
SATRIA KANING PUTRA
Kayla dan qian terus pergi menjauh dari kaning namun tatapan kaning pada kayla seakan tak ingin lepas. Mata biru, bulu mata yang lentik dan rambut pirang lurus membuat kaning tak ingin melepaskan padangannya namun dari belakang kaning dikagetkan oleh temannya.
"heh.. Ngelamunin apa lo bro?? " tanya seseorang yang mengangetkan kaning. Kaningpun menoleh dan melepaskan padangannya pada kayla karna sudah tak terlihat.
"tidak melamun , cuma lagi memperhatika gadis cantik dan lugu itu barusan " jawab kaning menunjuk kearah kayla yang sudah tidak terlihat.
"Siapa sih bro " bertanya dan melihat orang yang ditunjuk oleh kaning namun tak terlihat.
Deg, deg, deg perasaan yang dirasakan oleh kaning.
" perasaan aneh apa ini lagian dari dulu aku tidak suka dengan wanita bukan aku paling benci wanita meskipun aku suka menggodannya " omolen kaning dalam hati tidak mendengarkan pertaanyaan yuzila devando.
"Bro, Bro, Bro!! " panggil yu kepada kaning karna melamun.
" hah iya apa " jawab kaning dengan kaget.
" gelamun saja aku ngomong mulai tadi tidak diperdulikan emangnya aku radio apa,..! " ucap yu karna kesal tidak diharaukan oleh kaning.
" maaf maaf, lagian kamu sih " jawab kaning.
"Kayak apa sih cewek itu buat aku penasaran saja, bisa buat cowok berhati batu ini luluh " ucap kaning marah sekaligus heran karena semua cwek yang mendekatinya pasti ditolak namun hanya karena satu cewek ini kaning bisa takhluk.
" apaan luluh kesel mah iya masak belum selesai ngomong udah ditinggal sudahlah bro ayo masuk kelas jadi males ngantin" jawab kaning menggajak temannya yu kembali ke kelas mereka.
kayla and qian
"Dih males sudah mau ngantri diganggu kakak kelas tuh seharusnyakan dia ngerti kita anak baru malah di gangguin terus ka. Jadi males makan dikantin " ucap kayla kesal karena diganggu oleh kaning, namun ketika bejalan hampir sampai kelas
" krucuk" suara perut kayla yang kelaparan.
" sini say duduk disini " ucap qian dan ngeluarkan sesuatu dari tasnya.
" apa'an tuh say " tanya kayla pebasaran dengan duduk manis.
"Tara, ini buat kamu tadi pagi aku beli diwarung depan rumah takutnya sahabat aku ini tidak suka makanan sekolah kadinya aku belika roti dan susu " mengeluarkan dengan kejutan dan memberikannya pada kayla.
" eh kamu ini say selalu penuh kejutan, kamu gimana say kalau ini dikasih keaku " bertanya karena qian memberikan semuanya kepada kayla.
" ini masih ada sayangku tadi aku belinya dua jadinya kan bisa satu-satu " jawab qian lalu duduk disamping kayla.
" emzt makasih ya say kamu tahu banget sih kalau aku laper " ucap kayla dengan memeluk sahabat baiknya. Mereka akhirnya memakan roti tersebut sampai bel berbunyi. " ting, ting, ting" suara bel itu membuat selurus siswa kembali kekelas masing-masing karena di SMAMU terkenal oleh kedisiplinanya.
Disaat jam pelajaran dan ketika guru sedang menjelaskan materi didepan kayla melamun.
"Duh kesel banget sama kakak kelas tadi itu kenapa sih wajahnya terbayang-bayang di benakku" ucapnya dalam hati karena melamun kayla tidak memperhatikan guru yang sedang menjelaskan didepan. kaning memiliki mata seperti elang berwarna coklat pekat, rambut coklat yang khas dan tinggi badan yang perfesional membuat seluruh wanita menyukainya.
" deg deg deg kenapa aku ada perasaan aneh apa ini..? " pikirnya bertannya-tanya pada dirinya sendiri.
"Ih... Apa'an ini kenapa aku mikirin orang itu " ucapnya berteriak membuat keheningan menjadi pecah karena guru yang menjelaskan didepan sepertinya marah.
Bersambung........
______________________________________________
Mohon maaf apabila ada kata² yang kurang tepat atau Kesalahan dalam ejahan. TERIMAKASIH sudah berkunjung kenovelku jika berkenang dihati anda jangan lupa tambahkan ke favorit, tinggalkan jejak like dan isi kolom komentar agar saya lebih semangat untuk membuat selanjutnya. Dan mohon maaf apabila telat UP karena saya sendiri masih pelajar mohon dukungannya 😊💖