Good Girls

Good Girls
Aduh gimana ini?



Ternyata Nando ketiduran di mobil Nam joon,


Nam joon tidak mendengar teriakan Song you,karna ia sudah memakai Earphone.


Dan Nam joon sendiri lupa kalau ia pulang tidak hanya dengan Song you,tetapi juga dengan Nando.


Sambil mendengar musik,tiba-tiba Song you menelpon.


"Hah,Song you?sudah kangen lagi padahal baru turun".


Ucapnya pelan,lalu mengangkat telpon.


"Ada apa?sudah kangen?".


"Hei,Nando masih di mobilmu".


Teriak Song you.


Sontak membuat Nam joon kaget karna ia masih memakai earphone,lalu melepasnya setelah Song you merusak gendang telinganya.


"Dih,".


Ucapnya lalu melihat ke kaca,dan benar saja Nando masih tertidur pulas.


"Ah ilah,nih anak nyenyak banget tidurnya,hei hei bangunnn,rumah kamu di mana?".


Ucap Nam joon membangunkan Nando,


Dan akhirnya Nando bangun.


"Eh,aku ketiduran ya?sampai mana ini?".


"Huhh sudah sampai di jalan ke rumahku".


"Hahh?jauh sekali,mana Song you?".


"Ia sudah pulang,ia lupa kalau ia bawa teman".


"Ahhh,yaudah anterin aku pulang".


Ucap Nando lalu ingin tidur lagi.


"Eh,enak aja,sudah jauh ini,turun,kamu naik taksi saja".


Ucap Nam joon.


"Ih jahat banget".


"Suru siapa tidur?".


Nando hanya senyum menampakkan giginya memohon agar Nam joon mengantarnya pulang.


"Nggak ah,turun".


Ucap Nam joon.


"Huuu".


jawab Nando,


Dan akhirnya Nando pun turun,mobil Nam joon langsung melaju kencang.


"Dasar,Song you juga kok bisa lupa sih aku masih di dalam?dan lagi ngapain juga aku tidur,ahh".


Ucapnya.


Nando pun terpaksa harus cari taksi,dan balik arah lagi karna rumahnya sudah sangat jauh kelewatan.


.


.


.


"Aduh,semoga saja Nando gak marah".


Ucap Song you,menggaruk-garuk kepalanya,di dalam kamarnya ia duduk dan memandangi hp nya.


.


.


.


Keesokan harinya,Song you berencana berangkat lebih dulu kuliahnya,agar Nam joon tidak bareng lagi dengannya.


Sesampainya di kelas Song you duduk di kursinya,Beberapa menit kemudian Nam joon datang ke kelas dan menghampiri Song you,


"Kenapa kamu ninggalin aku?".


Ucap Nam joon,


Dan hal itu di lihat oleh semua siswa di kelas dan membuat siswi penasaran,termasuk juga Song you.


Song you kaget bukan main,kenapa Nam joon se keras kepala gini sih,bisa-bisa rahasia nya terbongkar.


"Siapa?".


Jawab Song you,sambil mencubit tangan Nam joon dengan keras.


"Auu".


Rintih Nam joon,dan melihat tatapan Song you yang membuatnya diam tak berkutik.


"Maaf,salah orang".


Ucap Nam joon,mengalihkan pembicaraan agar teman sekelasnya tidak curiga.


Tidak lama Nando datang ke kelas dan melihat ke arah Song you dengan kesal,sedangkan Song you tersenyum menyesal karna telah membiarkan Nando tertidur di mobil Nam joon kemarin.


Bel masuk berbunyi,


Nam joon berusaha berbicara dengan bahasa isyarat kepada Song you.


"Kenapa kamu ninggalin aku?".


Song you tidak peduli,ia pura-pura tidak tahu,padahal ia sebenarnya tau,


Hal itu membuat Nam joon sedikit kesal.


Namun Song you tetap kokoh dalam pendiriannya.


1 jam pelajaran,tidak begitu lama untuk yang suka belajar.


Saat mau pulang Song you menghampiri Nando dan bermaksud mengajaknya pulang bareng.


"Nan,pulang bareng yukk".


Tapi Nando tidak menjawab ia berdiri dan meninggalkan Song you.


Song you terpaksa pulang sendiri,sedangkan Nam joon masih seperti biasa di kerumuni ciwi-ciwi.


Baru akan melangkahkan kaki keluar gerbang,Song you di hadang oleh Siska dan 2 temannya (Alin,Salsa).


"Ada apa ya?".


Ucap Song you.


"Ada apa?hei cewe aneh,jangan berani-berani nya kamu deketin Nam joon yah,dia itu cocoknya sama gue".


"Maksud nya gimana yah?kan kalian tau sendiri kalo Nam joon tadi salah orang?".


"Jawab lagi,untung salah orang ya,ya iyalah nggak mungkin kalo nggak salah orang hhhh".


"Hhaha dasar cewe aneh".


Ucap Siska mencolek dahi Song you dengan jari telunjuknya.


"Hai Song you ayok pulang bareng".


Ucap Nando menghampiri Song you yang sedang di rundung,menggandeng tangan Song you.


"Ehh".


Ucap Siska.


"Apa-apa an sih tuh anak,main srobot-srobot aja".


Ucap Alin memunculkan perasaan yang sengit.


"Dahlah biarin,emang sama-sama aneh".


.


.


.


Song you melepas genggaman Nando,


"Loh,bukannya kamu sudah pulang lebih dulu?,dan kamu bilang juga nggak mau pulang bareng aku".


"Aku kasihan sama kamu,untung ada aku kalo nggak kamu bakal di bully sama Siska dan temen-temennya".


"ihh,sok pahlawan banget,meski nggak ada kamu aku bisa ngatasi sendiri,huh".


Balas Song you,lalu ia melenggok pergi,


Nando hanya melihatnya perlahan jalan di depannya dan menjauh.


Yah,apa boleh buat,namanya juga Song you,siapa sih yang takut sama Song you,


Dan Nando sendiri tahu kalo Song you memang hebat,hanya saja dia merendah.


Terlihat Nam joon yang menaiki mobil berhenti di samping Song you,dan mengajaknya pulang,


Fikir Nando Song you pasti tidak mau dan dia akan butuh Nando sekarang,


Tapi ternyata tidak,saat Nam joon membukakan pintu,Song you menoleh ke arah Nando dan masuk ke dalam mobil Nam joon.


"Lah,aku di tinggal beneran lagi".


Gerutu Nando,hei tunggu aku.


Teriaknya,namun ia tidak tahu kalau Siska dan teman-teman nya melihat kejadian itu.


Nando yang barusan berteriak,Siska dan temannya melewatinya.


"Kenapa kamu manggil-manggil ke mobil Nam joon?".


"Emb,mana ada,aku manggil teman aku barusan".


Ucap Nando beralasan agar Siska percaya.


"Hehm".


Siska dan ke dua temannya melalui Nando.


"Aduh,Siska tau nggak yah,kalo Song you pulang bareng Nam joon?".


Gerutu Nando.


"Ah,bodoamat lah,lagian aku sendiri di tinggal".


Ucapnya melegakkan hatinya,yah meski maish ada rasa khawatir.


.


.


.


"Kamu kenapa berangkat duluan?".


Tanya Nam joon penasaran.


"Aku ada piket,jadi harus berangkat lebih awal".


Jawab Song you mencari alasan.


Nando mengernyitkan alisnya,


"Kenapa kamu nggak bilang?kan aku juga bisa bangun lebih pagi?".


"Aku lupa,kalau harus ke kampus bareng kamu".


"Hemmh,ada-ada saja,lain kali bilang yah?".


Song you hanya diam,tanpa kata,hingga sesampainya di hotel,


baru saja turun,Song you tidak tahu kalau Young joon sudah menunggunya di bawah.


"Eh,Young joon kamu di sini?sudah lama?".


Tanya Song you,jantungnya berdetak kencang nada bicaranya seperti orang panik.


Melihat Young joon yang celingak-celinguk melihat mobil yang barusan menurunkan Song you.


"Siapa yang mengantarmu?".


Tanya Young joon sedikit penasaran,walau ia sebenarnya mulai khawatir,karna sekilas ia melihat sesosok laki-laki yang menyetir,meski tidak terlihat jelas,bagaimana tidak?tidak mungkin itu taksi,dan tidak mungkin juga mobil pribadi milik Managernya,karna mobil sport yang begitu mewah,dan keluaran terbaru juga.


"Emb,itu..."


Next...