
"dok bagaimana keadaan anak saya kayla dan qian" ucap mama kayla dengan cemasnya.
"nona kayla mengalami benturan di kepalanya dia mengalami gegar otak ringan kemungkinan nona kayla mengalami kehilangan memori ingatannya ,sedangkan nona qian hanya mengalami cedera pada bagian tangan karena melindungi kepala dari beban ya terjatuh menimpanya tangannya perlu di gips" ucap dokter itu lalu pergi.
" untuk pasien akan dipindah keruang rawat inap pak tolong tanda tangani " ucap suster itu.
tampa berfikir panjang papa kayla langsung menandatanganinya.
ruang inap pasien
"sayang kenapa bisa kayak gini kenapa harus kamu yang ngalamin seperti ini" ucap kaning yang duduk disebelah kayla.
kaning memegang tangan kayla tiba-tiba jari kayla mulai bergerak tanda bahwa pasien mulai sadar.
"sayang kamu sudah sadar" ucap kaning berdiri dari tidurnya.
"emzt... dimana aku, siapa kamu??? " ucap kayla bertanya-tanya siapa yang berada bersamanya.
"sayang kamu sudah sadar" ucap mama kayla dan papa kayla berlari kearah kayla.
"ma siapa dia kenapa dia disini dan dimana aku???? " ucap kayla binggung.
karena kayla tidak mengingat kaning akhirnya memangil dokter, dan dokter datang memeriksa keadaan kayla.
"dok kenapa Kayla tidak bisa mengingat saya kenapa dia hanya mengingat kedua orang tuannya" ucap kaning karena cemas.
"ini efek dari gegar otak ringan sebagian ingatannya hilang namun jika dipaksa dia akan mengalami sakit kepalan dan bisa sampai pingsan" ucap dokter kepada kaning dan kedua orang tua kaning, setelah selesai dokter pergi meninggalkan pasien.
kayla memandang kaning hanya sebagai orang yang tidak iya kenal bagaikan orang asing.
kaning terpukul atas kejadian ini ,kayla hanya menganggapnya orang asing namun gimana kaning menyikapi kayla yang tidak kenal dirinya.
"kak kamu siapa apa aku mengenalmu" ucap kayla duduk di ranjangnya.
"kamu orang yang pling aku sayang" ucap kaning mendekat kearah kayla dan sedikit meneteskan air mata.
"tapi aku tidak ingat siapa kamu mengapa kamu meneteskan air mata"ucap kayla lalu menyeka pipi kaning yang basah karena tetesan air mata dengan tangannya.
seseorang datang mendorong seorang gadis yang berada dikursi roda.
"kayla kamu sudah sadar, kamu lupa kejadian kemari siang " ucap qian tersenyum tipis karena senang melihat sahabatnya sadar dari tidurnya.
"kemarin kenapa apa yang terjadi dan siapa yang bersama kamu" ucap kayla semakin kebingungan dan merasa tidak nyaman dibagian kepalanya.
"kak bis tinggalkan kami berempat saja " ucap qian mengarah pada kaning dan yu.
kaning dan yu mengikuti isarat qian lalu pergi keluar.
Diluar kamar inap qian
"apa yang terjadi kenapa kayla tidak mengingat kamu dan aku" ucap yu bertanya-tanya.
"karena benturan kayla mengalami gegar otak ringan dan membuat dia tidak mengingat aku dan kamu" ucap kaning dengan raut wajah kecewa.
"sabat kaning kamu harus bisa mengingatkan dia semua kenangan yang kamu beri pada dia dengan perlahan" ucap yu dengan menepuk pundak kaning.
mereka terus berbincang dan tiba-tiba suara ponsel mereka berbunyi bersamaan.
kaning mengangkat pangilan ponselnya dengan mendengarkan orang berbicara tiba-tiba.
"apa, selanjutnya beri dia pelajaran" ucap kaning lalu menutup ponselnya.
sedangkan yu berbincang dan tiba-tiba.
" jadi dia pembuat olahnya, beridia sedikit pelajaran agar jera" ucap yu lalu menutup ponselnya.
"ini semua ulah fefe" ucap yu dan kaning berbicara secara bersamaan.
Bersambung.......
______________________________________________
Mohon maaf apabila ada kata² yang kurang tepat atau Kesalahan dalam ejahan. TERIMAKASIH sudah berkunjung kenovelku jika berkenang dihati anda jangan lupa tambahkan ke favorit, tinggalkan jejak like dan isi kolom komentar agar saya lebih semangat untuk membuat selanjutnya. Dan mohon maaf apabila telat UP karena saya sendiri masih pelajar mohon dukungannya