I Love You Doctor And The Secret

I Love You Doctor And The Secret
kafe...



setelah makanan kami habis dan ber istirahat sejenak kami memutuskan untuk pulang karena memang hari sudah sore dan kami sangat lelah


"yang cerita nya lanjut besok ya...kita pulang yuk aku capek"


"aku nebeng ya..?"


"kamu ngak di jemput sama ayang kamu?"


"ngak mas alfian udah balik pergi koas lagi tadi pas nganter aku dia pamitan"


"ohhh oke "


kami pulang ke rumah masing-masing yang sebelumnya aku di antar mayang dan kebetulan aku sampai di depan rumah aku berpapasan dengan seorang wanita yang sangat cantik dan dari gaya berpakaian nya adalah wanita kaya karena dari pakaian yang di gunakan terlihat mahal.


karena aku dan wanita itu berpapasan masih dikawasan pekarangan rumah otomatis aku menyapa karena ku pikir mungkin wanita itu adalah kolega ibu


wanita it membalas sapa an ku dengan lansung memeluk ku dan berkata


"kamu dah besar dan tumbuh cantik"


kaget dan mematung tanpa membalas pelukan wanita yang mungkin seumuran ibuku


"maaf tante siapa ya?"kok aku baru sekali ini jumpa tante ?"


wanita itu pergi tanpa menjawab pertanyaan aku dan lansung berlalu dengan sebuah mobil mewah yang terparkir tidak jauh dari rumah ku


karena penasaran aku lansung masuk ke dalam rumah dan penasaran dengan wanita itu kalau di lihat-lihat dia agak mirip dengan ku


apakah suatu kebetulan atau hanya prasangka ku saja kalau wanita itu ada hubungan nya dengan masa lalu ibu dan juga aku


"assalammualaikum"


"waalaikum salam"


"bu tadi siapa bu?"


"kok baru ketemu embun dia lansung peluk embun?"


"kamu masuk dulu habis tu mandi biar segar nanti ibu cerita"


setelah mandi aku lansung menuju ruang tamu karena ibu sedang duduk di ruang tamu sambil di temani minuman teh hangat dan memegang sebuah undangan


"undangan siapa bu..?"


"tante yang tadi ya...kok di lihat-lihat wajahnya mirip aku ya bu?"


ibu menghembuskan nafas untuk memulai pembicaraan dengan ku


"ibu akan cerita wanita tadi siapa tapi kamu jangan emosi dan juga marah ya nak"


karena ibu berbicara seperti itu aku lansung tau kalau ini ada hubungan nya dengan keluarga ayah


ya keluarga ayah dan juga ayah yang sudah bertahun-tahun kami tidak pernah kontak dan komunikasi


"wanita yang tadi datang adalah adik ayah mu dan undangan ini adalah undangan pernikahan anak nya"


"emang siapa kita bu di undang...ngak mungkin kan baru sekarant ingat kalau kita siapa?"


"kamu jangan emosi dulu nak"


"gimana embun ngak emosi bu.kita dibuang dan dicampak kan karena kita bukan dari keluarga kaya dan wanita tadi baru datang setelah kita melalui bertahun-tahun penderitaan tanpa peelindungan dan juga kasih sayang dari seorany ayah dan juga keluarga ayah"


"embun ngak tau bu entah di jalan atau dikampus atau di tempat keramaian pernah bertemu dengan keluarga yang embun sebut ayah"


"embun dah mulai lupa seperti apa wajah ayah sekarang"


"ibu pasti ngak bakalan pergi kan ke acara pernikahan ini"


"memang acara nya berapa hari lagi bu?"


"satu bulan lagi nak"


"ohhh masih lama toh..."


"air mata yang dari tadi ku tahan-tahan akhirnya berhasil juga keluar.karena aku menangis ibu pun ikut menangis tanpa kami sadari ada sosok laki-laki remaja yang memeluk kami dari belakang"


aku merasa di lindungi mendapat pelukan dari seorang remaja yang di adopsi ibu tapi aku merasa di peluk oleh ayah yang tak tau bagaimana rasanya pelukan ayah.aku benar-benar lupa bagaimana rasa di peluk ayah mungkin seperti yang kurasakan sekarang.