
Jangan lupa untuk Like, Vote, Comment, Follow, and Share.
Di Kosan Nasya
Setelah Alex pulang, Nasya pun mulai membersihkan kosannya.
"Huhhhh....beres juga akhirnya" sambil menyeka keringat akibat membersihkan rumah.
"Sebaiknya aku siap-siap saja untuk bekerja" ucap Nasya sambil menuju kamar mandi untuk mandi.
Setelah mandi Nasya pun mulai memoles bedak tipis dan siap-siap akan berangkat kerja.
"Mumu Nasya pergi kerja dulu yaa, jangan nakal-nakal dirumah, bye mumu" sambil mengusap Mumu.
Dan pada akhirnya Nasya pun pergi berangkat kerja, tapi Nasya lupa bahwa di kerja harus naik apa Nasya pun bingung.
"Hemmm pake apa ya kesana nya, gara-gara tadi pagi sih,,, ehh tapi sepeda Nasya dikemanain yaa". Nasya pun mulai bingung dia harus naik apa kesana.
"Naik angkot aja kali yaa, nanti turun jalan dikit,,, baiklah". Pada akhirnya Nasya pun naik angkot dan berjalan sedikit ke tempat bekerja nya.
Artesal Group pukul 17.25
" Huhhhhh melelahkan sekali" ucap Alex yang sedang memijat kepalanya.
"Hemm lebih baik aku ke cafe aja lah,, lumayan menghirup udara". Alex pun beranjak dari kursi kebesaran nya dan keluar untuk pergi ke cafe.
" Boss mau kemana" tanya Mario melihat Bos nya pergi.
"Ohh Rio,,jaga ruangan yahh kalo ada yang nanya bilang saja saya sedang keluar" ucap Alex lansung pergi.
"Ehh ditanya kemana malah disuruh jaga ruangan,, mening main game ajalah sambil menjaga ruangan Boss" ucap Mario.
Alex pun turun dari lantai atas ke lantai bawah untuk pergi ke cafe untuk menghilangkan lelah, sekaligus mencari udara segar.
Alex pun keluar dari lift banyak para karyawan perempuan memuji karena sudah tampan, pintar, dan kaya. Dan Alex hanya acuh saja tidak mempedulikan sekelilingnya yang memujinya.
Alex pun menuju mobil mewahnya dan mengendarai nya ke cafe **** untuk menghilangkan rasa lelah nya.
Setiba di cafe **** Alex lansung dilayani oleh para pelayan cafe disana karena mereka tau siapa Alex.
"Tuan anda ingin memesan apa" ucap pelayan cafe tersebut.
"Saya pesan Avocado Milk 1" ucap Alex.
"Baiklah Tuan, ada lagi yang anda pesan" ucap pelayan cafe tersebut lagi.
"No" ucap Alex singkat.
Dan segera pelayan tersebut pergi dan memberikan pesanan tersebut kepada chef cafe.
Alex sedang fokus menatap Handphone nya namun tiba-tiba seseorang pegawai cafe tak sengaja terjatuh, karena kaki nya tersandung oleh Kaki Alex.
"Ma....maaf tuan saya tidak lihat tadi". Sambil menundukkan kepalanya. Karena takut dimarahi.
Alex pun menatap nya tajam, namun dia merasa kenal dengan suara tersebut.
" Sepertinya aku merasa kenal dengan suara itu" batin Alex. Alex pun melirik nya dan dia tersenyum karena dia bertemu lagi dengan gadis mungilnya.
"Hello girl kita berjumpa lagi" ucap Alex sambil memegang tangan
Dengan berani Nasya melihatnya karena dia juga merasa kenal dengan suara tersebut, sontak Nasya pun kaget saat melihatnya ternyata Ka Alex.
"Ka...kak ma...af Nasya tidak se... sengaja" ucap Nasya ketakutan, karena dia takut di marahi.
"Tidak semudah itu girl" Alex pun lansung membawa Nasya keluar dan membawanya ke mobil.
"Ahhhhh apa yang Kakak lakukan" tanya Nasya sambil ketakutan, karena tiba tiba di bawa ke mobil.
"Kakak,,, hemmm Kakak akan melakukan apa yang Kakak inginkan". Sambil menunjukkan seringaian nya.
"Girl kau menolakku hemm" ucap Alex sambil memegang dagu Nasya.
"Bu.... bukan begitu ta- ahhhhh" Nasya kaget karena tiba-tiba dicium oleh Kak Alex.
"Ka......kak.... ku.... mohon ber...henti...".
Akhirnya Alex mengakhiri ciumannya.
"Itulah hukuman mu girl".
"Kan Nasya tidak sengaja tadi" ucap Nasya dengan nada pelan.
"Hahhh,,,tidak sengaja mana mungkin".
"Iya bener,,,,,maafin Nasya tadi gak sengaja" ucap Nasya memohon agar Alex mau melepaskan nya
"Permintaan maaf diterima, tapiiii ada syaratnya" tantang Alex.
"Apa itu Kak? " tanya Nasya.
"Bagaimana kamu menjadi gadisku apa kamu mau girl".
Sontak Nasya terkejut karena mendengar menjadi gadisnya membuat Nasya malu dan merona.
"Diam pertanda iyaa".
"Bu....bukan begitu Kak".
"Kau menolakku girl, atau Kakak cium lagi kamu".
Nasya pun merasa bingung dan akhirnya menjawabnya.
"Baiklah Nasya mau".
Yang mana Alex bahagia dan tiba-tiba rasa lelah nya hilang entah kemana. Alex pun memeluk Nasya dengan kasih sayang yang mana Nasya diam dan tidak membalasnya dan merasa malu.
"I love you girl" ucap Alex melepaskan pelukannya, memegang pipi Nasya, dan mencium keningnya.
"Bagaimana kita kencan sayangg" ucap Alex tersenyum.
Nasya pun memerah akibat mendengar kata sayang dari Kak Alex.
"Ahhh kau memang menggemaskan dengan memerah seperti itu bagaimana kamu menjadi istriku?" ucap Alex dengan santai.
Yang mana Nasya lansung mencubit lengan Alex yang kekar.
"Aduhhh sayang kau mencubit ku hemmm" ucap Alex dengan pura-pura kesakitan padahal tidak.
"Kakak sih ngomongnya kemana aja" ucap Nasya malu dan memeluk Kak Alex.
"Woww sudah berani memelukku yahh hemm".
"Ehhh ma..maaf kak, Nasya gak senga..ja" Nasya pun melepaskan pelukan nya namun Alex menahannya seakan tidak melepaskan pelukan Nasya.
"Jangan dilepas dulu Kakak mau memberitahu sesuatu" ucap Alex dengan berbisik di telinga nya.
"Apa Kak?" tanya Nasya penasaran.
"Kamu wangi sayangg, dan jangan lupa kencannya nya ya sayang" ucap Alex, da lansung mencium pipi Nasya dengan gemas.
Nasya pun merona karena baru pertama kali Nasya diperlakukan oleh seorang laki-laki.
**Bersambungggg
Jangan lupa Like, Kasih kritikan dan saran, Vite, jadikan favorit, Follow author, and share**.