
Gara-gara kejadian itu Nando bingung kenapa Song you bersikap dingin padanya.
Siska dan 3 temannya melewatinya dengan senyum yang mengece.
Nando yang melihat itu langsung paham apa yang terjadi dengan Song you.
.
.
.
Sesampainya Song you di rumah,ia langsung berganti pakaian,ia tidak menyangka kalau Nando menjebaknya,karna yang ia tahu dia tadi sana,dan kenapa sudah ada di kelas tanpanya.
Jam menunjukan pukul 01.00 siang,Song you makan siang karna ia memang belum sempat sarapan,ia masak mie instan dan memakannya.
"Hemzz,ini makanan paling enakkkkz".
Ucapnya menyeruput mie berkuah merah pedas kesukaanya,ia memang lebih sering makan dengan mie instan daripada nasi.
.
.
.
5 menit kemudian Song you selesai makan.
"Ahh,kenyang sekali".
Ucapnya beranjak berdiri dan pergi kedapur untuk mencuci mangkuknya.
Setelah selesai ia pergi ke kamar dan duduk di meja riasnya.
"Ting".
"Apakah kamu sudah pulang?aku menunggumu".
Pesan tertulis oleh Young joon untuknya.
Song you kembali senyum dan mulai mengetik.
"Sudah,aku baru saja makan siang".
Balasnya.
"Baiklah,aku kesana ya?kita pergi ke bioskop".
"Okee".
.
.
.
Sambil menunggu Young joon datang Song you bersiap-siap,
15 menit kemudian Young joon sampai,Song you turun dan menghampirinya.
"Hai,Ayo masuk".
Song you senyum dan masuk ke dalam mobil Young joon.
Mobilpun melaju.
"Ouh iya,kamu mau ngomong soal apa?".
"Ngomong sekarang?apa nggak nanti aja?".
Jawab Song you.
"Sekarang lah,nanti kan kita sudah nonton bioskop,nanti gak sempet ngomong".
"Ouh iya iya,jadi gini, kamu tahu kan cowo yang nganterin aku masuk?".
"Iyah tau, kenapa?kamu di apain?".
"Ihh,bukan,ayahnya kan produser film tuh,aku di ajak main film jadi peran utama sama anaknya".
"Emb,Terus?".
"Yah,aku nggak jawab apa-apa,aku mau ngomong dulu sama kamu".
"Ya ampun Song you,aku kira apa?kenapa nggak jawab iya sih,itu bagus loh".
"Yahh aku takut kamu nggak suka,dan lagi apa bisa aku acting di depan kamera?".
"Astaga,mana mungkin aku marah, itu kesempatan bagus loh,kamu nyanyi aja bisa apa lagi acting?".
"Jadi?kamu setuju?".
"Iyah aku setuju,kenapa nggak?".
"Makasih yah,doain aku ya?".
"Pasti,".
Jawab Young joon mengelus kepala Song you.
Mereka bedua meneruskan perjalanan dan akhirnya sampai di bioskop.
Mereka berdua menghabiskan waktu hingga malam menunjukkan pukul 07.00.
"Drrrt Drrrt".
Suara hp Song you berbunyi di atas Dasboard mobil Young joon,sedangkan Song you sudah tidur di mobil,Young joon melihat siapa yang menelpon.
"Pak manager?".
Ucapnya memegang hp Song you.
Dan Young joon bingung harus bagaimana?ia kasihan jika harus membangunkan Song you yang tertidur pulas,tapi ia juga takut kalo managernya akan marah dengan Song you.
"Song you,hei bangun".
Ucap Young joon dengan lembut menggoyah-goyah lengan Song you.
"Embbh".
Akhirnya Song you membuka mata.
"Ini,ada telpon dari pak Manager kamu,aku takut itu penting".
"Apa?".
"Hallo,iyah pak,saya kesana sekarang,saya minta maaf".
"Ada apa?".
"Emb,yang kemarin,pak Produser nunggu jawaban dari aku,kamu mau nganterin aku lagi?".
"Ouh,iyah dimana?".
"Tempat yang kemarin,tapi jangan ngebut takut Manager aku tahu".
"Hehe iyah,maaf yah soal itu,aku nggak tahu kalo kamu mabuk mobil kenceng".
"Iyah nggakpapa".
Young joon pun mengantar Song you ke Rest kemarin dimana Song you dan Manager mengadakan pertemuan.
.
.
.
15 menit kemudian mereka sampai.
"Makasih yah,aku masuk dulu".
"Sama-sama,jaga diri baik-baik,aku pergi dulu".
"Dahh".
Lambaian tangan mengakhiri pertemuan mereka.
Baru berbalik badan Pak Manager sudah berdiri di belakangnya.
"Aaaa,aduh pak maaf ".
"Dasar,kamu fikir saya hantu?".
"Maaf pak,saya kaget soalnya tadi nggak ada siapa-siapa di sini".
"Yasudah,ayo masuk".
"Iyah".
Song you dan pak Manager berjalan masuk.
"Siapa yang mengantarmu,sepertinya kamu tidak mabuk lagi".
"Emb,itu aku tadi pesan taksi".
Ucap Song you gugup.
Pak Manager dan Song you pun masuk dan menemui Produduser serta anaknya.
Mereka berdua duduk.
"Baik,demi mempersingkat waktu,karna ini sudah malam,saya hanya menunggu jawaban dari saudari Song you,bagaimana jawaban anda atas kerja sama yang saya ajukan kemarin malam?".
"Emb,baik pak produser saya menerima tawaran bapak,semoga saya dapat membantu,terimakasih banyak pak".
"Wahh,syukurlah kalo kamu setuju,saya sangat senang karna anda menerima tawaran saya,apalagi susah mencari pemeran utama bersama Nam joon".
"Semoga berjalan dengan baik".
Ucap pak Manager.
Nam joon terlihat senyum sangat senang atas jawaban Song you,meski ia tidak mengeluarkan sepatah katapun.
Akhirnya mereka ber empat makan-makan,dan saling berpamitan untuk pulang.
"Terimakasih pak,hati-hati di jalan".
Ucap Pak Manager pada Pak Produser yang sudah berada di dalam mobil dan menundukan kepala.
"Kamu mau pulang sendiri,apa saya antar?".
"Emb,bapak antar saja pak".
"Hah?".
Ucap bapak mendengar jawaban Song you,dan Song you menampakkan giginya,tersenyum malu.
Meski canggung ia ngomong seperti itu,tetapi tetap saja ia pulang bersama pak Manager.
.
.
.
Di sisi lain,Young joon sedikit khawatir dengan Song you,ia memikirkan cowo lawan mainnya.
Karna ia melihat sepertinya cowo itu(Nam joon) suka dengan Song you,karna tidak mungkin dengan cepat Song you yang baru terkenal sudah di angkat sebagai pemain film,meski mungkin itu terjadi.
Young joon bolak-balik di kasurnya membayangkan adegan yang akan di mainkan Song you dengan Nam joon,yah adegan yang di bayangkan benar-benar belum pernah ia lakukan sebelumnya.
Memikirkan itu membuat Young joon resah,ia membuka hpnya berharap Song you mengirimkan pesan lebih dulu padanya,tetapi Song you tidak ada mengirim pesan.
Dia sendiri ingin bermaksud mengirimkan pesan,tetapi bingung harus tanya apa?.
"Hai,bagaimana?".Ucap Young joon mengetik lalu menghapusnya lagi.
"Apakah berjalan dengan baik?".
"Ahhh".
Ucapnya menghapus pesan itu lagi.
"Ting".
Pesan terkirim ( .............. ).
"Ah sudah lah,aku tidur dulu,sepertinya Song you sudah tidur".
Ucapnya dan membaringkan tubuhnya memeluk guling.
Dan benar saja,Song you sudah tertidur lelap dengan memeluk guling juga,sepertinya hari ini adalah hari yang sangat melelahkan,benar bukan gaesss?.
Nb:Jangan pernah bosan membaca ceritaku,
Karangan cerita yang tidak begitu bagus alurnya hanya membayangkan di film-film yang aku tonton,dan sebagian ku ambil adegannya dan lebih banyak bayangan difikiranku,sudah itu saja,terimakasih banyak.
Next,selamat membaca