
Karena lili memahami situasi dan kondisi dimana lili dapat melihat dari cara pakaian alfian dan keluarganya dapat di simpulkan kalau alfian adalah anak dari orang berada dan pastinya yang datang ke pesta ini adalah orang-orang dari kalangan atas dam kaya
"jeng rahma bisa pinjam alfian karena ada yang mau saya ceritakan tentang sikap embun tadi dan "
"baik lah tapi apakah boleh saya juga ikut sekalian biar kita saling mengenal?"
"baik lah jeng...kita sebaiknya tidak mengobrol disini !"
Akhirnya bram dan istrinya yang mewakili pergi acara pernikahan dimana alfian lili dan rahma memutuskan untuk membicarakan masalah embun di tempat yang nyaman sedangkan raka di minta ibu nya untuk pulang menyusul embun siapa tau embun lansung pulang
Raka bergegas untuk pulang karena raka dapat merasakan kepedihan embun saat ini
Akhirnya alfian lili dan juga rahma mengobrol di sebuah kafe yang sepi dan tenang
Lili menceritakan semua yang terjadi pada embun dan apa yang paling di benci embun kepada alfian dan juga rahma
Betapa kaget dan shock nya alfian karena alfian melakukan tindakan yang fatal dan cerobohnya karena alfian menceritakan siapa dia sebenarnya
Cukup lama alfian dan lili serta raham berbicara akhirnya alfian meminta ijin untuk menemui embun
Rahma dan juga lili akhirnya di tinggalkan alfian berdua dan alfian bergegas pergi menemui embun
Embun akhirnya tak dapat membendung air matanya lagi cukup jauh embun berjalan sambil menenteng haighell nya karena kaki embun sudah lecet dikarenakan berjalan jauh menggunakan haighell
Untung jalanan cukup sepi dan hanya beberapa kendaraan yang lalu lalang padahal jalan yang di lalui embun adalah jalan utama dan biasanya sangat rame lalu lalang kendaraan
Air mata embun akhirnya mengalir dengan deras nya seperti hujan yang deras sambil terisak- isak
Dan merebah kan badan nya di sebuah bangku taman yang tak jauh dari jalan raya yang di lalui embun
Embun memutuskan menelpon mayang karena ingin mencurahkan semua keluhan dan rasa kecewa nya pada apa yang terjadi pada hari ini yang di laluinya
Cukup lama embun menghubungi mayang karena mayang tak mengangkat panggilan embun akhirnya embun mengirimbpesan kepada mayang
"mayang geu ada di taman dekat jalan pattimurackamu kesini ya aku pengen cerita karena aku sudah merasa sesak...."
Beberapa saat setelah embun mengirim pesan kepada mayang embun pun divtekpon mayang
"loe ngapain di taman mbum bukan nya loe pergi acara pernikahan saudar ayah loe"
Setelah mayang menelpon embun baru lah mayang menyadari kalu sudah terjadi sesuatu .mayang lansung mengatakan oke loe tunggu gue disitu dan jantan kemana-mana oke
Mayang lansung mematikan panggilan telpon nya dengan embun dan lansung menyambar jaket dan juga kunci motornya dan tidak lupa pamitan pada orang tuanya
Mayang sangat khawatir pada sobat karibnya dan juga penasaran ada apa dengan embun dan apa yang terjadi itulah yang berputar- putar di kepala mayangsaat ini
Tunggu gue mbun karena pasti terjadi sesuatu yang besar sama elo
Di lain tempat alfian lansung menuju rumah embun dengan mengemudikan mobilnya sangat kencang karena alfian tidak pernah merasa se khawatir sekarang....