
Dua orang pria berjalan mendekati kayla dan qian, rasa takut yang dirasakan kayla membuat keringat kayla menetes tak terasa dan detak jantung yang begitu berdebar "deg deg deg" dekat jantung kayla berdetak seperti pancuan kuda, mereka semakin dekat dan berkata.
"hai"ucap kedua laki-laki itu.
membuat kedua orang tua kayla menoleh kepada kedua laki-laki itu.
"Loh deq kamu pindahan baru ya diasrama putri" ucap salah satu pria itu.
"Maaf kalian siapa " ucap papa kayla mendekat dan membawa tas koper kayla dan qian.
"Saya siswa di asrama putra om kebetulan saja lewat sini oh ya nama saya kaning, dan ini rekan saya yuzila " ucapa kaning dengan mengenalkan dirinya dan temannya.
"Oh jadi siswa sini" ucap papa kayla.
"Iya om ada yang bisa saya bantu om" ucapa kaning dan yu tampa sengaja bersamaan.
"Tidak apa-apa tidak usa" ucap papa kayla.
"Sudah malam om lebih baik saya bantu tidak apa-apa nanti om kecapek'an besok om masih kekantor kan" ucap kaning dengan semangat agar diperbolehkan membantu.
"Baiklah kalau itu mau kamu kami titip kayla dengan qian ya jangan macam-macam" ucap papa kayla seperti mengenal kaning lama sekali yang padahal baru ketemu.
"Loh ayah tidak ikut ke atas yah" ucap kayla .
Minggu saja aya sama mama kesini, benar kata kaning kalau sekarang sudah malam. Oh ya ini kuncinya dan ini kartu untuk kamu cukup untuk jajan sebulan" ucap papa kayla dengan memberi kunci kamar dan kartu atm.
"Iya pa makasih" ucap kayla tersenyum.
"Yasudah mama sama papa pulang dulu ya sayang" ucap mama kayla mendekati kayla dan mencium kening kayla.
lalu kedua orang tua kayla pergi meninggalkan kayla dan qian dengan mobil mereka, sedangkan kaning dan yu tetap di samping mereka.
"ayo kita masuk"ucap kaning menbawakan tas mereka.
"Loh kak emang tidak apa-apa kalian masuk kan sudah ada tulisan besar itu disitu" ucap qian menunjuk kearah peringatan itu.
"Loh kak nanti kita kena marah" ucap kayla dengan mengerutkan kening wajahnya.
"Sudahlah tidak akan ada yang dimarahin apa kata aku saja" ucap yu lalu berjalan membawa koper qian sedangkan kaning membawa koper kayla, Qian dan kayla hanya mengekor mengikuti mereka.
"Mana kuncinya "ucap kaning.
"Ini kak " memberikan kunci tanpa melihat nomer.
"Oh kalian dapat yang sekamar dua ruangan, ada disebelah sana" Ucap yu menunjuknya.
Sampi di kamar asrama yang qian dan kayla tempati, mereka masuk kedalam ruangan tersebut.
"Aku masuk kamar dulu ya kak " ucap kayla tersenyum kepada kaning. Kaning mengituti kayla.
"Loh kak kok kamu ikut kedalam sih, tunggu diluar saja " ucap kayla tersimpu malu.
"Sudahlah saya aku rindu kamu kenapa kamu ngusir aku keluar" ucap kaning.
"Tapi kak aku masih mau beres beres " ucap kayla namun sayang kayla telah dipeluk dari belakang oleh kaning.
"Sayang sudahlah barang kamu besok pulang sekolah sudah beres semua sekarang kamu istirahat ya kamu pasti capek " ucap kaning memeluk tubuh mungil kayla dan mencium leher kayla.
"Kak aku tidak ada yang bisa disuruh tidak ada pelayan disini tolong jangan ganggu aku dulu ok " ucap kayla berbaik badan dan menghadap tepat dihadapan kaning.
Bersambung.......
______________________________________________
Mohon maaf apabila ada kata² yang kurang tepat atau Kesalahan dalam ejahan. TERIMAKASIH sudah berkunjung kenovelku jika berkenang dihati anda jangan lupa tambahkan ke favorit, tinggalkan jejak like dan isi kolom komentar agar saya lebih semangat untuk membuat selanjutnya. Dan mohon maaf apabila telat UP karena saya sendiri masih pelajar mohon dukungannya