I Love You My Girl

I Love You My Girl
Chapter 5: Sekretaris menyebalkan



Jangan lupa Like, Comment, Vote, Beri bintang 5, dan Share ya kawan-kawan.


Keesokan harinya di Kosan Nasya 04.40


Kringgggg.....kringgggg....kringgggg. Bunyi alarm.


"Eughh,,,". Nasya pun bangun dan mematikan alarm nya.


"Ternyata sudah pagi, saatnya bersiap-siap untuk sekolah" ucap Nasya dengan semangat, lalu beranjak dari tempat tidurnya, dan mandi.


Setelah semuanya siap, Nasya pun mulai memasak untuk sarapan.


"Masak apa yahh? aha lebih baik masak telur mata sapi aja deh lebih mudah, dan praktis". Nasya pun mulai masak.


Setelah selesai masak tiba-tiba ada bunyi ketukan pintu tok...tok...tok


Nasya pun segera menghampiri nya dan melihat di balik jendela siapa yang datang, dan ternyata Kak Alex.


"Ngapain Kak Alex kesini yah, pagi-pagi sekalii?" batin Nasya.


Tok...tok...tok, "Sayanggggg" teriak Alex di luar.


"I....iya sebentar Kak".


Nasya pun membukanya, terlihat Kak Alex dengan setelan jas yang membaluti tubuh kekarnya.


"Haiii sayang, boleh Kakak masuk" sapa Alex.


"Bo...boleh ma....masuk aja Kak" mempersilakan Kak Alex masuk.


Alex pun masuk dan mencium sesuatu yang harum seperti bau masakan.


"Sayangggg, kamu masak ya" tanya Alex.


"Iya Kakak, Kak Alex udah sarapan?".


"Mau dongg sayang apalagi sama kekasih Kakak".


"Ihhhh Kakak gombal" Nasya pun merona.


"Kan gombalnya sama kamu sayang".


"Ihhh udah ah malu Nasya, Kakak mau sarapan sama Nasya".


"Mau donggg".


Nasya pun mengajak Kak Alex ke meja makan.


"Maaf ya Kakak tempatnya sempit".


"Tidak masalah bagi Kakak sayangg" ucap Alex dengan lembut, yang mana Nasya merasa jantungnya berdebar-debar, mendengar perkataan lembut Kak Alex.


"Kakak suka makan telur" tanya Nasya.


"Suka dongg sayangg".


"Nasya ambilin yaa nasi buat Kakak".


Alex merasa hatinya hangat mendengar ucapan Nasya, Nasya seakan seperti seorang istri saja, yang mana Alex akan melamar Nasya secepatnya.


"Thankyou girl".


"Sama-sama Kak".


Mereka pun makan bersama, dan Alex baru pertama kali mencoba makanan Nasya rasa masakan Nasya dengan Ibunya sama-sama enak, Alex pun tersenyum-senyum saat memakannya.


"Kakak masakan Nasya enak?" ucap Nasya berhati-hati.


"Ini.....sangat nikmat sayanggg, nanti masakin lagi yaa buat Kakak" ucap Alex sambil mengunyah makanan.


"I...iya Kak". ucap Nasya malu-malu.


Mereka pun menikmati sarapan dengan tenang.


"Enaknyaa....masakan istri Kakak" gombal Alex.


"Ihhh...Kakak sama Nasya kan belum nikah" ucap Nasya polos.


"Awwww...sayangku kamu ingin menikah dengan Kakak, sekarang juga Kakak bisa" ucap Alex bahagia.


"Ihhhh". Nasya pun merona.


"Yasudah Kakak akan melamar mu secepatnya, kamu masuk jam berapa?" tanya Alex sambil melirik jam tangan mewahnya yang menunjukkan pukul 05.40.


"Jam 06.00 Kak" ucap Nasya polos.


"Whattttt jam 6 pagi-pagi amat tuh sekolah" ucap Alex kaget.


"Maksudnya berangkat dari sini jam 06.00 gitu".


"Baiklah Kakak antar yaa".


"Ehh gak usah Kak nanti Kakak telat kerja".


"Jam berapapun Kakak masuk, Kakak gak akan pernah telat".


"Wow Kakak hebat".


"Pasti, karena kamu bangga memiliki seorang kekasih yang hebat" ucap Alex narsis


"I...iya Kak" jawab Nasya kikuk.


"Baiklah bagaimana kita pergi sekarang, eitss tunggu dulu Kakak nanti akan menjemput mu dan mengajak ke suatu tempat, apakah kamu sibuk sayang".


"Gak Kak, emang kemana Kak?".


"Ihhhh Kakak" ucap Nasya lalu mencubit lengan kekar Kak Alex.


"Ahhh sayangg". Alex mendesah.


Yang mana Nasya baru pertama kali mendengar suara seperti itu.


"Kakak kenapa?" tanya Nasya bingung.


"Sayang apakah kamu tidak tau?" tanya Alex.


"Gak Kakak" jawab Nasya polos.


"Nanti juga kamu mengetahuinya sayang". Sambil mengusap kepala Nasya.


Nasya pun menganggukan kepala nya.


"Yaudah kita berangkat sekarang, tapi ngomong-ngomong Mumu mana?" tanya Alex, sedari tadi tak melihat nya.


"Mumu lagi main sama tetangga sebelah aku Kak" ucap Nasya sambil mengikat tali sepatu nya.


"Ohhh gitu".


"Yaudah ayok Kak" ucap Nasya sambil menarik lengan kekar Kak Alex keluar.


Setelah semuanya siap, Alex mengantar Nasya ke sekolahnya dengan mobil sport nya dan sedari tadi Alex melirik Nasya yang mungil, imut, dan menggemaskan. Yang mana membuat Alex ingin sekali mengurung gadis ini di kamar seharian.


"Kakak kenapa liat Nasya terus?" tanya Nasya karena dari tadi Alex melihatnya terus.


"Kamu cantik sayang ku" ucap Alex dengan santai sambil berkendara.


"Ihhhh Kakak".


"Jam berapa nanti pulang sayang?".


"Jam 12.00 Kak".


"Kakak jemput yaa nanti".


"Kaka gak repot gitu? antar jemput Nasya kesekolah".


"Bagi Kakak tidak repot sayang".


"Ehhh Kak sepeda Nasya dikemanain?" tanya Nasya.


"Sepeda mu Kakak modifikasi".


"Di modifikasi apanya? Kak".


"Lihat saja nanti".


"Baiklah Kak".


Dan terjadi keheningan antara mereka berdua Alex yang fokus menyetir, sedangkan Nasya menikmati jalanan kota yang padat, dan tak terasa waktu begitu cepat mereka sampai di sekolah Nasya.


"Kakak, Nasya sekolah dulu yaa semangat kerjanya" pamit Nasya sambil memberikan semangat kepada Kak Alex.


"Kamu juga yang rajin belajar yaa, kiss Kakak dulu dong" sambil memajukan bibirnya.


"Ihhhh" Nasya pun memajukan bibirnya dan pada akhirnya mereka berciuman sebentar lalu Nasya pun keluar dari mobil Alex.


Nasya pun melambaikan tangan ke arah Kak Alex, Alex pun sama melakukan nya. Dan setelah Nasya keluar, Alex menelpon bodyguard nya.


"Hello".


"Siap, ada apa Boss?".


"Tolong jaga gadisku yaa".


"Siap Boss, apakah ada lagi?".


"No".


Alex pun mengakhiri teleponnya dengan bodyguard nya, dan melajukan mobilnya ke perusahaan nya.


Di perusahaan Artesal Group


Setelah sampai kantor ,Alex sengaja datang pagi karena dia mengantar kekasihnya.


"Hello Boss" ucap Mario dibelakang Alex.


"Hi Mario" jawab Alex santai.


"Tumben Bosnya mukanya cerah sekaliiii....seperti sinar matahari".


"Kau menyamakan ku dengan sinar matahari" ucap Alex dengan nada yang tinggi.


"Hahaha canda Boss, tumben mukanya cerah Boss". sambil melirik muka Boss nya.


"Suka-suka saya" balas Alex santai.


"Yahh Boss gitu, kemaren ada yang nanyain Boss".


"Siapa?" tanya Alex.


"Oranggggg gilaaaaa" ucap Mario lansung lari.


"Dasar kau sekretaris menyebalkan kau, aku akan menurunkan gajimu!!!!" teriak Alex saat lift sudah terbuka.


Bersambung****


***Jangan lupa untuk selalu Like, Comment, Beri bintang 5, Vote, And Share ke Kawan-kawan kalian, agar cerita ini semakin banyak yang membaca.


Salam dari author Abii***🙏🙏🤗🤗