
Fero telah berhasil masuk ke kamar Fio dan menemuinya .
Fio :" kamu nekat banget sih? kalo kamu jatoh gimana?"
Fero :" aku akan lakuin apapun demi bisa bertemu dengan kamu"
Fio :" masak?!"
Fero :" kamu akan pergi ,dan papa larang aku bertemu kamu , tapi sekarang kita disini".
Fio :" kamu besok kerja ,tidur gih"
Fero :" sayank kalau aku tidur maka malam ini akan berlalu dengan cepat dan papa juga akan lebih cepat membawa kamu pergi "
Fio :" besok aku udah janjian sama teman teman untuk parayaan hari kelulusan kita kamu ikut nggak ,kan besok jadwal kamu kekantor kan "
Fero :" iya sih, emang jam berapa ?"
Fio :" jam dua siang".
Fero :" kok siang?"
Fio :" mangkanya ,aku tanya dulu kamu ikut nggak?"
Fero :" ya udah kita akan rayain kelulusan kita berdua aja gimana ?"
Fio :" ok ,tapi kapan?"
Fero :" sekarang "
Fio :" sekarang, gimana caranya?,kita nggak mungkin bisa rayain disini , kalo Sampek kedengeran keluar gimana"
Fero :" tidak akan kedengeran kalau kamu nggak bersuara "
Fio :" ok ,jadi kita rayainnya gimana coba orang di sini nggak ada apa-apa"
Fero :" kita mulai" Fero mulai mendekati Fio ,Fio yang heran dan tidak tau maksud Fero hanya bisa sedikit demi sedikit mundur dan menghindar.
Fio :" Fero, kamu mau ngapain?"
Fero :" menurut kamu?"
Fio :" bisa mundur dikit nggak?"
Fero :" kok mundur ? kalo aku mundur nggak jadi ngrayain dong "
Fio :" emang harus sedekat ini ya"
Fero :" bahkan lebih dekat lagi ,hingga jarak ini hilang sayang"
Fero :" maukah kau benar-benar menjadi istri aku, istri seutuhya"
Fio :" maksa nih?"
Fero :"kok di bilang maksa ,siapa yang maksa ,aku tanya"
Fio :" tapi ....."
Fero :" seminggu sayank ,setelah itu kamu akan pergi jauh dari aku ,apa tidak bisa?, sebelum hari itu tiba aku memilikimu seutuhnya"
Fio :" aku juga sebenernya nggak mau jauh dari kamu tapi papa maksa"
Fero :" papa emang paling nggak bisa di bantah ,tapi aku akan buktikan pada papa kalau aku sudah siap untuk bisa bertanggung jawab ,dan beri aku waktu dan aku janji nggak akan lama,dan kita akan segera kembali bersama"
Fio :" sayang ,atas usaha kamu nerobos kamar aku dengan nekat,aku izinkan kamu ...."
Fero :" serius" dengan semangatnya.
Fio :" aku belum selesai ngomongnya" mendekat pada Fero " aku ,izinkan kamu tidur di kamar aku"
Fero :" cuma itu"
Fio :" ya trus"
Fero :" permintaan aku" Fero mulai terlihat kecewa dan mulai merebahkan tubuhnya di tempat tidur.
Fio :" marah? " duduk lebih dekat pada Fero " aku bercanda kok " mulai menggenggam tangan Fero " aku milik kamu ,dulu ,sekarang dan nanti jadi lakukan apapun yang kamu inginkan"
Fero :" sayang ,kamu yang terbaik"
Fio :" ilang ngambek nya"
Fero mulai mendekat dan mencium bibir manis Fio dan juga sesekali melumatnya.dan mereka makin tenggelam dalam mahligai cinta yang mereka miliki.kini surga dunia telah mereka rasakan dan tanpa di duga oleh prabu Fero yang nekat telah menerobos segala pertahanan yang di bangun oleh papanya itu dan kini matahari mulai menyapa dan Fero masih stay di samping Fio dan Fio mulai bangun dengan mendapati Fero di sampingnya ,senyum mulai mengembang di wajah cantik Fio ,Fio mulai meraba wajah Fero .sedang Fero yang mulai terganggu mulai mengerjapkan matanya dan walau dia belum bangun tapi senyumnya sudah terbit duluan.
Tok Tok Tok
prabu :" princess, udah siang sayang ,joging yuk"
Fero :" what !!! papa"
Fio :" aduh gimana dong" Fio bingung harus ngapain" iya pa bentar"kembali panik" Fero baju aku mana?"
Fero :" nggak tau semalam kan asal lempar"
(( yang terjadi diantara mereka hanya mereka dan tuhan yang tahu))
apakah Fio dan Fero akan terpisah kembali?