I'M Late Loving You

I'M Late Loving You
3



keesokan harinya


Tok tok


" Caca bangun" teriak mommy Caca


" iya mom Caca sudah bangun" jawab Caca


Bukan nya langsung bersiap-siap untuk sekolah, Caca malah memikirkan percakapan semalam dengan Tasya. Apa yang harus ia lakukan saat ini. Dari pada pusing memikirkan hal itu, akhir nya caca memutuskan untuk bersiap-siap.


Caca bangun dari tidurnya dan menuju ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya.


setelah mandi Caca bersiap-siap, Caca pun turun kebawah dengan baju sekolah yang sudah rapih.


" Good Morning mom,dad,bang," kata caca


" morning too" bales keluarganya


" Kamu kenapa kaya gak biasanya " tanya bang Dirga kepada caca


"gapapa bang, cuman lagi gak mood aja" jawab Caca


" gak mood kenapa kak" tanya dafi


"gapapa " jawab Caca


" sekarang kita sarapan dulu, supaya kalian gak kesiangan" kata Daddy Caca yang sedari merhatiin interaksi mereka


" ok dad" jawab mereka serempak


mereka pun mulai sarapan dengan tenang


selesai sarapan Caca dan dafi pamit pergi ke sekolah. Sedangkan Dirga pamit untuk kuliah.


"mom,dad,princess, Abang pergi kuliah dulu, assalamualaikum". tanpa menunggu balasan keluarga nya bang Dirga langsung berlari keluar menuju mobilnya dan pergi berangkat sekolah.


" mom,dad, aku SMA dafi juga berangkat ya,takut telat juga. Ayuk Kaka antar. Assalamualaikum". kata Caca sambil mencium punggung tangan kedua orangtuanya


" wa'alaikumsalam dan hati-hati " jawab David dan vania.


Caca dan dafi pun berjalan ke arah mobil caca yang sudah terparkir di luar mansion,saat sudah didalam mobil. Caca menjalankan mobilnya mengantar Dafi ke sekolah dulu, baru dia akan ke sekolah nya.


saat sudah sampai disekolah Dafi pun langsung turun sesudah pamit sama Caca.


" KA aku masuk ke dalam dulu ya" kata Dafi


" iya, belajar yang rajin ya " jawab Caca


" siap KA, assalamualaikum hati- hati KA" kata Dafi


" iya , wa'alaikumsalam" jawab Caca


setelah itu Caca pun melanjutkan perjalanannya ke sekolah, saat sudah sampai diparkiran Caca melihat sahabat-sahabatnya yang sedang menunggu dia.


" morning" kata sahabat-sahabat Caca


"too" kata Caca


" jangan diam terus kaya kemarin ya ca dan jangan ditekuk Mulu tuh muka. Awali hari mu dengan senyuman." kata dian


" betul tuh" kata Saras


Caca hanya menanggapi dengan senyuman tipis


" Ayuk masuk kelas" kata Tasya yang sedari tadi diam


"okeh" jawab mereka semua


saat mereka berjalan ke kelasnya. Caca gak sengaja menabrak seseorang.


" sorry gak sengaja" kata orang yang nabrak Caca


" iya gapapa" kata Caca sambil melihat orang tersebut. Seketika tubuh Caca menegang, begitupun dengan orang yang menabrak caca


"loh Kaka kok bisa ada disini" kata Dian dan Saras barengan


"kalian gak liat dia pakai seragam sini"kata Tasya dengan nada ketus


" oh iya gue sekolah disini" kata orang tadi yang sudah sadar dari lamunannya


" oh gitu ya, udah lama kita gak ketemu ya KA" kata Saras


" iya,semen"


"gue ke kelas , kalo kalian masih mau ngobrol gue pergi duluan." kata Caca yang memotong ucapan orang tadi dan setelah itu dia langsung pergi ke kelas tanpa menunggu jawaban dari yang lain


"sorry KA, Caca kan emang kaya gitu orang nya dari dulu." kata Saras yang gak enak karena sikap Caca


" oh iya gapapa, kalo gitu gue duluan ya." kata orang tadi


"okeh KA" kata Saras


setelah itu mereka melanjutkan langkah nya menuju kelas. Sesampainya dikelas mereka langsung duduk. Dan gak lama bel masuk pun berbunyi.


setelah itu mereka pun melanjutkan belajarnya dan selama beberapa jam mengikuti pelajaran. Akhirnya bel istirahat pun berbunyi


bel pun berbunyi, seluruh guru dan murid pun keluar untuk istirahat. Caca dan sahabatnya pun pergi ke kantin . Sesampai nya di kantin mereka duduk di bangku biasa yang mereka tempati.


" di pesan sana" kata Saras


" gue mulu, sama lu tapi" kata Dian


"iya dah Ayuk" kata Saras


" samain aja ya" kata Dian


"iya " jawab Tasya dan Caca


setelah Saras dan Dian pergi memesan pun, tiba tiba ada yang datangin meja mereka.


" permisi, kita boleh gabung" kata darma yang sudah duduk di bangku yang masih kosong


Tasya dan Caca cuman bisa saling lirik


" kalo udah duduk ngapain nanya" ketus Tasya


darma hanya bisa cengengesan dan sambil garuk-garuk tekuk nya yang tidak gatal


" oh iya kalian udah pada mesan" tanya Dimas


" sudah" jawab Tasya


" oh okeh dah, kalian mau pesan apa" tanya Dimas ke teman-teman nya


"samain aja" jawab Rizal


"darma lu ikut gue pesan." kata Dimas


"okeh" kata darma


setelah darma dan Dimas pergi memesan, tidak ada percakapan di antara mereka. Mereka sibuk dengan kegiatan nya masing-masing. Berbeda dengan seseorang yang dari tadi merhatiin Caca. Dia sedang bergelut dengan pikiran nya sendiri.


"mau sampai kapan kita menjadi orang asing seperti ini. Apakah kamu lupa semua kenangan yang udah kita lalui. Apakah gak berarti nya lagi aku di kehidupan kamu. Aku rindu kamu yang dulu selalu membutuhkan ku. Tapi kenapa kamu meminta kita menjadi orang asing. Apa salah jika aku masih berharap kita bisa menjadi teman. Walaupun sekarang kita menjadi orang asing. Tapi aku akan menjagamu dari jauh. Hatiku masih sama untuk orang yang sama. Kalo kita ditakdirkan bersama, aku gak akan membuat mu terluka, dan akan sabar menghadapi sikap mu. Tapi apabila takdir tak menginginkan kita bersama. Semoga kamu bahagia dengan pilihan mu nanti nya." Batin seseorang yang dari tadi merhatiin Caca


tidak lama kemudian saras,Dian,Dimas dan Darma pun datang membawa makanan.


" oh iya, kita belum kenalan. Gue dimas Aditya Nugraha" kata Dimas


" gue darma Pratama" kata darma


" gue rizal Ardiansyah" kata rizal


" Lo gak kenalin diri lu Van" kata Dimas yang bingung teman nya itu dari tadi diam saja


" udah kenal" kata Devan yang sadar dari tadi melamun sambil merhatiin Caca yang sedang main handphone.


Caca yang mendengar suara gak asing ditelinga nya pun, langsung menengok ke sumber suara. Betapa terkejut nya dia saat tau ada orang yang gak pengen ia temuin saat ini.


" sekarang giliran kalian yang kenalin diri kalian" kata darma


"gue Dian anugrah Wijaya" kata dian


"gue saras Aprilia dirgantara" kata Saras


"gue Tasya putri aurelia" kata Tasya


"gue marsya aulia Alexandra" kata Caca


setelah acara perkenalan, mereka pun melanjutkan makan nya yang tertunda.


setelah selesai makan mereka pun melanjutkan mengobrol.


" oh iya, tadi kata Devan kalian sudah kenal. Kenal dimana" tanya darma


" KA Devan itu Kaka kelas kita waktu SMP" jawab Saras


" kalian semua dekat sama Devan" tanya darma


mereka pun saling lirik, kecuali Caca yang


sedari tadi sibuk dengan pikiran nya


" nggak terlalu" jawab Tasya


"gue kira kalian dekat" kata darma lagi


kring,,,,,kring


bel masuk pun berbunyi,semua murid masuk kedalam kelas masing-masing. Tak lama guru pun masuk kedalam kelas untuk mengajar.


" kita lanjutkan pelajaran yang kemarin, buka buku paket kalian halaman 50 dan lain-lain" kata guru


tidak lama pun bel pulang berbunyi


kring,,,,,kring


Caca dan sahabatnya pun keluar kelas, berjalan kearah parkiran untuk ke mobil masing-masing.Setelah sampai di parkiran, ada seseorang yang memperhatikan Caca dari kejauhan. Setelah ke mobil mereka pun pulang kerumahnya masing- masing. Tapi tidak dengan orang yang tadi. Dia masih memperhatikan caca, sampai mobil Caca hilang dari pandangan nya.