
🥀°guy's suport kalian bakal buat aku rajin upload,'( so please leave any coment and like :(°🥀
°this is originaly story from
🥀BLODDY ROSE🥀
I hopefully u'all can enjoyed this story that i make guys...ILY💖💋
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
"so apa rencanamu sekarang ez?"
"rencana apa?"ezra menyantap sandwich dan menatap layar monitor dihadapannya dengan serius,
wanita itu mengabaikan emma yang terus mengoceh tentang bagaimana menyebalkannya dirinya saat mabuk semalam,
"kau kehilangan pekerjaanmu!!kau penganguran sekarang!! e.z.r.a"
"humm bukankah sekarang ada kau emm-"
"kau seharusnya bisa menampungku lebih lama lagi sebelum orang tuaku kembali dan membawaku kembali ke meksiko"
"kau akan menguruh bisnis kekuargamu akhirnya?"
"hum ya begitulah sepertinya..aku juga tidak terlalu yakin akan semua itu."
"tunggu! ez kau tidak bilang pada mereka kau bergabung dengan FBI?"
"tidak emm,-"ezra memakan habis gigitan terakhir sandwichnya dan meminum lemon tea dingin dihadapannya,
"lagi pula mereka akan bilang itu Pekerjaan yang tidak cocok untuk perempuan,mereka hanya akan menyuruhku untuk menjadi karyawan di perusahaan kakak tertua yang menyebalkan itu."lanjut ezra,ia masih memfokuskan diri menatap layar monitor laptop dihadapannya itu,
"bukankah lebih bagus begitu saja ez,nyawamu tidak akan selalu terasa akan diujung tanduk dan kau tidak perlu juga berada di situasi yang berbahaya sepanjang hidupmu"
"em-"ezra sekarang menatap emma dengan datar,
"hidupku tidak harus bergantung pada harta ayah ibuku dan pada kakak yang selama ini dibesarkan bersamaku,walaupun mereka menyangiku mereka juga punya kehidupan pribadi sendiri,"lanjut ezra menjelaskan,
"oh sunguh kau sudah begitu dewasa sekarang ez,aku bangga padamu,"
"ya ya terus menjilatku akan ku potong lidahmu,"
"cih lidahmu yang harus dipotong ujungnya,begitu tajam dan kejam"
"ya ya terserah"
"berarti kau sudah berencana untuk kembali ke meksiko ez?"
"ya begitulah,apa kau mau ikut bersamaku kembali ke meksico? sudah lama kau tidak mengunjungi ayah dan ibumu?apa kau tidak merindukan mereka?"
menangkap nada suara emma yang mulai berubah ezra menatap wanita yang lebih tua dua tahun darinya itu dengan pandangan besimpati,
"ema aku tidak-"
"sudahlah ez,tidak apa..lagi pula jika kau tidak menyinggung tentang mereka aku tidak akan tau jika sampai saat ini diriku masih memiliki orang tua"
"em-"ezra beranjak dari kursinya dan pergi memeluk emma walau wanita itu menyebalkan tapi tetap saja walau dalam saat yang susah ataupun menderita wanita itu yang akan selalu ada menemani dirinya,
"thank's ez-"
"tapi kau bau,kau belum mandi"
"heih kau memang wanita ular penuh tipu muslihat emm"
"ya tapi tolong lepaskan pelukanmu dulu uh kau bau,"
"ckckck"berdencak kesal ezra menjauhkan tubuhnya kembali ketempat duduknya dan menghadap layar monitor ,memandang dengan datar sesuatu yang ditampilkan didalam sana,
"sebenarnya apa yang kau lakukan ez?kau sedang memasang sebuah perangkap untuk richard dan wanita licik itu huh?"
"tidak aku hanya melihat sebuah drama musical,drama yang membosankan tanpa suara"
"kau bahkan tidak menghidupkan volume vidionya"
"ini sudah full tapi tetap saja tidak bersuara,"
mengerutkan keningnya emma kemudia menatap sambungan kabel speaker dan laptop ezra secara bergantian,
"kurasa kau semakin pelupa ez"
"huh apa hubungannya dengan ini?"
"kau belum menyambungkan kabelnya!!?
"what? kabel..kabel ap-"ezra tersenyum tipis menatap emma yang akan melemparkan sendok ditanganya bila wanita itu masih tidak menyadari apa yang dikatakan emma.
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
TBC🥀
aku update setiap malam minggu
jangan lupa like and coment ya
ps:author :)💖