LITTLE GIRL

LITTLE GIRL
Ketemu



"Ini mengenai laporan dari para bawahan yang bertugas di pusat taman kota tuan". ucap Daniel kepada tuannya.


Kenzo langsung membuka mata dan menatap Daniel dengan tatapan yang sulit diartikan meminta penjelasan dari ucapannya itu.


"Katakan". ucap Kenzo kepada Daniel.


"Mereka menemukan gadis yang selama ini Tuan cari dia menunggu di taman kota sejak tengah malam tadi Tuan". ucap Daniel kepada tuannya.


"Tetapi keadaan nona itu tidak baik-baik saja dia terluka parah dan tidak sadarkan diri sekarang dia sedang berada di rumah sakit tuan". lanjut Daniel memberikan laporan yang dia dapatkan.


Kenzo terdiam mendengar ucapan Daniel setelah itu dia berdiri dan mengambil kunci mobilnya keluar dari kediamannya menuju rumah sakit tanpa patah kata pun kepada Daniel.


Daniel mengikuti Kenzo dari belakang tuannya itu mereka berjalan menuju rumah sakit di mana tempat Gadis itu dirawat.


Daniel dan Kenzo langsung bisa melihat para bawahan yang bertugas di taman kota sedang berdiri di depan ruang IGD rumah sakit itu.


"Katakan apa yang terjadi". ucapnya kepada bawahannya itu.


"Maaf tuan kami awalnya tidak terlalu menghiraukan Gadis itu yang duduk tengah malam di kursi itu akan tetapi setelah beberapa saat gadis itu tidak sadarkan diri dengan luka di sekujur tubuhnya tuan". ucap bawahan melaporkan apa yang terjadi tadi.


"Nona itu juga memakai kalung yang sama persis yang tuan berikan kepada gadis yang pernah Tuan temui itu jadi kami membawanya kemari untuk mendapatkan penanganan medis tuan". ucap salah satu bawahan yang melanjutkan penjelasan nya.


ceklek


"Keluarga pasien". ucap dokter itu.


"Katakan". ucap tegas Kenzo kepada dokter yang selesai memeriksa pasien di dalam ruangan IGD.


"Nona itu sepertinya telah mendapat kekerasan fisik kondisinya begitu lemah dan untuk sementara mungkin harus dirawat di rumah sakit, dia mempunyai penyakit maag kronis karena pola makan yang tidak teratur serta tubuhnya yang begitu lemas dan sekarang demam tinggi". jelas dokter kepada Kenzo.


"Pindah ke ruang rawatku". ucap Kenzo kepada dokter tersebut yang langsung dipindahkan ke ruangan Kenzo.


Sekarang di dalam ruangan itu hanya ada Kenzo dan Gadis itu yang tidak sadarkan diri. Kenzo memperhatikan gadis yang berada di depan matanya dia melihat kalung yang dia berikan kepada gadis kecil yang dulu pernah dia temui di taman kota, Gadis itu selalu menceritakan mengenai masalahnya dan keinginannya untuk diberi kasih sayang oleh ayahnya dan perlakuan-perlakuan yang kurang menyenangkan bahkan kekerasan yang selalu ia alami tak pernah ada yang ditutup-tutupi kepada Kenzo.


Kenzo langsung tersenyum melihat gadis itu dia tahu kalung yang selama ini dia berikan kepada Gadis itu tidak pernah akan bisa lepas kecuali dia sendiri yang melepaskan kalung itu. Karena kalung yang dia berikan bukan kalung sembarangan kalung itu akan terlepas ketika Kenzo memasukkan Sidik jarinya ke kalung itu.


"Akhirnya kamu datang sendiri ke tempat itu". ucap Kenzo yang duduk di samping gadis itu.


Kenzo tidak mengetahui penderitaan yang selama ini gadisnya alami karena dia tidak pernah datang lagi ke tempat itu setelah kejadian 10 tahun silam dia selalu mencari keberadaan gadis yang selama ini selalu mengisi hatinya.


"Aku tidak tahu apa yang terjadi denganmu saat ini tapi kau sendiri yang datang jadi kau tidak akan bisa pergi kemanapun lagi aku akan menjagamu sesuai janjiku dulu". Kenzo tersenyum melihat wajah cantik gadisnya yang sekarang sudah tumbuh dewasa.


Dia begitu senang melihat gadis yang selama ini dia cari berada di hadapannya akan tetapi dia begitu sedih melihat gadis yang dia cintai dan dia cari terbaring lemas tidak berdaya di hadapannya dia merasa gagal menjaga seseorang yang begitu berharga dalam hidupnya.