Idol And Ordinary Girls

Idol And Ordinary Girls
Ketujuh...



Happy Reading...


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


.


.


.


Drap...


Drap...


Drap...


" Yey, kita sudah sampai! " Senang Yn dengan napas yang tersenggal-senggal akibat berlari.


" Hah... hah... tenagamu boleh juga " Jungkook akui bahwa gadis ini memiliki fisik yang kuat.


" Hump... tentu saja. Setiap ada waktu luang, aku menggunakannya untuk berolahraga karena sangat suka melatih fisik saya sendiri "


" Haha... kau mirip sekali denganku nona " Kekeh Jungkook tidak menyangka.


Dia memiliki kemiripan denganku... Batin Jungkook tersenyum.


" Ah iya, itu penjual tteokbokki "


" Ahjussi! " Sapa Yn.


" Ah gadis kecil, apa kabar? Lama tidak berjumpa " Sepertinya hubungan mereka sedikit dekat, monolog Jungkook.


" Maaf paman, Yn sibuk belakangan ini karena sedang mempersiapkan Ujian akhir semester "


" Aigo~ padahal kamu sangat pintar sekali "


" Hehe... terima kasih paman, ah ya Yn pesan tteokbokki 3 porsi dengan 1 porsi yang terpisah ya "


" Baiklah "


" Oh iya, dia siapa? Apakah dia- "


" Maaf paman, aku tau apa yang akan kamu katakanπŸ˜‘ " Cemberut Yn.


" Hoho... sudah kuduga kamu sangat pintar nak " Kekeh nya.


" Tapi, sepertinya kamu terlihat tidak asing "


" Emm... salam paman, maafkan saya jika tidak menyapa duluan " Sopan Jungkook dengan tubuh yang bungkuk.


" Tak apa, tapi tolong jaga Yn ya "


" Baik paman "


Yn mengajak Jungkook kesebuah tempat duduk.


" ... " Suasana saat ini terasa sedikit canggung.


" Emm... kamu kelas berapa? " Tanya Jungkook canggung.


" 2 Smp "


" ... " Suasana kembali canggung.


Drrt...


Drrt...


" ? "


Tut...


" Halo? "


" Yn, sudah lama tidak menelponmu "


" Haha... kakak Mila, apa kabar? " Jungkook menatap Yn yang sibuk menelpon itu.


" ... "


" Haha... BTS? "


Deg...


" Aku tidak bertemu " Yn menggeleng sambil terkekeh.


" @$(_-@) #..."


" Kakak kan tau, Yn nggak tahu siapa itu BTS "


Tidak mungkin...


" Sudah-sudah kak, aku bercanda "


" ... "


" Udah dulu ya, Yn lagi mau ke perjalanan pulang "


" ... "


" Dah kak, sampaikan salam rinduku kepada ayah dan ibu "


Tut...


" Permisi nona dan tuan, ini pesanannya "


" Tuan, ambilah ini traktiran saya "


" Kenapa kamu memesankan untuk saya? Saya kan jadi tidak enak " Tolak Jungkook secara halus.


" Haha... makanlah bersama orang-orang yang ada dirumahmu kalau kamu tidak bisa menghabiskannya "


" Saya harus pulang, kereta terakhir menuju Gangnam akan segera tiba "


" Biarkan aku yang mengantarmu " Jungkook entah kenapa merasa enggan melepaskan Yn begitu saja.


" Saya tak ingin membuatmu lelah tuan "


" Emm... b-bagaimana kalau kamu panggil saya oppa saja "


" Baik oppa "


" ... "


" Kalau begitu, Yn pergi dulu "


" Ah... sebentar, bisakah kita bertukar nomor ponsel? " Pinta Jungkook.


" Boleh, oppa orang nya baik jadi Yn tidak punya alasan untuk menolak hehe... " Jungkook tersenyum simpul. Mereka pun saling bertukar nomor dan berpisah begitu saja.


" ... "


" Tuan Jungkook, anda sudah ditunggu dikantor " Tiba-tiba muncul seseorang dengan setelan jas dan kacamata hitamnya.


" Ayo "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Cklek...


" Hyung "


" Jungkook akhirnya kau pulang " Terdengar suara pria yang sedang memegang ponselnya.


" Dari mana saja kau, kami khawatir kau terlalu lama mencari angin "


" Maafkan aku hyung, tadi ada kendala "


Srak...


" Apa itu? "


" Tteokbokki "


" Wah, ternyata kau pergi ke kedai tanpa mengajak kami " Ucap Hoseok.


" Itu pemberian " Singkat Jungkook.


" Hah, pemberian! " Ujar mereka.


Puk...


Jungkook merasakan pundak nya dicengkram pun menatap sang empu.


" Apa itu temanmu? " Tanya Namjoon.


" ... "


" Teman " Jungkook tersenyum kecil.


" Hei aku baru menyadari kalau bajumu berbeda dari sebelumnya " Kata Jimin.


" Ah itu... "


" Apa ada masalah? " Tanya Jin.


" Aku dikejar ssasaeng "


" MWOO!!! "


" Apa kau tak apa kook? " Khawatir mereka.


" Aku tak apa, tadi ada yang menolongku "


" Yang kau sebut teman tadi? " Ucap Taehyung yang sedang memainkan ponselnya.


" Ho' oh " Angguk Jungkook sambil me makan tteokbokki tersebut.


" Enak " Gumam Jungkook.


" Makan lah hyung "


Cklek...


" Jungkook "


" Mm... salam PD-nim "


" Hoho... duduk lah " Mereka pun duduk dengan masih menikmati tteokbokkinya.


" Apa bang PD mau? " Tawar Jungkook.


" Tidak terima kasih, tapi saya datang kesini mau membahas sesuatu " Serius Pria Pd itu yang bernama Bang Shin Hyuk.


Yang lainnya pun serius...


" Saya membuat sebuah project "