
setelah Caca sampai rumah, dia terus aja memikirkan kejadian tadi. Ada hubungan apakah devan dengan perempuan tadi. Apabila Devan masih menginginkan nya, gak mungkin dia sudah bersama orang lain. Apakah dia mau berjuang lagi seperti dulu, atau dia malah ingin pergi bersama kekasih nya. Apabila dia bahagia dengan orang lain, Caca harus merelakan nya.
" seandainya dulu aku lebih dulu tau perasaan kamu. Semuanya gak akan seperti ini. Seandainya dulu aku tidak telat menyadari, mungkin kita bisa bersatu sekarang. Seandainya aku tidak menyuruh mu pergi dan menjadi orang asing. Mungkin kita sekarang lagi bersama bercanda tawa. Aku menyesal setelah semuanya terjadi. Aku kira ini hanyalah sebuah penyesalan, tapi aku salah. Penyesalan ini malah berujung aku mencintaimu. Jalan kita sudah tidak sama, aku akan selalu berdoa yang terbaik buat kamu. Kita tak bisa bersama jika bukan takdir yang menginginkan nya" Ucap Caca dalam hati sambil menghela napas berat. Dan tanpa sadar dia sudah menetes kan air mata. Sesakit itu kah dulu devan saat dia mengabaikan rasanya,Menyuruh nya menjauh menjadi asing dan mengharapkan orang yang gak pernah menginginkan nya. Dan sekarang dia merasakan itu. Dia menyesal dan tidak mau menyia-nyiakan orang yang cinta sama dia.
Dia pun melangkah kan kaki nya untuk kekamar mandi. Setelah dari kamar mandi, dia pun memutuskan untuk istirahat dan merebahkan dirinya di kasur miliknya.
tidak terasa waktu pun sudah malam, dia pun melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah itu dia pun turun kebawah untuk makan malam.
"malam all" kata Caca
" malam princess" jawab seluruh anggota keluarga
"sekarang kita makan, abis itu Daddy mau berbicara sama kalian" kata Daddy
" oke dad" kata mereka serempak
setelah makan malam, mereka kini telah berkumpul diruang keluarga.
"Daddy ingin berbicara sama kalian" kata Daddy
" apa dad" kata Dafi
"apa kalian tidak keberatan, bila nanti anak teman Daddy tinggal disini sementara waktu" kata Daddy
" loh emang nya kenapa harus tinggal disini" kata bang Dirga
" orang tua nya akan ada perjalanan bisnis keluar negeri, dia takut anak nya kalo sendirian dirumahnya, nanti tidak ada yang mengurusi nya. Karena para maid nya lagi pada pulang kampung." kata Daddy
" kami tidak keberatan" jawab Caca yang sedari tadi diam
" anak nya cewek atau cowok dad" kata dafi
" anak nya cowok" kata Daddy
"kapan dia kesini" kata bang Dirga
" mungkin besok" kata Daddy
" sudah-sudah,kalian dari tadi ngobrol terus. Sekarang kalian semua istirahat. Besok kalian harus sekolah
"oke mom good night" jawab mereka serempak
" night too all" kata mommy
Caca pun kembali ke kamar nya, dia pun mengambil handphone nya untuk mengecek handphone nya. Ternyata pas dia lihat ada nomor tidak dikenal menelpon nya . Dia pun mengecek nomor tersebut. Dan ternyata itu nomor nya devan.
DEVAN
ini aku Devan
save nomor aku ya
oh iya, kamu pasti bertanya-tanya dia siapa
kalo aku boleh jujur
dia kekasih ku
tapi aku tidak mencintai nya
aku pikir, aku bisa melupakan kamu
ternyata tidak
nama kamu selalu ada di hati ku
mungkin aku terlihat seperti orang jahat
menjadikan dia pelampiasan untuk melupakan mu
aku rindu kita yang dulu ca
aku gak mau memulai kisah dengan orang baru ca
yang aku mau hanya memulai kisah dengan mu.
tapi aku sadar, kamu tidak bisa menerima ku
You are always in my heart
I love you sincerely
I wish you could be with me
I will always be by your side, even if you don't expect me
kamu sudah tidur ya ca
Good night, sweet dreams
Caca pun menitikkan air mata nya setelah baca chat dari Devan. Apakah dia harus berjuang buat dapetin Devan. Tapi apakah Devan tidak keliru dengan perasaan nya. Apakah Devan benar-benar mencintai nya. Atau itu hanya omong kosong dia aja. Tidak mungkin Devan tidak mencintai kekasih nya. Selama ini yang menemani Devan adalah kekasih nya. Apakah tidak ada rasa sedikit pun Devan kepada kekasih nya. Apa tidak ada kenangan yang Devan simpan bersama kekasih nya. Sampai dia hanya ingin memperjuangkan Caca saja. Tapi Caca tidak mau menyakiti kekasih nya Devan. Apalagi sesama perempuan seharusnya paham bagaimana sakitnya saat orang yang kita sayang direbut orang lain. Caca pun bingung dengan semua ini.