
🥀°guy's suport kalian bakal buat aku rajin upload,'( so please leave any coment and like :(°🥀
°this is originaly story from
🥀BLODDY ROSE🥀
I hopefully u'all can enjoyed this story that i make guys...ILY💖💋
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
"em kembali saja bersamaku kemeksiko,kau perlu menjernihkan pikiranmu,"ezra merasa prihatin dengan keadaan emma,wanita itu menangis dengan tubuh bergetar,seolah memberitau seberapa banyak ia terpukul,
"dia akhirnya bertunangan dengan wanita itu,"lirih emma,suaranya bergetar merintih menahan luka perih dihatinya,
"relakan saja ******** itu em,dia tidak pantas untukmu,"ezra mengusap kepala emma berusaha menenangkan temannya itu,
"tidak bisa ez,aku...aku tidak-"
"em terakhir kali saat kita ke club juga kau berkelahi dengan pria ******** itu,.."
"jangan buang dengan sia sia air matamu untuk seseorang yang bahkan tidak mencintaimu em"lanjut ezra,wanita itu semakin memeluk emma erat,
"kau tau?"
"aku tau,aku masih dalam kesadaran walau hanya sedikit,matamu merah,saat pagi harinya pun mata mu membengkak,kau menutupinya dengan make up tebal,padahal kita hanya dirumah,"
"saat dirumah kau selalu berdandan seperti gembel em,siapa yang lebih mengenal kau dari pada aku?"lanjut ezra,
"ya kau lebih mengenalku lebih dari siapapun ez,-"
"bisakah kau longarkan sedikit pelukanmu,kau akan membunuhku kalau lebih erat lagi."
"ups sorry,aku hanya khawatir padamu,"
"tak apa ez,aku hanya tidak menyangka.." emma melepaskan diri dari pelukan ezra,ia menundukan kepala dan memandang kedua kakinya,
"dia tidak pantas untukmu em,apa lagi yang tidak kau sangka,"
"aku..aku sudah memberikan segalanya bahkan..bahkan aku.."
"bahkan kau apa?!!"
"aku..ez aku..?"
"em???"
"aku menjual sertifikat apartemen pada rentenir ez,sorry"
"KAU MENJUAL SERTIFIKAT APARTEMENT!!kau mau kita menjadi gelandangan emm!!!-"ezra bangkit berdiri menatap tak percaya pada emma yang tubuhnya bergetar,
"oh jesus kau menjual sertifikat apartemen emm,sadarlah emm setan apa yang merasukimu sampai kau menjual sertifikat apartement kita!!"
"emm oh my jesus,bagaimana ini betapa bodohnya sahabatku karna cinta!! oh tuhannn"
"ahahahahahahahah"
"emm kau kerasukan??"ezra memundurkan tubuhnya melihat emma dengan tubuh bergetar dan setelahnya malah tertawa begitu keras,
"aku hanya bercanda ahahaha kau mudah sekali ditipu dasar!"mengusap buliran air matanya emma terus tertawa melihat kebodohan sahabatnya yang mudah ditipu itu,
"oh astaga kau membuatku hampir mati dan kau bilang aku bodoh-"
"emm kau bisa menjual perhiasan,baju dan make up mu yang sudah dua kontainer itu,tapi tidak dengan apartement ini emm,kita membelinya dengan jerih payah sendiri,dengan usaha kita!!"
"banyak kenangan disini,suka duka sudah kita lewati disini dan kau menjualnya astaga kau hampir membunuhku karna serangan jantung!!"
"aku tau itu,dasar pelit kau sangat mudah ditipu kau tau,ahahaha"
"aku tidak mungkin menjual apartemen ini,lagipula aku masih bekerja,aku sama sekali tidak kekurangan uang sampai menjual apartement kita kok"
emma meraih jemari ezra,ia membawa ezra untuk duduk bersamanya,
"ez terima kasih untuk segalanya,kau selalu yang terbaik ez,thank you so much"emma memeluk tubuh ezra,
hati wanita itu masih merasakan perihnya jatuh cinta,namun menutupi segala kerapuhannya dengan tawa dan canda sudah suatu hal yang biasa bagi emma,
namun entah sampai kapan dirinya bisa bertahan,
"emm aku selalu ada disini bersamamu,kau perlu membagi lukamu pada orang terdekat,aku peduli padamu em"
"ya ez,baiklah"
"bagaima kalau kita ke club?"emma melepas pelukannya dan menatap manik ezra penuh harap,"
"kau yakin?"tanya ezra ragu,ia tak yakin membawa emma pergi ke club dengan keadaanya yang sedang bersedih,
"tentu,aku butuh sedikit hiburan,"
"okay..baiklah.."
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
TBC🥀