it's my love

it's my love
episode #51



hari itu adalah hari yang bersejarah bagi Fero dia menemukan kembali keluarga kecilnya di hari ini .kini mereka sedang perjalanan menuju kediaman ADIJAYA .


mobil melaju dari beberapa menit lalu dan kini terjebak macet. pandangan heran Fero berikan pada Fio .


Fero :" kamu nggak rindu sama aku ? perasaan dari tadi liatin phonecell terus,lagi ngapain sih ".


Fio :" ada deh, yang pasti ini lebih penting dari liatin kamu "


cleora : "Mommy, Jakarta est-elle toujours aussi lente? Je veux rentrer rapidement (mommy, apakah Jakarta selalu macet? aku ingin kembali dengan cepat)


celvin : "Mommy, je veux demander à grandpi de construire une route supplémentaire pour vraiment arrêter les embouteillages, l'air ici est très chaud, je veux des glaces (mommy, aku ingin meminta grandpi untuk membangun jalan tambahan untuk benar-benar menghentikan kemacetan lalu lintas, udara di sini sangat panas, aku ingin es krim")


Fio :" kau dengar celotehan mereka ,ayolah Deddy beli saja Hely biar nggak macet " goda Fio pada Fero .


Fero :" siapa yang mengajari mereka seperti itu ?"


Fio :" sepertinya itu dari gen kamu dan mungkin sedikit dari aku, mammy bilang kamu dulu cerewet "


Fero :" apa! mammy bilang gitu?"


Fio :" iya serius sayang "


Fero :" Chers jumeaux, vous voulez être à partir de maintenant, vous et maman restez avec vous ? "twins sayang, kalian maukan mulai sekarang, kalian dan mama tetap bersama papa tinggal di sini? "


celvin :" tant que daddy peut nous faire sentir chez nous plus tard, sinon nous rentrerons chez nous à Swiss" (selama daddy bisa membuat kita merasa betah di rumah nanti, kalau tidak kita akan pulang ke Swiss )


cleora :" se mettre d'accord " (setuju ) ucap cleora mendukung sang kakak


Fero :" sepertinya menyenangkan membawa mereka menemui Gita dan Fara untuk mengobrol , kamu tau Fara belajar mati-matian tentang bahasa Prancis tapi mungkin baru setengah dia bisa "


Fio :" kenapa , terobsesi atau...."


Fero :" aku bo'ongin dia ,aku bilang sekarang kamu mahir bahasa Prancis ,dan itu satu tahun setelah kamu pergi"


Fio :" serius"


Fero :" he-em"


celvin :" Deddy ,apa ini masih lama ?"


cleora :" mammy ,it's very long and very hot "


Fero :" ini AC sudah nyala ,papa bikin maksimal ya" ucap Fero coba menenangkan kedua anak kembarnya yang mulai rewel .


Fio :" lihat betapa cerewet mereka "


Fero :" pasti hariku akan tambah rame deh sayang " ucap Fero senang akan celoteh kedua anaknya,tapi tak lama Fero mulai bertanya penasaran " sayang mereka memahami berapa bahasa ?"


Fero :" serius " dengan expresi tak percaya.


Fio :" kenapa ,kurang "


Fero :" nggak sih ,itu udah bagus banget ,dulu aku seusia mereka aku baru bisa bahasa Inggris sedikit "


Fio :" mammy tuh ,masukin mereka bimbel khusus dari usia tiga tahun ,katanya biar g kayak papa sama om nya "


Fero :" Dirga"


Fio :" iya "


Fero :" terakhir aku ketemu dia enam tahun lalu ,sekarang seperti apa dia "


Fio :" dia masuk asrama dan jarang banget pulang ,dia lebih ganteng dari kamu "


Fero :" ooooooo gitu sekarang ,muji muji cowok lain depan aku "


tak berapa lama mereka sampai di kediaman ADIJAYA ,rumah yang telah menjadi tempat Fero menanti mereka dalam beberapa tahun ini.


Fero :" ok sayang ,kita sampaaaaai , twins ini istana kalian "


Fio :" aku gimana nggak di sambut juga "


Fero :" selamat datang ratu ku "


cleora :" woow Deddy est vraiment une grande et belle maison pas inférieure à la maison grandpi " ( woow deddy benar-benar rumah besar dan indah tidak kalah dengan rumah grandpi)


celvin :" let's go in "


Fero :" ok let's go twins "


Fio :" aku kangen sama rumah ini "


Fero :" aku tidak akan biarkan kamu pergi lagi "


terlihat seseorang terburu buru menuju mereka dan menyambut kedatangan mereka .dia adalah buk Mira pembantu yang melayani mereka dari mereka mulai berumah tangga di rumah itu. betapa terkejutnya bik Mira mendapati Fero yang biasa pulang sendiri kini bersama seseorang , apalagi seorang perempuan dan juga ada sepasang anak kecil .


bik Mira :" selamat datang den " lalu pandangan bik Mira berpindah pada Fio " Enon, "


Fio :" bibik , Fio kangen juga sama bibik" menyambut bik Mira dengan pelukan hangat .


bik Mira :" aduh non jangan peluk bibik baik "


Fio :" bibik ,dari kapan Fio mempermasalah kan hal itu,lagian bibik nggak bau kok"