I Love You Doctor And The Secret

I Love You Doctor And The Secret
manis di hati pahit dimata



setelah mas alfian pergi.aku lansung menuju kelas di mana sudah disambut oleh mayang yang mempelototiku dengan sangat tajam


"wah...wah...."aku ketinggalan berita ni dan disambut dengan tontonan di parkiran sepasang muda mudi.sang perempuan dikecup di pipi..."


"kamu hutang penjelasan sama aku sahabat"


entah mengapa aku merasa kalau mayang menyindirku dengan tatapan dan juga kata-kata


dan yang pastinya kalimat penutup yang membuat aku mematung


"manis di hati pahit dimata"......


"ntar ya mayang aku cerita dan juga kenapa bicara mu jadi pedes gitu kayak mie pedes level 10"


"awas kamu kalau ngak cerita.ntar beneran aku beli in kamu mie pedes level 10"


"ya...."yuk duduk ntar kuliah mulai...."


karena jadwal kuliah padat kami baru bisa makan dan istirahat jam 5 sore.untungnya di sela pergantian jam kami sempatkan memakan roti dan minum susu.jadi kami bisa mengganjal perut biar ngak maag


masak iya calon perawat kena penyakit maag...apa kata dunia perperawatan


aku dan mayang makan dan beristirahat di sebuah kafe yang tak jauh dari kampus dan mencari tempat duduk yang aman dan nyaman


setelah mendapat kan tempat duduk kami memesan makanan dan minuman


disela-sela pesanan kami datang aku di berondong pertanyaan lagi


"cepetan dong mbun kamu cerita,bagaimana bisa,kenapa,dimana dan apa saja yang terjadi sampai ada acara kecup-kecupan di parkiran"


"tau ngak kamu apa kata anak-anak yang marah dan histeris lihat kamu di cium sama kak alfian"


"senang di hati kamu pahit dimata mereka"


aku jadi paham maksud dari kalimat mayang tadi pagi.padahal aku juga heran kenapa mayang ngomong gitu...padahal dia kan ngak suka mas alfian dan sedang masa berkabung dari patah hati ditinggal kekasih


"aku sama kak alfian sudah jadian dan kemaren adalah kencan pertama dan pertama....""


"pertama apa an mbun?"


"aku bisikin ya tapi kamu jangan kaget dan teriak ya.malu ntar kita di lihatin orang"


"aku di cium mas alfian"


aku lansung menutup mulut mayang.dan betul apa yang aku pikirkan dia pasti berteriak kaget...


"serius kamu.jadi kamu ngak perawan lagi dong..."


"maksud kamu apa an yang aku ngak perawan.aku masih perawan tau dan maih disegel"


"maksud aku ngak o


perawan tu bibir kan udah di bukak tu seegelnya sama siapa tadi...mas...."


"lansung aja ni jadi berubah panggilan nya jadi ....mas. . "


"heemmm...."


"gimana kencan nya.romantis atau mesum ?"


"romantis dan juga mesum"


"wah hebat kamu mbun...wanita diam dan juga tidak begitu tertarik sama hal pacaran kalau udah ketemu yang di suka pacaran lansung deh naik level jadi wanita mesum"


"plaakkk...."


"sakit tau mbun" kenapa kepala aku digetok emang pintu kamu getok-getok"


"biarin biar tu otak waras dan jangan asal ngelantur"


"kan bener yang aku omongin.aku aja baru satu bulan jadian baru tu ada sesi ciuman kamu baru pertama jadian dan hari pertama jadian lansung aja tu bibir di sosor ama mas mu" gimana kalau udah nikah ntar. ..."


"itupun kalau jadoh"


"jadi kamu ngak niat mbun jodoh sama mas mu itu secara dia udah ambil ciuman pertama mu"


" aku jadi ingat 3 tahun yang lalu ada cewek yang punya motto"


"aku akan berikan ciuman pertama ku pada suami ku"


"makan tu suami" eeee udah direbut sama pacar...dan bukan suami"


aku pengen getok kepala mayang lagi tapi dia tertong oleh pelayan yang datang membawa pesanan kami jadi mayang selamat dan setelah hidangan kami tertata di meja tanpa aba-aba kami lansung menyantap nya karena kami benar-benar lapar..