I NEED U

I NEED U
bertemu pertama kali





sampai dirumah Arumi disambut para pelayan yang sudah bersiap untuk menandandani nya.


“aku mandi dulu” ucapnya nyelonong masuk kekamar. Setelah keluar dari kamar mandi dia disambut dengan pelayan yang membawakan pakaian untuknya dan membantu memakaikan baju, setelah itu tukang make up kenalan tantenya merias wajah Arumi dengan telaten



“Arumi memang cantik tapi hari ini bakal aku buat lebih cantik. Arumi didandani seperti seorang Artis menggunakan gaun putih yang indah dengan riasan yang mendukung tubuh tingginya menutupi tubuh gemuknya. Hanya pipi chubbynya yang menonjol.



“nona Arumi pertemuan dengan laki\-laki itu jam tujuh malam kita berangkat sekarang” ucap pak Delta yang menunggu di depan pintu kamar.



“baiklah tunggu dimobil aku segera keluar” –jawabnya seraya berpikir tak salahnya mencoba lagi.


Arumi berangkat ke tempat itu disebuah restoran mewah, Arumi di bawa ke dalam ruangan yang dihiasi dengan gaya romantis layaknya kencan bersama seorang kekasih. Dia duduk di depan meja berisi lilin dan bunga mawar merah menunggu seorang laki\-laki yang akan dijodohkan dengannya. Lama sekali Arumi menunggu tapi tidak ada orang yang datang hampir jam delapan malam.



“untuk apa aku menunggu, bahkan dia tidak sudi melihat wajahku” Arumi memegangi tas dompetnya berdiri hendak meninggalkan ruangan itu tapi seseorang itu berlari masuk.


“maaf aku telat” ucapnya sambil menarik nafas. Arumi menyuruh Dafa untuk duduk dulu sambil memberi minuman. Mereka menikmati makanan tanpa berkata apapun sampai Dafa mulai bicara “aku sudah punya pacar”ucapnya membuat Arumi merasakan apakah itu yang namanya ditolak sebelum menyatakan.



“oh iya.. maaf gara\-gara aku kamu pasti harus putus sama pacarmu” –ungkapnya sambil tersenyum kecil


“aku gak putus dan gak mau putus, aku Cuma mau bilang aku gak mau dijodohkan” tegas Dafa melihat gadis itu.


“maaf aku… gak tau .. batalkan saja perjodohan ini”\-jawab Arumi.



“aku gak bisa, kalau kamu mau bantu aku batalkan ini, bilang kamu tidak mau dijodohkan denganku”\-Dafa.




“kau wanita egois, aku mencintai kekasihku bukan wanita sepertimu menikah karena bisnis udah kaya mau kaya lagi dasar gila kekayaan” ucap Dafa kesal Arumi tetap berjalan keluar kejadian didalam ruangan tidak ada yang tau hanya mereka berdua.



Árumi memasuki kamarnya membaringkan tubuhnya menatap langit\-langit mengingat Dafa laki\-laki yang menolak untuk untuk menikah dengannya. Arumi gadis yang sering didekati oleh laki\-laki dan beberapa kali pacaran dan semua mantannya diperlakukan baik tapi semua mantannya selingkuh dengan perempuan lain yang cantik.



Arumi hanya jadi Bank berjalan. Tapi sekarang laki\-laki menolak untuk dijodohkan karena mencinta kekasihnya dan mengatakan itu tepat di depannya serta di pertemuan pertama. Arumi sangat kesal entah ia merasa Iri atau karena ditolak seperti tadi.



Tring…


tring…



telepon Arumi berdering ia merogoh tas yang ada disampingnya mengambilnya dan meletakan di telinga


“gimana kencan mu”\-tante Iren


“lancar tante”\-Arumi


“kamu suka dia”


“ehmm” Arumi hanya menjawab singkat


“tante Arumi ngantuk”ucapnya sambil pura\-pura menguap


“ya udah kamu tidur sana, good night” Arumi meletakan ponselnya lagi diatas meja samping ranjang.



"cowok rese" ucap Arumi kesal dengan tingkah cowok yang baru dia kenal itu.