membuat selanjutnya. Dan mohon maaf apabila telat UP karena saya sendiri masih pelajar mohon dukungannya
😘❤😄😍....