
Entah Kang dae mau mengajak Song you kemana,
"Kang dae,kamu mau mengajakku kemana?"
Tanya Song you menatap wajah Kang dae yanf sedang menyetir dari tadi belum sampai-sampai juga.
"Udah tenang aja sedikit lagi sudah sampai kok"
jawab Kang dae dengan senyumnya menatap wajah Song you.
Tidak lama kemudian Kang dae memakirkan mobilnya,Song you melihat sekeliling bingung sedang berada dimana ini?
"Ayok"
ajak Kang dae,Song you menuruti dan turun dari mobil.
Kang dae dengan senyum mengajak masuk Song you ke sebuah mall.
"hemh,Kita mau ngapain ke sini?,mau belanja?"Tanya Song you.
"Iyah,aku mau ngajak kamu beli sesuatu"
"Apa?"
"Rahasia,yokk,"
Ajak Kang dae menggenggam tangan Song you,Song you merasa sedikit tidak nyaman.
"Nah,di sini"
Ucap Kang dae setelah sampai di sebuah toko Accecoris,
"Mau beli apa?"
"Nih,kamu pilih aja"
ucap Kang dae menunjuk pada berbagai bentuk cincin dan kalung di dalam etalase.
"Hah,nggak buat apa?"
"Kamu nggak mau?"
"Nggak"
"Ini ucapan maaf ku ke kamu"
"Maaf untuk apa?kamu nggak ada salah sama aku"
"Ada,gara-gara aku kamu kayak gini"
"Maksud kamu?"
"Ya,gara-gara aku kamu kecelakaan,kamu nggak tau?"
"Aku nggak ngerti maksud kamu"
"Young mi yang nyelakain kamu,dia cemburu sama kamu,karna kamu deket sama aku,mangkanya aku mau tebus kesalahan dia ke kamu,jadi kamu terima ya?".
Song you mwngernyitkan dahinya,dia benar-benar tidak mengerti.
Song you bingung jadi dia tidak memilih perhiasan itu.
Kang dae melihat ada 1 kalung yang begitu cantik dan sepertinya cocok untuk Song you.
"Kak,saya mau yang ini".Ucap Kang dae menunjuk pada kalung kotak kecil dengan pentul bentuk biji semangka kristal.
"Baik,ini kak"Kang dae pun membayar
"Nah sini biar aku pakein,".Ucap Kang dae memasangkan kalung itu dari belakang,
"Kamu yakin harus kayak gini?ini bagus banget lo Kang"
"Dah,cocok buat kamu,jangan di buang ya,oh iya satu lagi aku mau ngomong sesuatu ke kamu tapi nggak di sini"
"Apa?"
Kang dae menggenggam tangan Song you dan mengajaknya ke sebuah tempat makan yang mewah seperti sudah di rencanakan sebelumnya.
"Wah,apa ini?"
"Silahkan duduk,"
Kang dae memegang kedua tangan Song you.
"Song you"
"Ya,"
"Aku suka sama kamu,kamu mau jadi pacar aku?"
Hah,apa ini mimpi?kenapa Kang dae tiba-tiba nembak Song you.
Song you mengernyitkan alisnya lagi,dia benar-benar tidak memiliki rasa apa pun,dia seperti pernah mengalami ini sebelumnya,tapi bukan dengan Kang dae.
"Emb,Maaf Kang dae aku nggak bisa,ini aku kembalikan ya?"
Jawab Song you melepaskan genggaman tangan Kang dae,lalu ingin melepas kalung yang di kasi oleh Kang dae tadi.
"Eh,nggak usah nggakpapa itu memang buat kamu,aku ngerti kok pasti kamu masih belum siap menerima aku,santai aja"Ucap Kang dae melarang Song you melepaskan kalung pemberiannya,meski ia merasa malu saat Song you menolaknya,padahal ia berfikir siapa sih yang gak suka sama dia,ini kali pertama dia di tolak cewe yang dia suka,padahal sebelum-sebelumnya banyak cewe yang naksir sama dia dan sangat ingin menjadi pacarnya,entah ada apa dengan Song you,cowo setampan dia ia tolak tanpa berfikir panjang.
"Emb,makasih ya,sekali lagi aku minta maaf"
Ucap Song you takut Kang dae akan marah.
"Nggak,nggakpapa santai aja,kita makan dulu ya?aku pesan makanan dulu,kamu mau makan apa?".Ajak Kang dae.
"Emb,terserah kamu aja"
ucap Song you gugup,sebenarnya ia memang lapar karna harusnya sudah makan siang,meski malu ia tidak menolak.
Kang dae pun pergi memesan makanan,setelah selesai Kang dae balik dan duduk lagi,menunggu pelayan datang,suasana agak begitu canggung setelah yang terjadi barusan,malu tapi yasudahlah.
Tidak lama pelayan datang dan membawa makanan pesanan Kang dae.
Song you melihat pelayan yang menaruh makanan di meja satu persatu,hampir semua menu ada di meja,Song you benar-benar tidak enak.
"Dah silahkan makan"
"Eh Kang dae,apa ini tidak sayang,ini banyak sekali makanannya".
"Tidak papa,makan saja,nanti kalo tidak habis juga nggak masalah"
Ucap Kang dae,Dia sama sekali tidak bingung tentang masalah uang,karna ia sendiri memiliki usaha toserba ia adalah pemiliknya,toserbanya di mana-mana,Kang dae termasuk orang berlatar belakang yang bagus dan mapan,sambil kuliah ia juga kerja.
Song you pun makan dengan pelan hingga habis 1 piring makanan,dan merasa kenyang.
"Emb,makasih ya?"
"Sama-sama,pelayan"
ucap Kang dae memanggil pelayan untuk membereskan,Kang dae dan Song you berdiri,berjalan menuju tempat parkir kali ini Kang dae berjalan di depan.
"Ah,gimana ini kenapa bisa tiba-tiba kaya gini sih,kenapa jantungku tidak berdebar padahal dia tampan juga".Fikir Song you menatap punggung Kang dae dari belakang.
Kang dae menoleh,Song you pun memalingkan muka,Kang dae hanya tersenyum melihat Song you.
Akhirnya,mereka sampai di parkiran,Kang dae membukakan pintu Song you,Song you masuk begitupun dengan Kang dae mengikuti.
Tanpa kata-kata lagi dan perbincangan sedikitpun,rasanya benar-benar canggung,sesekali Song you menatap wajah Kang dae yang serius menyetir tanpa expresi.
Kang dae hanya melirik Song you,Song you pun menunduk tidak enak.
"Emb,stop di sini saja aku masuk ke gang"Ucap Song you ketika sampai di depan gang kecil.
"Ouh iyah"
"Makasih ya,aku pamit dulu,kamu hati-hati dah"
Ucap Song you lalu turun dari mobil Kang dae.
"Hati-hati juga"Ucap Kang dae.
memandang Song you berjalan hingga tertutup oleh gelapnya malam.
"Ah,dasar cewe baru kali ini aku di tolak,ini sangat menantang,dia sepertinya beda dari yang lain,lain kali aku harus bisa mendapatkannya"Ucap Kang dae lirih,sembari meminjak gas dan beranjak pergi.
Sesampainya di rumah,ia mengecas hp nya yang dari tadi mati kehabisan batrai,lalu cuci muka dan berganti pakaian, karna ia masih memakai seragam sekolah hingga larut ini,Song you yang lelah akhirnya membaringkan tubuhnya di ranjang,memandang langit-langit kamar.
"Ah,capek sekali"
Ucapan terakhirnya dan ia pun tertidur tanpa memakai selimut karna kantuk yang menyerang.