
Happy Reading...
πππππππ
.
.
.
Beberapa bulan kemudian...
" YN KAMU MAU KEMANA! " Teriak Amber di sebuah tempat.
" YN MAU PERGI KERJA DULU "
" TAPI- "
" TITIP SALAM UNTUK IBU MU AMBER, BYE-BYE "
Yn segera menaiki bus menuju ke sebuah terminal kereta.
" Hah... hah, semoga Yn nggak terlambat " Monolog nya khawatir.
Sesampainya di terminal, Yn masuk dengan berdesak-desakan karena dalam jam masuk kantor.
" Hah... " Yn ber napas lega ketika telah berada di dalam kereta. Yn mencari tempat duduk yang tersisa dan mendudukinya. Membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai ke kota besar tersebut, Yn membuka buku nya dan mengerjakan tugas sekolahnya.
Kereta pun lepas landas...
Ckiit...
Syah!...
" Akhir nya sampai juga " Yn dengan cepat berjalan dan keluar dari terminal.
Seoul...
" Kota yang begitu indah "
Tapi tak dapat membuat ku teroleh dari tanah airku sendiri yang lebih indah.
Yn berjalan sambil melihat-lihat sekitarnya.
Brukh...
" Aduh "
" I-i'am sorry miss, are you okey? " Khawatir Yn membantu seseorang yang dia tabrak.
" Ah I'm fine, thank for helping me " Ucap seseorang itu dibalik tudung hoodienya.
" Kalau begitu, saya permisi dulu " Yn dengan sopan menunduk dan berlalu setelah saling menyapa.
Yn gugup banget, tadi mau tes ngomong pake bahasa Korea tapi malah bikin awkward aja.
Sedangkan seseorang yang dibalik tudung itu tersenyum.
Anak yang menggemaskan
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Kring...
" Welcome Yn "
" Ah, kamsahabnida "
" Yn, apa kau libur hari ini? " Ucap seseorang yang sudah menjadi teman dekat Yn di tempat ia bekerja.
" Ah tentu saja " Yn merasa lega ketika mengucapkan sepatah bahasa Korea untuk pertama kali nya.
" Hehe... " Yn menggaruk tengkuknya dengan pipi merona malu.
" Gemas Aku sama kamu " Sebuah rangkulan terasa di pundak Yn.
" Haroon, lepaskan tangan mu Yn terlihat tidak nyaman " Kasihan Bo Raa.
" Hehe... mian-mian " Cengir Haroon dan melepaskan tangannya.
" Yn hari ini tugas nya jadi apa? "
" Kamu jadi barista saja, kakak mau di dapur dulu "
" Baiklah kak "
" Ekhem... "
" Ah... annyeonghaseyo-seonsaengnim " Ucap mereka serempak.
" Hoho... kalian nampak bersemangat " Kepala Manager menatap Yn.
" And Yn, congrats kamu sudah bertahan selama 6 bulan terakhir ini "
" Terima kasih banyak seonsaengnim " Sopan Yn sambil bungkuk.
" Haha... hari ini Saya akan menaikkan gaji kalian 2 kali lipat "
" Hee! "
" Tak apa, saya sudah mendirikan cafe ini selama hampir 1 tahun. Itu semua juga berkat seseorang yang berbaik hati ke kita "
" ? "
" Karena kalian sudah sangat bekerja keras membangun kehidupan di toko kopi ini, jadi terima saja hadiah saya yah "
" Baik seonsaengnim" Yn hanya tersenyum polos.
Hampir menjelang malam...
" Yn duluan yah... "
" HATI-HATI YN! " Teriak mereka.
" Nee... "
" Arg... akhir nya selesai juga " Yn meregangkan badan nya sambil berjalan.
" Hah, Yn lapar... bagaimana Yn beli tteokbokki untuk dimakan bersama tante dan Amber, ide yang bagus Yn " Dengan gembira dia berjalan.
Namun...
Brukh...
" Hati-hati, maaf apa kamu baik-baik saja? " Ucap seorang gadis sambil membantu seorang pria yang tak sengaja bertabrakan dengan nya.
" Ne. Tapi bisa kah kamu membantuku " Pinta pria itu dibalik masker dan topi hitamnya.
" Boleh, apa kamu dikejar sama mereka? " Tanya Yn setelah melihat seseorang dari jauh berlari kearah jalur yang sama dengan mereka.
" Ya, mereka sangat menjengkelkan " Kesal pria itu.
" Haha... baiklah kamu ber sembunyi disini dulu " Yn pun lebih dulu membantu pria ini sebelum membeli tteokbokki.
" Ne, gamsahabnida sudah menolongku "
" Sama-sama " Senyum Yn dengan manis.
Deg...