
Hari ini,hari pertama Caca masuk di SMA MERPATI. Setelah melewati masa-masa orientasinya di SMA MERPATi bersama dengan ketiga sahabatnya.
Baru pertama masuk sekolah yang hanya di isi dengan perkenalan dan menyusun organisasi kelas.
Marsya sedang berjalan beriringan bersama dengan ketiga sahabat nya ke kantin. Mata nya tak henti-hentinya melihat keliling sekolah baru nya yang beberapa hari dia masuk.
" ca, Lu mau ikut ekskul apa?" tanya Tasya
" Voli mungkin" jawab Caca
" wah bagus tuh, kita juga ikut sama kaya lu ya ca" kata Dian
" gak punya pendirian bangat lu ngikutin orang Mulu" jawab Tasya
" mbak pedas amat kalo ngomong" kata Saras
" terserah kalian mau ngambil eskul apa, dan terserah kalian juga kalo mau ngikut gue. Tapi gue saranin SII, ikutin yang sesuai sama skill kalian. Jangan selalu ngikutin orang lain yang belum tentu kalian bisa lakuin apa yang orang lain lakuin" jawab Caca
"Tuh dengar, jangan masuk kuping kanan keluar kuping kiri" kata Tasya
" lu kalo ngomong ngegas Mulu. kalo gak ngegas, ngomong pedas banget kaya makan cabe sekilo." Jawab Dian
" mungkin dia lagi datang tamu bulanan" Jawab Saras
" itu mah bukan bulanan, tapi harian. " Kata Dian, yang langsung ditatap tajam sama Tasya.
" udah- udah tiap hari kerjaan nya ribut Mulu" kata Caca
Sesampainya di kantin mereka duduk disalah satu meja yang masih kosong dipojok. Karena mereka tidak mau kalo di kantin nempatin meja yang ada di tengah atau didekat tempat yang terlalu ramai.
" pesan makanan sana di,ras" kata Tasya
" iya, samain aja semua ya, biar gak ribet" Kata dian dan Saras barengan
"iya " Jawab Caca dan Tasya
Dian dan Saras pun pergi memesan makanan, dan Tasya mengajak ngobrol Caca yang sedari tadi diam.
" lu kenapa diam aja dari tadi, gak seperti biasanya" tanya Tasya
" gue gak papa kok" jawab Caca
" kalo ditanya kenapa itu, jawab nya karena. Gue yakin pasti ada yang menggangu dipikiran lu kan" kata Tasya
" Gak kok, gue gak lagi mikirin apa-apa" jawab Caca
" kita udah"
"hello everybody, gue datang membawa kebahagian dan makanan yang sudah ditunggu sahabat-sahabat gue ini" teriak dian yang memotong pembicaraan Tasya
" CK. berisik. Liat sekitar malah jadi pusat perhatian kita" Kata Tasya sekaligus memberi tatapan tajam ke Dian
" aish yaah sorry, tapi jangan gitulah tuh mata mau copot" kata Dian
" jangan dilanjut bicara nya, mending makan dulu, baru ngobrol lagi. Kata Caca
mereka pun melanjutkan makan mereka sampai selesai. Setelah selesai mereka pun melanjutkan obrolannya.
" ca, lu lagi ada masalah ya. Dari tadi lu keliatan beda banget" tanya Dian
" nggak ada kok. Beda gimana?" kata Caca
" lu pendiam gitu. Biasa nya Lu kan ceria." Kata Dian
" gue juga ngerasain perubahan lu dari tadi" kata saras yang langsung dianggukan kepala sama Tasya.
" nggak kok, mungkin menurut kalian aja" kata Caca
bel masuk pun berbunyi. Mereka semua langsung berjalan memasuki kelas mereka. Tasya dan Caca duduk di bangku bagian kedua. Dian dan Saras pun ada di belakangnya. Sesampai nya dikelas ternyata jam kosong, guru- guru lagi ngadain rapat untuk murid kelas X. Yang akan memulai memasuki pelajaran yang akan mereka pelajarin nanti nya. Tasya pun mengajak Caca ngobrol.
" ca, kita sahabatan berapa lama SII, kenapa lu terlalu tertutup sama kita." tanya Tasya
" maksudnya gimana, kenapa lu nanya begitu" jawab Caca
" ca, coba lu jujur, sebenarnya ada apa sama lu. Kenapa dari tadi lu murung terus, Setidaknya lu kasih tau gue. Gue sahabat lu, apapun masalah lu pasti sebisa mungkin gue bantu. Apapun masalah lu, lu bisa berbagi sama gue. Kalo gue gak bisa bantu pun, gue akan cari solusi dan setidaknya beban lu berkurang. Jangan semuanya lu pendam sendiri. Gue tau dibalik sikap ceria lu, ada luka yang tersembunyi bukan" kata tasya
Caca pun hanya bisa menghela nafas dengan berat
Bel pulang pun berbunyi, Caca dengan ketiga sahabat nya pun berjalan ke parkiran memutuskan untuk pulang. Setelah sampai di parkiran Dian dan Saras pun memutuskan untuk pulang duluan. Sekarang tinggalan Caca dan Tasya.
" gue duluan " kata Caca
" tunggu ca" kata Tasya
" ada apa lagi" jawab Caca
"lu belum jawab pertanyaan gue yang dikelas tadi" kata Tasya
" udahlah gak usah dibahas, mending kita pulang aja. Udah mau sore" jawab Caca
" ntar gue ke rumah lu. Setidaknya lu bisa cerita sama gue ca" kata Tasya
" gak usah. Gak semua masalah harus gue ceritain ke orang lain" jawab Caca
" jadi selama ini gue itu orang lain bagi lu? Gue ini sahabat lu ca dari kecil. Mau sampai kapan lu terlalu tertutup sama gue ca" kata tasya
" nggak gitu maksud gue . Sambil menghela nafas berat. Ntar lu ke rumah gue aja,Gue balik duluan.
" oke. Take care" kata Tasya