I Love You Doctor And The Secret

I Love You Doctor And The Secret
masih tarik ulur...makin pendek



"telpon dari siapa mbun tiba-tiba mayang mengagetkan ku"


"dari kak alfian"


"masih hidup aja tu bocah"


"masih deh kayak nya"


"dia lagi dimana?"


"lapangan basket katanya "


"terus kamu mau nyusulin dia?"


"nggak tau deh.aku takut berharap lagi"


"tapi pengen ketemu kan"


"kamu inget ngak yang waktu aku cerita lihat cowok yang mirip sama kak alfian di jakarta tapi dia sama cewek cantik dan ada anak kecilnya"


"mungkin ngak ya kalau itu kak alfian kalau iya dia bohongin aku dong"


"kamu udah kayak dektektif aja banyak curiga nya"


"sana samperin.kamu pasti kangen kan"


"kamu ngak apa-apa pulang sendiri"


"ngak apa-apa kok yang penting temen aku senang biar ngak di tarik ulur perasaan nya kayak layangan"


kami pun pisah di kantin dimana aku ke lapangan basket dan mayang memutuskan pulang.karena mata kuliah terakhir diganti esok harinya karena dosen ngak jadi masuk untuk mengajar kuliah


aku melangkah ke lapangan basket dengan sangat cepat karena rasa rindu ku pada pujaan hati ku yang aku sendiri tak tau bagaimana perasaan nya pada ku


karena dia tak menyukai ku tapi memperlakukan aku seperti seorang kekasih dan kadang seperti seorang teman


aku benar-benar di permainkan oleh nya dan aneh nya aku mengikuti semua alur yang di buat oleh kak alfian


"kak gimana sih perasaan kamu ke aku"


nanti akan ku tanyakan itu padamu.kalau kamu ngak sayang sama aku.aku akan menjauh dari kamu kak


tapi kalau kamu sayang sama aku.aku tak akan melepaskan kamu.tapi kalau kamu...??


udah ah aku mikir apa an sih.dan ngapain juga ngomong sendiri untung ngak ada orang di sekitar aku jalan.kalua ngak bisa di bilang gila kali ya


karena takjub dengan pahatan yang maha kuasa akan karya indah nya yang membuat aku terpana dan sangat tersihir tanpa ku sadari aku lansung duduk dibarisan paling depan bergabung dengan para fans yang lain


dan dia pun tersenyum entah padaku entah kepada siapa yang menurutku dia senyum padaku...


hingga permainan basket berakhir dan kak alfian lansung menuju arah padaku membuat para fans nya histeris dan juga sinis.


kamu datang juga embun..itulah kata yang keluar dari bibir seksinya.tanpa aku sadari aku lansung memeluk kak alfian yanh dalan keadaan baju yang badah oleh keringat


dia kaget sambil tersenyum kamu nanti ikutan basah dan aku bauk keringat


tanpa aku sadari air mata ku tumpau ruah di pundak kak alfian


"kakak jahat..."


"


"loh kok jahat"


"aku telpon kamu tadi loh embun"bilang kalau aku lagi main basket"


"tu buktinya kamu nyamperin kakak"


"tunggu bentar nya kakak bersihin diri dulu habis tu kita makan ya.kakak lapaer banget"


setengah jam aku nunggu in kak alfian bersihin badan dan sudah berpakaian rapi dengan kaos berwarna toska dan celana putih panjang dengan sepatu sneakers yang berwarna putih membuat aku makin jatuh cinta padanya


"kalau bengong terus nanti kesambet lo"


kak alfian membuyarkan lamunan ku.


"kita makan dimana mbun?"


"terserah kakak aja deh aku ikut aja"


"yuk jalan..."


kami jalan beriringan layaknya pasangan yang sudah lama tidak berjumpa dan tiba-tiba kak alfian mengandeng tangan ku


"oh may good mimpi apa aku tadi malam.kak alfian gandeng tangan aku"


"siapapun tolong cubit aku" ini mimpi atau bukan.kalau mimpi aku ngak mau bangun dari mimpi ini...