
Setelah kejadian itu mereka pun pulang kerumah.
"Duh,tadi Nando tau nggak yah,shale q pake ke buka lagi".
Ucap Song you khawatir rahasianya terbongkar.
.
.
.
Nando pulang kerumahnya,ia tinggal dengan kakak laki-lakinya.
"Hei,sudah pulang kau?".
"Iyah,capek banget".
"Muka kamu kenapa itu?berantem lagi?".
"Biasa kak,banyak orang jail".
"Hahaha mangkanya kalo latihan jangan suka ngeluh".
Ucap kakanya menepuk kepala Nando.
Nando pun pergi ke kamarnya.
"Auu sakit juga ya?".
Ucapnya menyentuh luka di samping bibirnya.
Dia pergi ke kamar mandi dan berkaca-kaca,ia mengingat kembali apa yang ia lihat tadi.
"Hmm,jadi emang benar dia penyanyi itu?".
Ucapnya bergumam.
"Tapi dia jago berkelahi juga ya,hemh".
Gumamnya lagi.
.
.
.
"Ting".
Suara hp berbunyi.
"Hei,apa kamu sibuk hari ini?".
Young joon mengetik dan mengirimkannya.
Song you yang sudah duduk santai membaca pesan itu.
"Nggak nih,lagi santai aja,kenapa?".
Song you membalas pesan itu.
"Aku kesana ya?".
"Okee".
Young joon langsung bangkit dan bersiap berangkat ke tempat Song you.
Ia melaju dengan kencang menyetir mobilnya.
Tidak butuh waktu lama ia akhirnya sampai di tempat Song you.
Song you menunggu di bawah karna Young joon sendiri belum sampai di tempatnya.
Mobil melintas di depannya senyum Young joon menyapa,Young joon memarkirkan mobilnya di sebelah.
Song you menunggu dan akhirnya Young joon datang menghampirinya.
Tatapan mata dan senyuman saling menyapa.
"Sudah lama di sini?".
"Nggak,baru aja turun kamu cepet banget".
"Hhehe,yokk aq pengen tahu dimana kamu tinggal".
Song you tanpa menjawab hanya diam dan mengangguk.
Mereka berdua naik ke atas dan menuju ke tempat tinggal Song you.
Song you membukakan pintu dan mempersilahkan Young joon masuk.
"Di sini kamu tidur?".
"Iyah".
Young joon keliling dan melihat-lihat sekitar,nampak rapi dan bersih juga terlihat sangat luas,serta barang-barang Song you yang begitu banyak,seperti baju fashion yang banyak dilihat baju rata-rata bermodel sama.Namanya juga Song you ia tidak memikirkan penampilannya.
"Ting".
Suara hp Song you berbunyi.
Tatapan Young joon melihat Song you membaca pesan di hpnya.
"Emb".
"Siapa?".
"Manager aq,ada undangan pertemuan".
"Ouh yasudah nggakpapa kamu pergi aja,nggak akan lama kan?aku di sini aja".
"Tapi,selesainya nanti jam 9 malam".
"Ouh,oke baiklah silahkan kamu siap-siap dah nanti kamu terlambat,aku juga mau pulang aja".
"Emb,nggakpapa kan?".
"Its fine,siap-siap dah habis ini aku anter,aku tunggu di bawah ya?".
"Okeee".
Young joon merasa sedikit resah saat Song you akan pergi,karna baru saja ia bertemu dan bermaksud ingin menghabiskan waktu bersama,tetapi ia juga tidak bisa menghalangi kesibukan Song you yang sekarang.
"Ayok".
Ajak Young joon,Song you langsung masuk ke dalam mobil dan mengantarnya.
"Kemana ini?".
"Ke Villa Anggrek 01".
Jawab Song you masih dengan rasa tidak enaknya.
"Oke,pegangan aku ngebutt".
"Hahh?".
Young joon langsung ngebut dengan kecepatan yang lumayan tinggi.Dan Song you terlihat sedikit tegang.
Sesampainya di lokasi Song you turun dan langsung pergi ke tempat sampah.
"Huwekkk".
Song you akhirnya muntah gara-gara kecepatan Young joon.
"Song you,kamu tidak apa-apa?".
Tanya Young joon langsung menghampiri.
"Hei,kau kenapa?sini Nam joon, bawa Song you masuk ke dalam".
Ucap manager yang memang sudah menunggu di depan bersama dengan Nam joon anak dari produser entertaiment.
Nam joon langsung merangkul Song you,tetapi Song you tidak mau di pegang,tetapi Nam joon sendiri juga tidak menyerah agar bisa menuntun Song you.Dan Akhirnya mereka berjalan masuk.
"Song...".
Panggil Young joon hampir tidak terdengar.
"Sudah jangan panggil-panggil dia,kamu ini siapa?kalau jadi supir itu yang bener,bener ngebut tapi jangan keterlaluan, lihat orang saya satu-satunya kau buat seperti itu,awass saja,dasar anak muda sok-sok an jadi supir nyetir aja nggak bisa".
Cacian keluar dari mulut managernya,Young joon hanya diam dan meminta maaf.
"Maaf kan saya,lain kali saya akan hati-hati".
"iyasudah,Song you nanti tak carikan sopir pribadi buat dia".
"Tapi...".
Ucap Young joon terputus dan managerpun langsung berjalan masuk dan menyusul.
Young joon menyesal atas apa yang ia lakukan,ia fikir Song you akan kagum dengannya saat Song you sampai pada tepat waktunya,tetapi malah membuat Song you mabuk perjalanan,dan tanpa sepatah katapun keluar dari mulut Song you setelah itu.
Young joon pun pergi,
Di sisi lain,Nam joon mengantar Song you di toilet dan menunggunya keluar.
"Bagaimana keadaanya?".
Tanya manager Song you pada Nam joon yang tengah bersandar di tembok.
"Emb,sepertinya dia mabuk perjalanan gara-gara supirnya".
"Sudah kuduga itu,yasudah kamu tunggu dia dan bawa dia ke dalam nanti,aku duluan".
"Baik".
Manager Song you pun masuk meninggalkan mereka berdua.
Tidak lama setelahnya Song you ke luar.
"Kamu tidakpapa kan?".
"Yah,aku baik-baik saja,terimakasih".
"Iyasudah yokk".
Ucap Nam joon dan bermaksud ingin menuntun Song you.
"Tidak usah,aku bisa berjalan sendiri".
Jawab Song you,dan Song you berjalan di depan.
"Aduh,kamu saja di depan aku tidak tahu arah mana ini?".
"Tidak kamu saja,lurus saja nanti di akhir belokan".
Song you pun meneruskan perjalanan dan akhirnya sampai di lokasi.
"Song you silahkan duduk".
Ucap Manager setelah mendapati Song you menghampiri,dan menyuruhnya duduk di sampingnya.
Begitupun Nam joon ia juga duduk di samping ayahnya.
"Kenalin,ini produser film dan sekaligus ayah dari Nam joon namanya Nam gook".
"Saya Song you,senang berkenalan dengan anda".
Ucap Song you saling berjabat tangan dengan pak Nam gook.
"Nam gook,Senang berkenalan denganmu".
Balas pak Nam gook.
"Dan ini,Nam joon anak dari pak Nam gook".
Song you hanya menatap,tapi produser menyenggolnya,dan ia pun bersalaman tanoa sepatah katapun.
"Ouh iyah Pak Nam gook akan menjelaskan maksud dan tujuannya mengadakan pertemuan ini".
Ucap Manager Song you.
"Baik,jadi saya di sini sebagai Produser film ingin mengajak Nona Song you untuk jadi pemeran utama dalam film saya bersama dengan anak saya Nam joon,setelah saya melihat penampilan dan kriteria seperti anda,sepertinya anda sangat cocok untuk menjadi pemeran utama dengan anak saya,bagaimana Song you apa kah kamu menyetujuinya?".
Jelas panjang lebar Pak Nam gook kepada Song you dan juga managernya.
Kakak Nando (Bray)
Nam joon