
🥀°guy's suport kalian bakal buat aku rajin upload,'( so please leave any coment and like :(°🥀
°this is originaly story from
🥀BLODDY ROSE🥀
I hopefully u'all can enjoyed this story that i make guys...ILY💖💋
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
ezra dan emma menghabiskan waktunya seharian didalam kamar,bahkan mereka makan dan minum dengan pelayan yang keluar dan masuk ke dalam kamar yang digunakan kedua wanita itu,
dua wanita itu sama sekali tidak memperdulikan tuan rumah yang mengajak untuk sarapan bersama,
'Oh, the time has come~
For my dreams to be heard~
They will not be pushed aside and turned~
Into your own~
All cause you won't~
Listen~'
ezra melirik emma yang memandang keluar jendela dengan pandangan kosong,wanita itu seperti sebuah raga tanpa jiwa,
"sampai kapan kau tidak mengangkat panggilannya?"tanya ezra,
"kau bisa mematikan hp nya,"
"kau tidak bisa menjadi seorang pengecut dengan terus mengabaikan orang yang sudah melukaimu,mereka akan mengangap dirinya pemenang"
"i don't really fucki*g care with them" emma bangkit dari duduknya dan mengambil handphonenya dan pergi keluar dari kamar,
ezra menatap punggung emma yang menghilang dari balik pintu,semalam saat dirinya sudah tertidur,emma pergi kearah kamar mandi dan menguyur dirinya dengan shower sepanjang malam,
khawatir emma akan melakukan sesuatu yang bodoh,ezra memutuskan untuk mengikuti diam diam kemana emma pergi,namun sahabatnya itu menghilang seperti ditelan bumi,
'ck wanita itu keturunan leopard ya,jalannya cepat sekali' batin ezra meruntuki,
"kau berencana akan mencuri barang dirumahku ya?"
ezra terkesiap dengan sosok pria yang menjulang tinggi di belakangnya,karna terlalu cepat berbalik ezra limbung dan pria dihadapnya dengan singap menangkap pinggang ezra,
untuk beberapa saat kedua orang tersebut saling memandang,
"apa kakimu baik baik saja?"tanya pria itu,
"kakimu?kau terus bersandar padaku"
"oh maaf"ezra menegapkan tubuhnya dan berjalan mundur beberapa langkah,
"aku orang yang murah hati dan baik jadi maafmu kuterima"pria itu menampakan senyuman tipis,membuat jantung ezra berdetak tak karuan,
"btw apa yang kau lakukan di balkon?anginnya berhembus sangat kencang disini,kau bisa masuk angin"pria itu duduk di kursi putih dengan meja kaca bundar ditengahnya,
"harusnya aku yang bertanya,kenapa kau tiba tiba muncul dibelakangku,"
"ini rumahku,lagi pula aku khawatir kau akan mencuri sesuatu dari rumahku,bukankah itu wajar?"pria itu menaikan satu alisnya menatap ezra"
"aku tidak semiskin itu hingga mencuri benda berharga dari rumahmu tuan!!"tekan ezra pada ucapannya, "permisi kalau begitu,aku takut menganggumu"lanjut ezra,
wanita itu berjalan cepat melewati pria yang menghancurkan moodnya lagi,namun belum kakinya menginjak batas kusen pintu pria itu menarik jemari ezra,hingga wanita itu jatuh terduduk dipangkuannya,
"fuc* apa yang kau lakukan!!"pekik ezra,
wanita memberontak berusaha melepaskan tangan kekar pria yang kini melingkari pinggangnya,
"shutt..diamlah atau aku akan melakukan lebih dari ini,"ancam pria itu,
"tidak!! lepaskan aku,kau bajin*an-hmmphh"
ezra kembali dikejutkan oleh pria itu saat pria tersebut menciumnya,******* bibirnya dengan lembut,
setelah beberapa saat pria itu melepaskan lumatannya dan mengusap bibir wanita yang berada dipangkuannya itu,
"sudah kuperingatkan,aku paling benci dengan wanita yang keras kepala"peringat pria itu,
ezra menatap tidak percaya pada pria yang saat ini mengelus pipinya dengan lembut,mata ezra perlahan kabur karna air matanya menumpuk memaksa keluar,
"lepaskan aku..kumohon.."bibir wanita itu terasa kelu,tubuhnya menegang takut,tangannya menahan dada pria itu agar tidak kembali mendekat padanya,
namun ezra kembali dikejutkan dengan pria itu,ia menjauhkan jemari ezra yang menahan dadanya,dan membisikan sesuatu di telinga ezra,
"it's that your first kiss girl?"
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
TBC🥀
aku update setiap malam minggu
jangan lupa like and coment ya
ps:author :)💖