
Jangan lupa untuk vote, like, comment, share, and follow;) ;) Salam dari Author Abii 🙏🙏
Bel sekolah di SMA Pelangi Indah 1 berbunyi menandakan seluruh murid-murid masuk ke kelasnya masing-masing untuk belajar, begitupun dengan Nasya yang untung nya datang tepat waktu akibat bertemu dengan pria tampan tadi, dan Nasya pun segera menuju kelas 11 lalu duduk di bangku bersama teman sebangku nya Silvia sahabat Nasya dari SD.
"Sya tumben kamu datang hampir telat, jangan-jangan kamu telat bangun akibat bekerja di cafe ya... ya... ya?? " ucap Silvia yang merupakan sahabat Nasya dari SD.
"Nggak juga yang penting datengnya pas waktu, hehehehe.. " ucap Nasya sambil nyengir.
"Ya udah tapi,,,kenapa kamu bisa agak telat? cerita dong kepo aku" ucap Silvia yang antusias ingin tau sekali.
"Cerita nggak ya??? hemm cerita aja deh" ucap batin Nasya sambil melamun.
"Malah bengong, kayak nya ada sesuatu nihh, ayo dong cerita, nggak liat apa ratu cantik ini sudah kepo tingkat dewa" ucap Silvia dengan tingkat kepo yang tinggi.
"Ehh ta... tadi" ucap Nasya berhenti berbicara karena Guru Bahasa Indonesia masuk ke kelasnya. Yang mana Nasya dan Silvia berhenti mengobrol dan duduk di kursi bersama-sama.
"Jangan lupa ceritanya sya istirahat kita lanjut" ucap Silvia.
"I,,, iya via nanti aku ceritain" ucap Nasya malu-malu.
"Aku semakin penasaran tanggung jawab lohh" ucap Silvia.
"Iya iyaa nanti aku ceritain" ucap Nasya.
Dan mereka belajar dikelas nya dengan tenang.
🖥🖥🖥🖥🖥🖥🖥🖥🖥🖥
Di perusahaan Artesal Group
Seorang pria tampan yang memarkirkan mobil mewahnya dan berkelas di parkiran khusus untuk pemilik perusahaan tersebut, dia adalah Alexander Artesal pria tampan yang umurnya 28 tahun yang sudah menjabat Bos di perusahaan nya. Dia adalah seorang pembisnis sukses di usia muda yang mana menempati urutan ke satu dalam bisnis tambang emas, tambang minyak, pariwisata, pakaian, kertas, dan kapal pesiar di Asia Tenggara.
Alex pun berjalan memasuki perusahaan nya dengan santai dan tidak ada senyuman, yang mana dia hanya menunjukkan senyum liciknya dan tidak menunjukkan senyum ramahnya. Para karyawan membungkuk hormat karena datangnya Bos Artesal group. Alex lansung ditemani oleh sekretaris nya yang bernama Mario Smith. Sekretaris yang selalu bersama Alex.
"Tuan hari ini ada pertemuan dengan Group K
nanti pada pukul 10.00" ucap Mario
"Tumben sekali, ada yang tidak beres,seperti nya aku harus memberinya pelajaran sedikit" batin Alex.
"Sepertinya dia akan menggunakan anaknya untuk merayuku agar supaya perusahaan nya kembali naik karena saya lihat perusahaan nya menurun akibat barang yang dia gunakan palsu bukankah begitu kah Rio? " ucap Alex lansung tau tujuannya pertemuan ini.
"Kayaknya iya Tuan tapi kata dia anda bisa atur untuk tempat pertemuan nya" ucap Mario.
"Baiklah aku akan mengaturnya nanti sekarang kau buatkan aku susu jangan pakai gula cepat jangan pakai lama!!" ucap Alex dengan tenang dan santai sambil berjalan memasuki lift khusus untuk Bos Alexander Artesal ditemani dengan sekretaris nya.
"Siap Bos laksanakan" ucap Mario dengan penuh semangat.
"Baiklah jangan lupa cepat jangan pakai lama titik no pakai koma." ucap Alex dengan penuh penekanan.
"Baik Bos saya permisi dulu Bos" ucap Mario.
"Hemmm" Alex hanya berdehem saja.
Dan Alex pun mulai memasuki ruangan nya duduk di kursi kebesaran nya dan dia pun mulai bekerja karena banyak sekali penawaran kerja sama dengan perusahaan lain, dan waktu baru saja menunjukkan pukul 08.05 maka Alex pun mulai bekerja.
"Come on Alex kau pasti bisa" batin Alex menyemangati dirinya, segera Alex pun mengerjakan nya.
Tak lama kemudian bunyi ketukan pintu dan Alex pun melihat di Komputer penghubung CCTV ternyata Mario maka Alex pun menyuruh nya masuk.
"Ini Bos susunya sudah jadi" ucap Mario sambil meletakkan di meja Alex
"Okey thankyou kau boleh kembali bekerja" ucap Alex sambil fokus dan melihat berkas-berkas dengan teliti.
"Baiklah Bos saya pamit undur diri jika ada sesuatu panggil saja saya Bos" ucap Mario.
"Yaaaa" ucap Alex.
Dan segera Mario pun keluar untuk mengerjakan pekerjaan nya.
Alex pun melanjutkannya pekerjaan nya lagi.
1 Jam kemudian.......
Alex telah menyelesaikan tugasnya dan sambil meminum susu, tiba-tiba handphone Alex berdering ternyata para anak buahnya dan Alex pun mengangkat nya
"Bagaimana sudah dibawa sepeda gadis tadi" ucap Alex.
"Sudah Bos beressss" serempak anak buahnya menjawab.
"Bagusss" ucap Alex. Dan Alex pun menutup telepon tersebut.
"Tidak disangka aku tadi bertemu gadis tersebut dia sangat manis, imut, dan mungil" batin Alex. Dan Alex pun mengingatnya kembali awal dia pertemuannya pertama kali dengan gadis tersebut.
FLASHBACK ON
Mobil mewah yang sangat berkelas membelah jalan Ibukota yang sepi dan tidak sengaja pemilik tersebut bertemu dengan gadis, dia adalah Alexander Artesal seorang pria tampan dengan postur tubuh tinggi, kekar, dan berotot dibalik jasnya. Dengan muka perpaduan Italia dan Spanyol.
"Wowww gadis imut yang cantik" ucap Alex saat melihat spion kanan mobilnya. Dan Alex sangat ingin sekali melihatnya dan bertatap muka dengannya akhirnya Alex pun menghadang gadis tersebut dengan mobil mewahnya.
Dan Mata kami berdua bertemu seolah takdir mempertemukan kami berdua dan akhirnya mereka berdua berbincang dan lebih gila lagi Alex mencium gadis tersebut di tempat umum yang untungnya sepi kalau orang melihatnya bisa-bisa menjadi berita heboh, dan mengantarkannya kesekolah nya dan memberi nomor ponselnya kepada gadis tersebut agar meminta menjemput awalnya gadis bernama Nasya Viola menolaknya dengan halus namun Alex tetap memberi dengan ancaman nya yang mana membuat gadis tersebut takut. Dan pada akhirnya Alex mengantarkan nya dan sesekali melirik ke arah gadis tersebut bagaimana dia tidak tahan dia sangat menggemaskan membuat ingin menerkam nya di dalam mobil ini tapi Alex segera tersadar dan fokus pada perjalanan.
FLASHBACK OFF
Dan Alex tersenyum sendiri akibat pertemuan awalnya dengan gadis tersebut dan baru pertama kali dia ditolak oleh perempuan biasa mereka memuja dan menggoda tapi gadis tersebut tidak, sangat menarik bagi Alex. Dan Alex pun segera berdiri dan melihat pemandangan gedung pencakar langit, seolah-olah orang berlomba-lomba membangun gedung tersebut.
🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫
Bel istirahat pun berbunyi menandakan para murid-murid berkeluaran untuk mengisi perut mereka semua menyerbu kantin seperti pasar.
Nasya dan Silvia pun mereka duduk dan tiba-tiba...
"Heyy ngapain lu pada duduk disini !!!! sana kami tidak menerima orang-orang tidak berkelas seperti kalian" ejek Christin. Christin merupakan keluarga yang paling kaya di sekolah ini karena sekolah ini khusus untuk orang kelas atas.
"Suka-suka kamilah kamu itu yaa tuh disana masih banyak yang kosong untuk kalian duduk" ucap Silvia tak kalah ngomong dan menunjukan tempat meja yang kosong.
"Udah deh Via kita ngalah aja masih bisa disana juga" ucap Nasya dengan lembut agar mereka tidak bertengkar di kantin.
"Heyy lu miskin gak gue sangka ya lu ternyata polos-polos juga suka menggoda om om kan" tuduh Christin. "Gak gue sangka makanya lu bisa masuk sekolah sini,, betul tidak gaiss" ejek Christin lagi.
"Betullll" serempak teman Christin menjawab.
"Jaga lu ngomong ya tante lampir" ejek Silvia.
"Udah-udah biarkan saja mending kita makan aja ya Via,,, kami permisi dulu ya Christin maaf kami tidak tau" ucap Nasya dengan lembut.
"Dihh sokk baik lu miskin yaudah gaiss kita disini aja dan tolong bersihkan tempat ini. Atau kalian berdua dikeluarkan di sekolah ini karena gue jijik bekas lo pada berdua miskin" ejek Christin.
Yang mana Nasya dan Silvia takut karena mereka sekolah dimana lagi dan mereka juga masuk kesini dengan beasiswa. Dan akhirnya mereka membereskan tempat tersebut dan mereka mencari tempat yang lain.
"Dasar tante lampir sombongnya minta ampun ingin sekali aku mencakar mukanya" geram Silvia.
"Sudah biarkan saja mereka kita makan saja yaa" ucap Nasya meredakan kekesalan Silvia.
Akhirnya mereka memakan bekal mereka masing-masing.
"Ehh Sya kamu mau cerita yang tadi kenapa kamu hampir telat" ucap Silvia yang mulai kepo.
Nasya pun menarik nafasnya dan menghembus kan nya dengan perlahan dan dia mulai bercerita.
"Tadi aku dijalan tiba-tiba, ada yang ngehadang aku, memakai mobil yang sangat mewah dan dia keluar, gilaaa itu Via dia sangat tampan sekali bahkan tampan sekali dan akupun terkejut" ucap Nasya panjang lebar
"Wowww itu keberuntungan mu Sya bertemu orang tampan, kalau aku apa, yang ada orang nya lansung pergi" ucap Silvia dengan nada sedih.
"Jangan begitu Via kamu cantik lohh, sumpah aku tidak bohong" ucap Nasya dengan jujur.
"Kamu bisa aja Sya, terus gimana lagi" ucap Silvia tersenyum malu karena pujian Nasya.
"Dan dia memperkenalkan namanya kalo gak salah sihh, namanya siapa ya?? heem ohh,, iya namanya Alexander Artesal". ucap Nasya.
Sontak Silvia terkejut bagaimana tidak dia raja bisnis dalam Asia Tenggara.
"Kamu gak tau Sya siapa dia" ucap Silvia dengan pelan sambil berbisik.
"Gak buat apa aku tau" ucap Nasya karena memang dia tidak tau.
"Dia adalah raja bisnis no 1 di Asia Tenggara" ucap Silvia.
"Whatttt yang bener" ucap Nasya dengan terkejut.
"Iya atau dia itu orang kaya no 1 di Asia Tenggara" ucap Silvia.
"ohhhh gitu ternyata Kak Alex sangatlah hebat" batin Nasya.
"Terus dia ngapain lagi Sya" ucap Silvia, karena dia ingin tau lebih lagi.
"Dia juga akan menjemput ku pulang aku tidak tau gimana mau nolak coba, dia malah mengancamku" ucap Nasya ketika mengingat perkataan Kak Alex.
"Whatttt, wahhh hati-hati Sya siapa tau kamu diculik bukan maksudnya aku melarang, kamu harus jaga diri dan hati-hati ya Sya" ucap Silvia sambil menasihati nya.
"Iya Via aku akan berhati-hati" ucap Nasya.
"Baiklah" ucap Silvia.
Tiba-tiba bel istirahat berbunyi menandakan istirahat telah selesai dan para murid-murid pun memasuki kelasnya masing-masing, Nasya dan Silvia pun berjalan memasuki kelas mereka.
🖥🖥🖥🖥🖥🖥🖥🖥🖥🖥
Di Kantor Artesal group
tok.. tok.. tok.. bunyi ketukan pintu dan Alex lansung melihat komputer ternyata sekretaris nya.
"Masuk" ucap Alex.
Dan Sekretaris Mario pun masuk.
"Bos kita bisa mengadakan pertemuan sekarang? " ucap Mario yang merupakan sekretaris Alex.
"Adakan pertemuan di cafe *****" ucap Alex.
"Baiklah Bos, apakah kita bisa berangkat sekarang?" Ucap Mario.
"Sekarang saja lebih baik" ucap Alex dengan senyuman liciknya.
"Baiklah Bos" ucap Mario.
Mereka pun berjalan dan banyak karyawan perempuan memuji ketampan Bos nya dan Sekretaris di perusahaan ini tapi Alex hanya diam saja tidak menanggapi, dan Mario menanggapi mereka. Alex dan Mario masuk ke mobil Alex.
"Dimana Bos tempat nya?" tanya Mario.
"Di jalan ****" ucap Alex.
"Siap Boss meluncurr" ucap Mario dengan semangat.
Mereka menempuh perjalanan selama 30 menit. Dan pada akhirnya mereka pun tiba ditempat mengadakan pertemuan nya.
"Bos kita dah sampai" ucap Mario sambil mencari parkiran.
"Hemm" ucap Alex.
Dan mereka pun turun dan lansung bertemu.
"Halo tuan Alex" ucap Pak Dasral yang merupakan Bos dari perusahaan Group K yang bergerak di bidang kertas.
"Santai saja tuan Alex" ucap Pak Dasral karena merasa dari nada suara Alex yang dingin.
"Ya kita lansung saja pertemuan ini mengapa anda ingin bertemu saya?" ucap Alex dengan santai sambil duduk.
"Saya ingin melakukan perjodohan anak perempuan saya dengan anda bagaimana? apakah anda setuju melakukan perjodohan dengan anak perempuan saya?" ucap Pak Dasral yang berharap Alex mau menerima nya.
Alex sudah menebak pikiran Pak Dasral, dan kemudian Alex berkata "saya tidak mau" ucap Alex dengan tegas.
Dan seketika Pak Dasral diam dan malu, seharusnya dia tidak se frontal ini dan harus pelan-pelan.
"Jika tidak ada lagi yang dibahas saya pamit, dan sekali lagi saya ingatkan jangan mengatakan hal seperti itu lagi atau perusahaan anda saya ambil alih mengerti Pak Dasral!!" ucap Alex dengan dingin dan senyuman liciknya.
Yang mana membuat Pak Dasral marah dan dia berkata "Dasar kau, kau tidak sopan berbicara kepada orang tua, jaga ucapanmu" ucap Pak Dasral sambil menunjuk Alex.
Yang mana Alex hanya tertawa licik dan berkata lagi "Kau pasti ingin perusahaan saya kan tidak semudah itu Pak Tua!!" ucap Alex dengan tenang namun penuh penekanan.
Yang mana Pak Dasral mengepalkan tangannya, karna Alex sudah tau rencananya.
"Jika anda masih sayang dengan nyawa dan harta anda lebih baik mundur saja atau akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan" ucap Alex dengan tatapan tajamnya.
Yang mana membuat Pak Dasral mematung dan ketakutan dia pun lansung diam.
"Saya permisi dulu" ucap Alex dengan nada dingin nya dan lansung meninggal kan Pak Dasral yang diam dan ketakutan.
Alex pun lansung pergi dan meninggal kan tempat tersebut bersama sekretaris nya
"Bos kita kemana?" ucap Mario.
"Aku akan pergi ke SMA Pelangi Indah 1" ucap Alex karena dia akan menjemput my girl nya.
"Oke Bos lalu saya bagaimana?" ucap Mario bingung karena dia ke perusahaan Artesal pakai apa?.
"Pesan saja taksi online biar saya yang bayar nanti" ucap Alex dengan santai.
"Siap Bos hati-hati dijalan Bos yaa" ucap Mario.
"Ya". jawab Alex dengan singkat.
Alex pun segera masuk ke mobil dan lansung menjalankan mobil mewahnya ke SMA Pelangi Indah 1.
🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫
Bel menunjukkan pukul 12.30 yang mana para semua murid-murid keluar untuk pulang karena mereka lelah dengan pelajaran mereka tadi.
"Sya aku duluan yahh bye, ingat hati-hati!!" ucap Silvia.
"Bye juga Via, iya aku juga akan berjaga-jaga" ucap Nasya.
Setelah kepergian Silvia, Nasya semakin bingung dia pulang pakai apa? dan dia mengingatnya bahwa Kak Alex pria yang tadi ia temui dan ia kenal pertama kali akan menjemput nya, kemudian Nasya membuka nomor tersebut apa dia harus menelpon nya, takut nya dia sibuk akhirnya Nasya berpikir lagi, namun tiba-tiba tangan Nasya ditarik.
"Hello girl" ucap Alex sambil membisikkan ke telinga Nasya yang mana Nasya terkejut.
"Ka... kakak Alex" ucap Nasya dengan gugup sekaligus terkejut.
"Yess girl bahkan kau tidak menelponku, sepertinya kamu harus diberi pelajaran gadis kecil" ucap Alex yang lansung mencium bibir pink mungil Nasya.
Yang mana Nasya kaget dan lansung lemas karena Nasya menikmati ciuman Alex yang begitu liarnya menciumnya, Dan Alex lansung memeluk pinggang Nasya dan memegang kepala Nasya agar memperdalam ciuman nya.
"Sial bibirnya manis sekali nikmatnya" batin Alex.
Ketika Nasya sudah merasa kehabisan napasnya dan dia meronta-ronta agar untuk berhenti. Dan Alex pun mengerti lansung memberhentikan adegan tersebut.
"Bagaimana girl" ucap Alex sambil menggoda nya.
"Uhhh i,,,itu" Nasya merona saat diberi pertanyaan tersebut.
"Sudah lupakan ayo kita pulang" ucap Alex sambil membuka pintu mobilnya.
Yang mana jantung Nasya semakin berdegup kencang karena Alex membukakan pintu mobilnya untuk dirinya.
"Apa kau ingin ku cium kembali girl" ucap Alex sambil memegang dagu Nasya.
"Ehh ti...tidak Kak" ucap Nasya gugup.
"Baiklah apalagi yang kita tunggu" ucap Alex
Dan akhirnya mereka berdua masuk dan Alex membukakan pintu untuk Nasya, yang mana Nasya merona.
"Kau memang menggemaskan sekali girl" batin Alex.
Dan Alex pun lansung menyetir mobilnya.
Alex pun menanyakan sesuatu ke Nasya "Dimana rumahmu girl" ucap Alex sambil menyetir tanpa tujuan.
" Apakah Kak Alex orang baik atau tidak sebaiknya aku tanyakan saja" batin Nasya. "Kak boleh bertanya sesuatu?" tanya Nasya.
"Silahkan girl aku akan menjawabnya" ucap Alex dengan nada yang lembut membuat Nasya mengatur napasnya dan mulai bertanya.
"Kak Alex apakah orang baik?, tidak akan macam-macam kan sama Nasya" tanya Nasya hati-hati.
Dan Alex pun tersenyum dan menjawabnya "Kakak orang baik jika Kakak, dan jika Kakak ingin macam-macam sama kamu mungkin sudah dari tadi, contohnya seperti memperkosa mu" jawab Alex santai.
Yang mana membuat Nasya kaget, tapi memang ada benar nya ucapan Kak Alex dia mungkin sudah macam-macam dengan ku
"Apakah kamu percaya girl" tanya Alex dengan nada lembut.
Nasya pun mengangguk kepalanya.
"Good girl" ucap Alex lansung mengusap kepala Nasya yang mana membuat Nasya terpesona kembali dengan Kak Alex.
"Sudah cukup, dan dimana alamatmu?" tanya Alex.
"Di jalan *******" ucap Nasya.
"Baiklah" ucap Alex. dan akhirnya Alex pun melajukan mobilnya ke rumah Nasya.
Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit akhirnya mereka sampai.
"Kak disini saja" ucap Nasya.
"Dimana rumahmu?" tanya Alex bingung mencari rumah Nasya.
"Di Kosan itu Kak". ucap Nasya sambil menunjukkan tempatnya.
"Apakah kamu tinggal sendiri girl?" tanya lagi Alex.
"I..ya Kak" jawab Nasya.
"Dimana orang tuamu girl" tanya Alex.
Nasya pun tiba-tiba sedih karena orang tuanya telah tiada akibat kecelakaan , dan Alex pun tersadar lansung memeluk Nasya dan menyandarkan kepala Nasya di dada bidang Alex.
"I'm sorry girl" ucap Alex sambil memeluk dan mengusap kepala Nasya.
"Tidak apa-apa Kak" ucap Nasya.
"Baiklah sekarang masuklah kerumahmu girl atau aku menerkammu" ucap Alex.
"Kakak nggak mampir dulu" tanya Nasya sambil mendongakkan kepala nya menatap wajah tampan Kak Alex yang mana Nasya terpesona kembali.
"Baiklah dengan senang hati, Lebih baik Kakak mampir ke rumahmu ya boleh kan" tanya Alex sambil mengusap pipi Nasya.
"Boleh kok Kak" jawab Nasya sambil bertepuk tangan layaknya anak kecil karena Kak Alex mau mampir ke Kosannya.
Yang mana Alex lansung mencium Nasya dengan gemas, sontak nasya pun terkejut dan sekaligus tertawa bahagia.
"Stoppp...Kak lebih baik kita masuk aja ya" ucap Nasya sambil memegang wajah tampan Alex.
"Baiklah girl" ucap Alex.
Alex pun membuka seatbelt Nasya dan membuka pintu mobil nya, lalu Nasya pun menarik tangan Alex, dan ceklek pintu kosan Nasya pun terbuka.
"Kakak mau minum apa?" tanya Nasya sambil menaruh tasnya.
"Air putih saja girl" jawab Alex.
"Oke" ucap Nasya.
Nasya pun mengambil air putih untuk Alex, tiba-tiba ada seekor kucing yang lucu dan menggemaskan menghampiri Alex.
"Hello cat what is your name?" tanya Alex sambil mengusap-ngusapnya.
Tiba-tiba Nasya pun datang membawa air putih saja.
"Ini Kak" sambil memberikan nya kepada Alex
"Thankyou girl, siapa nama kucing ini girl" tanya Alex sambil meminum air putih tersebut.
"Mumu namanya Kak" jawab Nasya sambil mengusap Mumu di pangkuan Kak Alex.
"Nama sangat lucu" ucap Alex.
Namun handphone Alex berdering ternyata dari Mario sekretaris Alex dan Alex pun menjawab nya.
"Hello" sapa Alex
"Bos 1 jam lagi kita ada rapat dengan Group KU" jawab Mario
"Baiklah siapkan materi " kata Alex
"Siap Bos" kata Mario
Akhirnya Alex pun mematikan handphone nya dan segera berpamitan untuk pergi ke perusahaan nya.
"Girl seperti nya Kakak pergi dulu ya Kakak ada pekerjaan " ucap Alex sambil berdiri.
"Baiklah Kak Alex semangat kerjanya" ucap Nasya.
"Cium Kakak dong" ucap Alex dengan pikiran mesumnya.
Dan Nasya pun mengecup pipi Kak Alex yang tumbuh jenggot.
"Thankyou girl Kakak pergi dulu ya" ucap Alex
"Sama-sama Kak" jawab Nasya
"Jangan lupa mencatat nomor Kakak ya" ucap Alex.
"Iya Kak" ucap Nasya.
"Bye" ucap Alex
"Bye Kak" ucap Nasya.
***Bersambung
Jangan lupa untuk Like, Vote, Comment, Follow, and Share
Salam dari Author Abii 🤗🤗😇😇🙏🙏***